Visi dan Misi

Visi

Visi Departemen Teknik Elektro FTE-ITS  adalah menjadi lembaga pendidikan tinggi dan penelitian yang unggul berkelas dunia di tahun 2020 serta menjadi ujung tombak dalam proses pengembangan dan pengalihan Ilmu Pengetahuan dan Teknologi (IPTek) dalam bidang Teknik Elektro. Untuk menjadi berkelas dunia, maka Departemen Teknik Elektro FTE-ITS ditargetkan mempunyai 100 kegitan penelitian, 100 prestasi mahasiswa dan 200 publikasi pertahun.

Misi

Misi Departemen Teknik Elektro FTE-ITS  adalah

  1. Untuk melakukan program pendidikan yang didukung oleh sumber daya yang berkualitas.
  2. Untuk melaksanakan pengembangan dan penerapan teknik listrik yang berkontribusi terhadap perkembangan ilmu pengetahuan dan teknologi, khususnya di bidang elektronik, energi, telekomunikasi, sistem kontrol, komputasi dan teknologi informasi. Untuk meningkatkan kompetensi staf akademik dan dukungan untuk menjadi profesional dalam tugas-tugas mereka.
  3. Untuk membangun suasana akademik yang kondusif dalam rangka mengembangkan kreativitas dan inovasi dari staf dan siswa
  4. Untuk memberikan proses pembelajaran yang berbasis pada kompetensi listrik; untuk melakukan inovatif, berkualitas tinggi, dan penelitian yang berlaku yang relevan dengan kebutuhan nasional dan global.
  5. Memainkan peran penting dalam meningkatkan kualitas hidup dan keunggulan kompetitif bangsa, dan mendorong kerja sama dengan lembaga domestik dan internasional.

Tujuan

Tujuan Departemen Teknik Elektro FTE-ITS adalah

  1. Menjalankan sistem pendidikan dan pengajaran bidang teknik elektro yang mengacu pada standar nasional dan internasional.
  2. Menghasilkan lulusan / sarjana teknik elektro yang bermoral dan beretika, memiliki kompetensi (knowledge, skill dan kemampuan praktis) dan percaya-diri untuk bersaing dalam pasar global.
  3. Melakukan penelitian dasar dan terapan, yang dapat dipatenkan dan diaplikasikan secara riil di dunia industri.
  4. Menghasilkan publikasi nasional dan internasional serta berperan serta dalam forum ilmiah nasional dan internasional.
  5. Memberikan konsultasi dan pelatihan teknik di industri dan masyarakat, terkait pemecahan persoalan-persoalan Teknik Sistem Tenaga, Elektronika, Telekomunikasi Multimedia, Teknik Sistem Komputer dan  Teknik Sistem Pengaturan.

Memiliki jaringan kerjasama ditingkat nasional dan internasional dalam rangka pendidikan, penelitian ataupun implementasi teknologi pada masyarakat.

Sasaran

Sasaran yang ingin dicapai oleh Departemen Teknik Elektro FTE-ITS adalah:

  1. Lulusan yang memiliki kompetensi sesuai dengan yang dibutuhkan oleh pengguna, dengan keunggulan:
    • Kesesuaian kompetensi lulusan dengan kebutuhan dunia kerja
    • Lama masa studi sesuai dengan desain kurikulum
    • Indeks Prestasi Kumulatif diatas rata-rata yang dipersyaratkan oleh pengguna
    • Lulusan yang siap berkerja di indusri, birokrasi, peneliti/akademisi atau berwira usaha
    • Lulusan telah memiliki sertifikat minimal 3 macam pelatihan soft skill
  2. Terbentuknya iklim penelitian dan hasil penelitian yang melibatkan seluruh komponen, serta dapat diimplementasikan dan bermanfaat bagi masyarakat
    • Peningkatan jumlah judul dan dana penelitian
    • Peningkatan sinergi antara dosen, mahasiswa dan staf kependidikan dalam membentuk iklim penelitian yang kondusif, efektif dan produktif.
  3. Terbentuknya lingkungan yang kondusif untuk berperan aktif dalam mengabdi pada masyarakat terutama pengaplikasian keilmuan yang dikuasai agar bermanfaat bagi masyarakat.
    • Meningkatkan jumlah kegiatan pengabdian pada masyarakat
    • Meningkatkan jumlah partisipant dalam kegiatan pengabdian pada masyarakat.
  1. Terciptanya sumber daya (manusia, aset, informasi & manajemen, keuangan) dan kenyamanan lingkungan yang menunjang perkembangan Departemen Teknik Elektro FTE-ITS
    • Tersedianya sarana prasarana yang memadai untuk pelaksanaan pendidikan, penelitian dan pengabdian pada masyarakat
    • Tersedianya sarana prasarana penunjang (olahraga, kesenian) yang memadai, serta terciptanya suasana akademik dan lingkungan yang nyaman
  1. Terciptanya jaringan kerja sama yang efektif antara lembaga pendidikan di dalam/ luar negeri, industri, instansi pemerintah dan swasta.
    • Meningkatkan jumlah kerjasama dan implementasi dengan universitas lain terutama luar negeri, instansi pemerintah maupun swasta.
    • Peningkatan jumlah kerjasama penelitian dengan industri, instansi pemerintah, universitas dalam dan luar negeri
    • Meningkatkan kerja sama dengan alumni sebagai sarana networking.
    • Ikut dalam program sertifikasi regional, misalnya AUN QA.

Strategi Pencapaian

Strategi pencapaian sasaran tersebut secara detail dijelaskan pada point-point sebagai berikut dibawah ini.

  1. Pengembangan Akademik untuk mendukung kompetensi lulusan, meliputi:
    • Penyempurnaan dan pemantapan kurikulum yang fleksibel sesuai dengan perkembangan iptek, tuntutan pasar kerja, dan kemandirian lulusan untuk menciptakan pekerjaan secara mandiri dan bekerja secara profesional sesuai dengan bidang keahliannya. Beberapa aktifitas yang dapat menunjang strategi ini adalah dengan menyelenggarakan kuliah tamu dari industri, enterpreneur, alumni dan akademisi dari luar.
    • Peningkatan pelayanan dapat dilakukan salah satunya adalah dengan membuat Prosedur Operasi Standard atau pelayanan mahasiswa. Beberapa prosedur yang sudah ada adalah prosedur pengajuan proposal Tugas Akhir, Kerja Praktek dan Pergantian Mata Kuliah. Untuk pengembangan selanjutnya, SOP lain terkait dengan pelayanan pengajaran akan disusun. Peningkatan ini diharapkan juga akan berdampak positif pada peningkatan jumlah lulusan yang tepat waktu.
    • Peningkatan kualitas lulusan dengan meningkatkan Indeks Prestasi Kumulatif bagi mahasiswa.
    • Pengembangan pelatihan soft skill mahasiswa lewat program pelatihan manajemen, kepemimpinan, penulisan artikel dan karya tulis. Hasil kinerja pengembangan softskill yang berjenjang seperti Latihan Keterampilan Manajemen Mahasiswa (LKMM), Electrical Softskill Training (ESTRA), dan lainnya dapat dimonitor berdasarkan capaian prestasi mahasiswa.
    • Peningkatan Sarana dan Prasarana yang meliputi peningkatan peralatan dan fungsi Laboratorium, peningkatan jumlah dan kualitas ruang kerja tenaga akademik, peningkatan kualitas lingkungan yang nyaman dan asri untuk menunjang kegiatan akademik. Peningkatan kualitas sarana prasarana terus ditingkatkan dengan pengadaan peralatan penunjang pengajaran, penambahan beberapa ruang kelas dan pemeliharaan sarana prasarana. Anggaran untuk aktifitas ini ditargetkan terus ditingkatkan.
  1. Strategi untuk Pengembangan Penelitian, meliputi:
    • Peningkatan jumlah peneliti dan kegiatan penelitian. Dengan mendorong keaktifan dosen dalam kegiatan penelitian, maka iklim dan suasana penelitian akan semakin kondusif. Keterlibatan mahasiswa akan lebih intensif, sehingga kinerja penelitian di Departemen Teknik Elektro FTE-ITS akan menjadi lebih baik.
    • Penyebarluasan hasil-hasil penelitian yang dilakukan oleh tenaga akademik maupun mahasiswa melalui Departemen Teknik Elektro FTE-ITS maupun jurnal lain yang terakreditasi tingkat nasional maupun internasional, dan menyebarluaskan hasil penelitian kepada stakeholders potensial. Target dari aktifitas ini adalah jumlah karya ilmiah yang dipublikasikan.
    • Meningkatkan peran serta dosen pada kegiatan seminar ilmiah. Dampak positif yang diharapkan dari peran serta diforum ilmiah adalah meningkatkan jejaring kerjasama penelitian, update tema dan wawasan penelitian serta dapat mempromosikan institusi.
    • Partisipasi dan ke-ikut-serta-an pada lembaga profesi juga akan meningkatkan partisipasi dosen dalam aktivitas penelitian di Indonesia dan Dunia.
    • Peningkatan jumlah team peneliti yang tersertifikasi Lab Based Education (LBE). Dengan meningkatnya jumlah team LBE, maka kondisi lingkungan penelitian dapat terbentuk secara sistematis antara team peneliti utama, mahasiswa pascasarjana dan mahasiswa sarjana.
  2. Pengembangan Pengabdian Kepada Masyarakat, meliputi:
    • Peningkatan peran Departemen Teknik Elektro FTE-ITS dalam pemberdayaan masyarakat dan pemerintahan
    • Peningkatan jumlah kegiatan pengabdian kepada masyarakat baik melalui dana internal ataupun dana dari instansi lain.
  3. Pengembangan Sumberdaya Manusia, meliputi:
    • Peningkatan kualifikasi pendidikan formal tenaga akademik. Secara bertahap di rencanakan kualifikasi staf pengajar adalah S3.
    • Peningkatan jumlah Professor dengan medorong dosen dengan kepangkatan Lektor Kepala untuk mempersiapkan dan melengkapi pengajuan kenaikan pangkat menjadi Professor. Dengan jumlah professor meningkat, maka iklim akademis dan kaderisasi pengembangan SDM akan semakin baik.
    • Peningkatan jumlah Dosen yang bersertifikasi profesional keahlian khusus, seperti insinyur profesional dari PII dan operator radio dari ORARI. Dengan bertambahnya jumlah dosen yang tersertifikasi profesional akan mendukung program pengajaran dan penelitian yang praktis dan sesuai dengan spesifikasi kebutuhan kompetensi lulusan.
    • Peningkatan kualitas tenaga kependidikan melalui pendidikan non formal atau kursus. Dengan meningkatnya jumlah tenaga kependidikan yang diikutkan kursus diharapkan kualitas pelayanan terhadap mahasiwa dan efektifitas kerja semakin baik.
  1. Peningkatan jumlah kerjasama dan implementasi dengan industri, instansi pemerintah, swasta, universitas dalam dan luar negeri, salah satunya dengan cara aktif dalam program konsorsium luar negeri seperti AUN/SEED dan ASEA UNINET.

Nilai

Nilai-nilai yang ingin ditanamkan oleh departemen teknik elektro adalah:

  1. Etika dan integritas (ethics and integrity); Dalam kehidupan bermasyarakat, bernegara, maupun menjalankan profesinya, selalu berpegang teguh pada norma-norma dan peraturan-peraturan yang berlaku di masyarakat, negara, dan agama
  2. Kreativitas dan inovasi (creativity and innovation); Selalu mencari ide-ide baru untuk menghasilkan inovasi dalam menjalankan tugas/perannya dengan lebih baik
  3. Ekselensi (excellence); Berusaha secara maksimal untuk mencapai hasil yang sempurna
  4. Kepemimpinan yang kuat (strong leadership);Menunjukkan perilaku yang visioner, kreatif, inovatif, pekerja keras, berani melakukan perubahan-perubahan ke arah yang lebih baik, dan bertanggung jawab
  5. Sinergi (synergy); Bekerja sama untuk dapat memanfaatkan semaksimal mungkin potensi yang dimiliki
  6. Kebersamaan sosial dan tanggung jawab sosial (socio-cohesiveness and social responsibility); Menjaga kerukunan dan peduli terhadap masyarakat sekitar