News

Dibalik Kisah Para Pejuang Gemastik

Sel, 30 Jul 2019
11:27 am
Berita
Share :
Oleh : Admin-Sistem Informasi   |

    
Kalau sudah membahas tentang prestasi memang tidak akan pernah selesai. Karena sejatinya mahasiswa telah menanamkan jiwa intelektual dan rasa ingin tau yang tinggi. Jiwa seperti itulah yang membuat mahasiswa SI (Sistem Informasi) tergerakkan untuk mengikuti ajang lomba nasional dibidang TIK. Gemastik, merupakan progam Direktorat Pembelajaran & Kemahasiswaan (Belmawa) Kemristekdikti yang diadakan setiap tahunnya dengan berbagai macam kategori lomba, dan diselenggarakan di kampus-kampus nasional di seluruh Indonesia secara bergantian. Dengan tujuan sebagai bentuk upaya meningkatkan kualitas peserta didik sehingga mampu mengambil peran sebagai agen perubahan dalam memajukan TIK dan pemanfaatannya di Indonesia.

 

Departemen mengirimkan beberapa tim dan membuahkan hasil sampai mengantarkan ke final. Ada 4 tim yang berhasil lolos sampai final, yaitu: Tim Pengembangan Perangkat Lunak, anggotanya Siti Aminatus Zehroh, Reynata Dwi Damayanti, dan Ahmad Nur Salim. Tim Pengembangan Aplikasi Permainan, timnya Ilham Cahya Suherman. Tim Desain UI/UX, anggotanya Nur Laili Solichah, Yasin Awwab, Aldi Baihaqi. Tim KTI, anggotanya Ubai Yusuf, Hapsari Wulandari, Muhammad Alfarisi. Kebanggan sekali bukan ? mereka telah membawa nama departemen pada lomba Gemastik tersebut.

 

Banyak cerita juga lo dibalik perjuangan mereka saat menghadapi Gemastik. Salah satunya dari Ilham Cahya yang sudah kerja lembur selama tiga bulan yang akhirnya terbayarkan dengan dua juara sekaligus. Selanjutnya datang dari Tim desain UI/UX Nur Laili beserta anggotanya yang mendapatkan juara sampai meneteskan air mata sebagai bentuk perjuangan selama ini sampai dititik juara. Ada juga dari Tim Reynata yang membuat aplikasi Haqquy yang dapat mempermudah para hafidz/hafidzah untuk memperkuat hafalan atau yang baru memulai hafalan. Dan yang terakhir dari Tim KTI Muhammad Alfarisi dan anggotanya yang awalnya mengikuti Gemastik karena ada Dosen yaitu Bu Irma yang menawarkan topik terkait open data untuk diikutkan ke lomba gemastik kategori karya tulis ilmiah dan ternyata topik terkait open data untuk diikutkan ke lomba gemastik kategori karya tulis ilmiah.

 

Sebagaian besar mereka sangat senang mengikuti lomba Gemastik karena banyak pelajaran dan pengalaman yang sangat mengesankan.Semua Tim memiliki pesan dan kesan untuk mahasiswa SI lainnya yaitu untuk menjadi juara tidak mudah harus ada yang dikorbankan yang terpenting tetap fokus dan jangan deadline. Karena untuk menjadi pemenang adalah nilai bonus, yang penting adalah pelajaran dan pengalamannya. Sayangkan Departemen sudah memfasilitasi semuanya kalau kita tidak mencobanya. Oleh karena itu, sebelum lulus, harumkan almamater dan tinggalkan kesan baik untuknya. Vivat SI !

(Information Media HMSI Rumah Karya)

Latest News

  • Antisipasi DBD, Dosen Sistem Informasi Ciptakan Aplikasi e-Jatim Sehat untuk Indonesia

    Wiwik Anggraeni menjelaskan, latar belakang dari penelitian tersebut adalah adanya fakta bahwa Indonesia merupakan negara dengan tingkat penderita DBD

    17 Jan 2020
  • Keseruan Menyambut Kemerdekaan ke-74

                       Menjelang kemerdekaan Indonesia yang ke-74 sudah menjadi tradisi rakyat Indonesia untuk

    16 Agu 2019
  • Kuliah tamu Prof. Rosemann the NESTT Rapid process redesign at QUT

    kamis 25 juli 2019 departemen sistem informasi kedatangan tamu istimewa dari Queensland University of Technology Australia yaitu Prof.Rosemann dalam

    01 Agu 2019