News

ITS Perkenalkan MCP Server Berbasis AI untuk Tingkatkan Kepatuhan Halal & EUDR di Rantai Pasok Pangan

Rab, 17 Jun 2026
10:43 pm
Berita
Share :
Oleh : setiyo.gunawan@its.ac.id   |

[Surabaya, 17 Juni 2026] — Institut Teknologi Sepuluh Nopember (ITS) secara resmi memperkenalkan Model Context Protocol (MCP) Server untuk kepatuhan otomatis di rantai pasok pangan, yang ditujukan untuk sertifikasi Halal dan EU Deforestation Regulation (EUDR). Sesi ini dipandu oleh Nur Aini Rakhmawati (ADDI – SI – ITS), yang memaparkan bagaimana ITS memanfaatkan AI dan data real-time untuk membuat verifikasi kepatuhan menjadi lebih cepat, akurat, dan siap diaudit bagi industri pangan global.

MCP Server menyediakan jembatan aman antara data rantai pasok langsung dan asisten AI, memungkinkan verifikasi instan terhadap: (i) Status sertifikat Halal pemasok, (ii) Pelacakan bahan secara menyeluruh dan risiko kontaminasi silang, (iii) Data geolokasi dan deforestasi untuk kepatuhan pasar Uni Eropa, (iv) Pembuatan otomatis Due Diligence Statements (DDS) untuk pemasok

Selama program, Nur Aini mendemonstrasikan kasus penggunaan AI di dunia nyata, seperti:

  • Onboarding pemasok dengan jawaban “Ya/Tidak” berdasarkan data langsung
  • Pembuatan laporan audit otomatis untuk sertifikat pemasok yang akan habis

Program ini juga melibatkan dua mahasiswa internasional dari CY Tech, Perancis — Balit Ilian dan AHMED Naël — yang aktif berpartisipasi dalam proyek, berkontribusi pada integrasi AI dan skenario pengujian. Keterlibatan mereka menyoroti komitmen ITS terhadap kolaborasi global dan pertukaran pengetahuan.

“MCP Server memastikan respons AI didasarkan pada database yang terverifikasi, menghilangkan kesalahan, dan mempercepat pemeriksaan kepatuhan,” ujar Nur Aini.

Roadmap proyek ini berlangsung selama 12 minggu, mulai dari penemuan dan pemetaan sumber data, pengembangan inti MCP server, integrasi AI dengan LLM internal (Claude, GPT-4, atau Llama 3), hingga pengujian pilot dengan pemasok utama dan integrasi dashboard.

Dampak bisnis meliputi:

  • Mitigasi risiko: menghindari denda, penolakan pengiriman, dan pencabutan sertifikasi Halal
  • Efisiensi: mempercepat waktu verifikasi dari hari menjadi detik
  • Akses pasar: memastikan kepatuhan mulus untuk pasar EU yang ketat dan pasar Halal global senilai lebih dari $2 triliun

Inovasi ini menempatkan ITS sebagai pemimpin solusi kepatuhan berbasis AI, mendukung industri pangan dalam memenuhi standar Halal dan lingkungan yang ketat, sekaligus memastikan jejak, auditabilitas, dan keberlanjutan di seluruh rantai pasok.

Latest News

  • ITS Turut Berkontribusi dalam Muktamar NU ke-35 melalui Layanan Kesehatan, Teknologi, Pelatihan Jaminan Produk Halal, dan OPOP Training Center

    — Institut Teknologi Sepuluh Nopember (ITS) turut berkontribusi dalam rangkaian Muktamar Nahdlatul Ulama (NU) ke-35

    27 Agu 2026
  • PCINU Taiwan dan ITS Perkuat Kolaborasi Strategis melalui Penandatanganan MoU

    — Pengurus Cabang Istimewa Nahdlatul Ulama (PCINU) Taiwan dan Institut Teknologi Sepuluh Nopember (ITS) resmi

    20 Agu 2026
  • ITS Dorong Hilirisasi Riset Halal untuk Perkuat Ekosistem Halal di Perguruan Tinggi

    — Institut Teknologi Sepuluh Nopember (ITS) turut berkontribusi dalam Diskusi Panel “Penguatan Peran Lembaga Halal

    10 Agu 2026