[Surabaya, 20 Agustus 2026] — Pengurus Cabang Istimewa Nahdlatul Ulama (PCINU) Taiwan dan Institut Teknologi Sepuluh Nopember (ITS) resmi memperkuat kerja sama strategis melalui penandatanganan Memorandum of Understanding (MoU) yang berlangsung pada 20 Agustus 2026 di Gedung Rektorat ITS, Surabaya.
MoU tersebut ditandatangani oleh Wakil Rektor bidang riset, Inovasi, kerjasama, dan kealumnian ITS, Prof Agus Muhamad Hatta, ST, Msi, PhD dan Muhammad Ghofur dari PCINU Taiwan. Kerja sama ini menjadi langkah strategis dalam membangun sinergi antara perguruan tinggi dan organisasi masyarakat Indonesia di Taiwan, khususnya dalam bidang pendidikan, penelitian, pengabdian kepada masyarakat, pengembangan sumber daya manusia, serta penguatan jejaring internasional.
Kerja sama ini diinisiasi oleh Direktur OPOP Training Center ITS, Dr. Arief Abdurrahman, sebagai bagian dari upaya membuka ruang kolaborasi yang lebih luas antara ITS, PCINU Taiwan, dan masyarakat Indonesia di Taiwan. Inisiatif tersebut diharapkan menjadi pintu masuk bagi pengembangan berbagai program yang tidak hanya bersifat kelembagaan, tetapi juga memberikan manfaat langsung bagi masyarakat. Salah satu potensi strategis yang dapat dikembangkan melalui kerja sama ini adalah membuka akses pasar Taiwan bagi produk-produk yang dihasilkan oleh pesantren dan pelaku usaha binaan pesantren di Indonesia.
Kolaborasi ITS dan PCINU Taiwan menjadi momentum untuk mempertemukan kekuatan akademik, teknologi, dan riset ITS dengan jejaring masyarakat Indonesia di Taiwan. Melalui kerja sama ini, kedua pihak berpeluang mengembangkan berbagai kegiatan seperti seminar, workshop, pelatihan, penelitian bersama, pertukaran pengetahuan, pengembangan kapasitas SDM, hingga program pengabdian kepada masyarakat. ITS memiliki kapasitas dalam bidang pendidikan tinggi, penelitian, teknologi, dan inovasi. Sementara itu, PCINU Taiwan memiliki jejaring masyarakat Indonesia yang dapat menjadi mitra strategis dalam implementasi berbagai program di Taiwan. Kerja sama ini menunjukkan bahwa diaspora Indonesia memiliki posisi strategis dalam membangun jembatan pengetahuan, pendidikan, teknologi, dan pemberdayaan masyarakat antara Indonesia dan Taiwan.
Bagi ITS, kolaborasi dengan PCINU Taiwan menjadi bagian dari upaya memperluas jejaring internasional sekaligus menghadirkan kontribusi akademik dan teknologi untuk masyarakat. Sementara bagi PCINU Taiwan, kerja sama ini membuka akses yang lebih luas terhadap kapasitas akademik, riset, dan inovasi yang dikembangkan ITS.
Dengan semangat kolaborasi, pengabdian, inovasi, dan pemberdayaan, penandatanganan MoU diharapkan menjadi langkah awal bagi lahirnya berbagai program strategis yang memperkuat hubungan ITS–PCINU Taiwan, meningkatkan kualitas SDM, serta berkontribusi pada pengembangan ekosistem halal dan pemberdayaan masyarakat Indonesia dalam perspektif global.
— Institut Teknologi Sepuluh Nopember (ITS) turut berkontribusi dalam rangkaian Muktamar Nahdlatul Ulama (NU) ke-35
— Pengurus Cabang Istimewa Nahdlatul Ulama (PCINU) Taiwan dan Institut Teknologi Sepuluh Nopember (ITS) resmi
— Institut Teknologi Sepuluh Nopember (ITS) turut berkontribusi dalam Diskusi Panel “Penguatan Peran Lembaga Halal