News

Pelatihan Higiene Sanitasi, Langkah Nyata Pemkot Surabaya Jamin Keamanan Pangan

Rab, 28 Jan 2026
7:23 pm
Berita
Share :
Oleh : setiyo.gunawan@its.ac.id   |

Kajian produk pangan halal dalam industri makanan dan minuman

[Surabaya, 28 Januari 2026] – Dinas Kesehatan Kota Surabaya menyelenggarakan Pelatihan Peningkatan Kapasitas Pengetahuan Hygiene Sanitasi Penjamah dan Pengelola Makanan Angkatan I Tahun 2026 pada 27–28 Januari 2026 bertempat di Gedung Wanita Candra Kencana, Surabaya. Kegiatan ini merupakan bagian dari komitmen Pemerintah Kota Surabaya dalam meningkatkan keamanan pangan siap saji serta perlindungan kesehatan masyarakat.

Pelatihan ini diikuti oleh para penjamah makanan dan pengelola/penanggung jawab usaha makanan, dengan tujuan meningkatkan pemahaman dan keterampilan terkait higiene sanitasi, pengendalian faktor risiko pangan, serta kepatuhan terhadap regulasi keamanan dan kehalalan pangan.

Kepala Dinas Kesehatan Kota Surabaya, Nanik Sukristina, S.KM, M.Kes, menyampaikan bahwa pelatihan ini penting untuk memastikan bahwa makanan yang diproduksi dan disajikan kepada masyarakat memenuhi prinsip aman, sehat, higienis, dan halal.
“Keamanan pangan tidak hanya berkaitan dengan kebersihan, tetapi juga mencakup aspek kesehatan, sanitasi, dan kehalalan. Melalui pelatihan ini, kami mendorong para pelaku usaha makanan untuk lebih profesional dan bertanggung jawab,” ujarnya.

Selama dua hari pelaksanaan, peserta mendapatkan berbagai materi strategis, antara lain:

  • Pengendalian vektor dan binatang pembawa penyakit
  • Pemeliharaan lingkungan kerja dan kebersihan tempat pengolahan pangan
  • Penyakit bawaan pangan dan bahan pencemar pangan
  • Kajian produk pangan halal dalam industri makanan dan minuman
  • Kebijakan keamanan pangan siap saji
  • Higiene perorangan dan sanitasi peralatan
  • Pengawetan dan bahan tambahan pangan
  • Regulasi perizinan higiene sanitasi dan sertifikasi usaha pariwisata

Pelatihan ini menghadirkan narasumber dari berbagai institusi kompeten, antara lain Poltekkes Kemenkes Surabaya, Fakultas Kedokteran Universitas Airlangga, BPOM Surabaya, Dinas Kesehatan Provinsi Jawa Timur, Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Provinsi Jawa Timur, serta Pusat Studi Kajian Halal Institut Teknologi Sepuluh Nopember (ITS).

Melalui kegiatan ini, Dinas Kesehatan Kota Surabaya berharap dapat meningkatkan kapasitas sumber daya manusia di bidang pengelolaan pangan, mendukung penerapan standar higiene sanitasi, serta memperkuat sinergi antara keamanan pangan dan industri produk halal di Kota Surabaya.

Latest News

  • ITS Turut Berkontribusi dalam Muktamar NU ke-35 melalui Layanan Kesehatan, Teknologi, Pelatihan Jaminan Produk Halal, dan OPOP Training Center

    — Institut Teknologi Sepuluh Nopember (ITS) turut berkontribusi dalam rangkaian Muktamar Nahdlatul Ulama (NU) ke-35

    27 Agu 2026
  • PCINU Taiwan dan ITS Perkuat Kolaborasi Strategis melalui Penandatanganan MoU

    — Pengurus Cabang Istimewa Nahdlatul Ulama (PCINU) Taiwan dan Institut Teknologi Sepuluh Nopember (ITS) resmi

    20 Agu 2026
  • ITS Dorong Hilirisasi Riset Halal untuk Perkuat Ekosistem Halal di Perguruan Tinggi

    — Institut Teknologi Sepuluh Nopember (ITS) turut berkontribusi dalam Diskusi Panel “Penguatan Peran Lembaga Halal

    10 Agu 2026