Library

EXPLORE YOUR KNOWLEDGE HERE

Indikator kemajuan suatu lembaga pendidikan, salah satunya adalah dengan adanya penelitian aktif oleh para civitas akademiknya terutama dosen yang karyanya dipublikasi melalui junal. Oleh karena itu menulis jurnal menjadi kewajiban bagi setiap dosen selain mengajar mahasiswa. Jurnal kampus berbasis Open Journal Sistem (OJS) menjadi ruh eksistensi kampus-kampus yang bereputasi baik di dunia.

Namun karena tingginya kesibukan dan aktivitas, waktu untuk menelaah lebih jauh tentang bagaimana menulis jurnal ilmiah yang baik sehingga dapat diterima oleh penerbit bereputasi kerap terelakkan. Perpustakaan ITS, di mana keberadaannya adalah sebagai mitra riset di Perguruan Tinggi (ITS.red), merasa perlu mengadakan suatu acara yang dapat mendukung penuh aktivitas civitas akademik ITS yang sebagian dari mereka sedang berjuang agar karyanya diterima oleh publisher yang bereputasi baik.

Hari ini (13/02), Perpustakaan ITS Menggelar kegiatan training bersama Springer Nature yang bertema peningkatan kemampuan menulis dan publikasi yang dihadiri lebih dari 110 peserta. Kali ini antusiasme dari peserta cukup tinggi, terlihat dari jumlah pendaftar yang melebihi jumlah yang ditargetkan oleh panitia. Karenanya dalam sambutannya sebelum mengawali acara, Kepala Perpustakaan Edy Suprayitno SS.M.Hum menyampaikan rasa bangga dan terima kasih baik kepada narasumber, tamu undangan, dan terutama peserta workshop atas antusiasme mereka. Dan beliau juga berharap ke depannya agar Perpustakaan ITS tetap menjadi rujukan utama atau penyedia informasi di lingkungan ITS.

Usai sambutan dari Pak Edy kemudian dilanjutkan dengan pemaparan materi oleh Prof. Mochamad Ashari yang pada kesempatan kali ini sebagai pembicara pertama training. Rektor terpilih yang akan dilantik pada April mendatang tersebut menyampaikan materi tentang bagaimana mempersiapkan menulis jurnal internasional serta pentingnya menyusun sitasi yang baik dan benar.

Setelah materi sesi pertama berakhir, kemudian dilanjutkan dengan materi sesi kedua yang dibawakan langsung oleh Nelly Arifyani dari Springer Nature Indonesia. Materi yang disampaikan sangat bervariasi, dan tentu saja terkait kendala-kendala yang pasti dihadapi oleh para peneliti yang karyanya diharapkan dapat ter-publish oleh penerbit internasional yang berreputasi baik. Dengan waktu yang cukup terbatas tersebut Nelly berusaha agar informasi yang diberikan tersebut bisa semaksimal mungkin, karenanya meski dengan ritme yang cepat selama menyampaikan materi, Beliau selalu memberi kesempatan pada peserta untuk bertanya terkait apa yang telah disampaikan. Selain memberikan informasi tentang cara mengakses springer Nature, laporan penggunaan Springer Nature oleh civitas akademik ITS dan cara menggunakan fasilitas-fasilitas pada platform Springer Nature yang sayang jika tidak dimanfaatkan. Nelly juga memberikan informasi lain seperti bagaimana membuat cover letter yang “menjual”  agar bisa menarik perhatian reviewer.

“Demikian yang bisa saya sampaikan, saya harap untuk tahun 2019 penggunaan springer nature oleh civa ITS bisa meningkat hingga 10 kali lipat agar apa yang sudah disediakan oleh ITS tidak sia-sia” tutup Nelly. (nrl).