/Beranda/Detail Bidang Fokus/Bidang Pemberdayaan Masyarakat dan CSR

Bidang Pemberdayaan Masyarakat dan CSR

Tentang Bidang Pemberdayaan Masyarakat dan CSR

Bidang CSR & Pemberdayaan Masyarakat merupakan salah satu bidang di Pusat Kajian Potensi Daerah dan Pemberdayaan Masyarakat (PDPM) Institut Teknologi Sepuluh Nopember (ITS) yang berperan dalam mengembangkan dan mengelola program tanggung jawab sosial serta pemberdayaan masyarakat berbasis potensi daerah. Melalui sinergi dengan pemerintah, dunia usaha, komunitas, dan berbagai mitra strategis, bidang ini merancang program yang berorientasi pada peningkatan kesejahteraan masyarakat, penguatan kapasitas lokal, pelestarian lingkungan, serta penciptaan dampak sosial yang berkelanjutan. Berlandaskan pendekatan kolaboratif dan berbasis kebutuhan masyarakat, Bidang CSR & Pemberdayaan Masyarakat berkomitmen mendorong pembangunan yang inklusif dan berkelanjutan, sehingga potensi lokal dapat dimanfaatkan secara optimal serta memberikan manfaat yang luas bagi masyarakat dan seluruh pemangku kepentingan.

Kegiatan

Program Training of Trainers Pendamping UMi dan Pembentukan Kedai UMi di Kabupaten Luwu Utara

Program ini merupakan kegiatan pemberdayaan dan pengentasan kemiskinan hasil kerja sama antara Pusat Investasi Pemerintah (PIP) Kementerian Keuangan RI dan DRPM ITS yang bertujuan meningkatkan serta menstandarisasi kapasitas Account Officer pendamping usaha ultra mikro di Kabupaten Luwu Utara, Sulawesi Selatan.

Selengkapnya →

Penyusunan Roadmap Program Kemitraan dan Bina Lingkungan (PKBL) Kedua Tahun 2017-2021

Kegiatan ini merupakan studi strategis penyempurnaan Roadmap PKBL PT Pelabuhan Indonesia III (Persero) untuk memetakan potensi, masalah, serta skenario program tanggung jawab sosial lingkungan di sepuluh wilayah cabang pelabuhan dan lokasi khusus yang belum teridentifikasi pada tahun sebelumnya.

Selengkapnya →
Kunjungan ke Cendol Mang Kumis
Melalui pelaksanaan pelatihan Training of Trainers (ToT) lima fase yang meliputi peningkatan kapasitas SDM, peningkatan keterampilan manajemen keuangan, akselerasi digital, akselerasi pemasaran digital, hingga keterampilan negosiasi, program ini menargetkan 20 Account Officer (AO) lokal di Luwu Utara agar terstandarisasi dalam mendampingi debitur usaha ultra mikro (UMi). Didukung oleh rekrutmen mentor lokal dan proses standarisasi inkubator bisnis bersama Universitas Padjadjaran, para pendamping dibekali kemampuan teknis mulai dari penyusunan HPP, pencatatan keuangan berbasis aplikasi, pengurusan legalitas usaha (NIB, PIRT, Halal), hingga strategi promosi digital dan pengelolaan toko online di e-commerce. Setiap pendamping wajib mengimplementasikan hasil pelatihan tersebut kepada dua debitur UMi yang diiringi pemantauan berkala guna mendorong pembentukan Kedai UMi, meningkatkan nilai jual produk, serta memperluas akses pasar demi mewujudkan kemandirian ekonomi keluarga penerima manfaat.
Proses Survei Primer Masyarakat Gresik
Studi penyusunan roadmap lanjutan yang mencakup wilayah operasional Pelindo III di sepuluh lokasi cabang dan kawasan khusus—seperti Banjarmasin, Bima, Celukan Bawang, Kumai, Tanjung Tembaga, Gresik, Kotabaru, Maumere, Tanjung Emas/TPKS Semarang, dan Labuan Bajo—ini dilaksanakan untuk mengevaluasi efektivitas pelaksanaan PKBL secara utuh dan terintegrasi. Dengan menerapkan kombinasi metode kualitatif dan kuantitatif (Participatory Rural Appraisal, Rapid Rural Appraisal, In Depth Interview, FGD, Content Analysis, serta pemetaan SIG/GIS), kegiatan ini menganalisis karakteristik wilayah, dampak aktivitas pelabuhan, dan aspirasi pemangku kepentingan setempat mulai dari level desa hingga pemerintah daerah. Hasil analisis tersebut digunakan untuk merumuskan klasifikasi cabang berdasarkan tiga skenario pengembangan (pesimis/probable, moderat/preferable, dan agresif/wild card) serta menyusun rekomendasi kebijakan, SOP, dan program prioritas PKBL yang implementatif, berkelanjutan, dan berwawasan lingkungan guna mendukung kelancaran operasional perusahaan sekaligus meningkatkan kesejahteraan masyarakat di sekitar wilayah ring satu pelabuhan.
/* Judul section Kegiatan rata kiri */ .kegiatan-section-title { text-align: left !important; } .kegiatan-card > .vc_column-inner > .wpb_wrapper { background-color: #ffffff; border-radius: 10px; box-shadow: 0 2px 14px rgba(0, 0, 0, 0.08); padding: 24px; transition: transform 0.3s ease, box-shadow 0.3s ease; cursor: pointer; height: 100%; box-sizing: border-box; } .kegiatan-card:hover > .vc_column-inner > .wpb_wrapper { transform: scale(1.03); box-shadow: 0 10px 30px rgba(0, 0, 0, 0.15); position: relative; z-index: 2; } .legiatan-card-link { margin-top: 10px !important; text-align: left !important; } .kegiatan-card-link .vc_general, .kegiatan-card-link a { background-color: transparent !important; background: none !important; border: none !important; box-shadow: none !important; color: #013880 !important; padding: 0 !important; font-weight: 600 !important; text-decoration: none !important; display: inline-block; } .kegiatan-card-link .vc_general:hover, .kegiatan-card-link a:hover, .kegiatan-card-link .vc_general:focus, .kegiatan-card-link a:focus { color: #012a63 !important; text-decoration: underline !important; background: none !important; } .kegiatan-card-img img { aspect-ratio: 1 / 1 !important; object-fit: cover !important; width: 100% !important; height: auto !important; display: block; } .kegiatan-modal-overlay { display: none; position: fixed; top: 0; left: 0; right: 0; bottom: 0; background: rgba(0, 0, 0, 0.6); z-index: 99999; align-items: center; justify-content: center; padding: 20px; } .kegiatan-modal-overlay.is-open { display: flex; } .kegiatan-modal-box { position: relative; background: #ffffff; width: 100%; max-width: 720px; border-radius: 8px; box-shadow: 0 10px 40px rgba(0,0,0,0.25); padding: 30px; } .kegiatan-modal-scroll { max-height: 80vh; overflow-y: auto; padding-right: 6px; } .kegiatan-modal-close { position: absolute; top: 12px; right: 16px; background: none; border: none; font-size: 28px; line-height: 1; cursor: pointer; color: #444444; } .kegiatan-modal-close:hover { color: #000000; } .kegiatan-modal-content h3 { margin-top: 0; margin-bottom: 16px; } .kegiatan-modal-content img { max-width: 100%; height: auto; display: block; margin: 0 auto 20px auto; } .kegiatan-modal-content p { margin-bottom: 14px; line-height: 1.6; } .kegiatan-card-excerpt ~ .vc_custom_kegiatan_hidden, [id^="modal-source-"] { display: none; } (function () { "use strict"; document.addEventListener("DOMContentLoaded", function () { var modal = document.getElementById("kegiatan-modal"); if (!modal) { return; } var contentBox = modal.querySelector(".kegiatan-modal-content"); var closeBtn = modal.querySelector(".kegiatan-modal-close"); var triggers = document.querySelectorAll(".kegiatan-modal-trigger"); function openModal(sourceId) { var source = document.getElementById(sourceId); if (!source) { return; } contentBox.innerHTML = source.innerHTML; modal.classList.add("is-open"); modal.setAttribute("aria-hidden", "false"); document.body.style.overflow = "hidden"; } function closeModal() { modal.classList.remove("is-open"); modal.setAttribute("aria-hidden", "true"); contentBox.innerHTML = ""; document.body.style.overflow = ""; } triggers.forEach(function (trigger) { trigger.addEventListener("click", function (e) { var href = trigger.getAttribute("href") || (trigger.querySelector("a") && trigger.querySelector("a").getAttribute("href")); if (!href || href.indexOf("#modal-") !== 0) { return; } e.preventDefault(); var sourceId = "modal-source-" href.replace("#modal-", ""); openModal(sourceId); }); }); closeBtn.addEventListener("click", closeModal); modal.addEventListener("click", function (e) { if (e.target === modal) { closeModal(); } }); document.addEventListener("keydown", function (e) { if (e.key === "Escape" && modal.classList.contains("is-open")) { closeModal(); } }); }); })();