Pembekalan Tim untuk Kegiatan Monitoring ALP dan Risk Assessment Petani Mitra PT. Sadhana - Pusat Studi Potensi Daerah dan Pemberdayaan Masyarakat
Ketua Tim, tenaga ahli, surveyor dan validator Monitoring ALP dan Risk Assessment

Pusat Studi (Pudi) Potensi Daerah dan Pemberdayaan Masyarakat (PDPM) ITS melaksanakan kegiatan pembekalan/brieifng Monitoring Agricultural Labor Practice (ALP) and Risk Assessment. Kegiatan ini bertujuan untuk melakukan survei kepada petani mitra PT. Sadhana Arifnusa melalui wawancara dan pengamatan terkait pelaksanaan prinsip-prinsip ALP di pertanian tembakau dan menyusun analisis resiko 7 Prinsip ALP. Tujuh prinsip ALP adalah (1) Pekerja Anak; (2) Lingkungan Kerja Aman; (3) Upah dan Jam Kerja; (4) Perlakuan Adil; (5) Perbudakan Modern; (6) Kebebasan Berserikat; (7) Kepatuhan Terhadap Hukum. Lokasi studi berada di Kabupaten Jember dan Jombang Provinsi Jawa Timur, Kabupaten Blora, Rembang dan Wonogiri Provinsi Jawa Tengah. Pembekalan dihadiri oleh Kepala Pusdi PDPM Dr. Sutikno, M.Si., Tenaga Ahli Kartika Nur ‘Anisa’, S.Si., MBA., Ph.D., Tenaga Ahli Dwi Purwanto, S.Stat., M.Stat., asisten tenaga ahli, surveyor dan validator.

Dr. Sutikno, M.Si., dan Tenaga Ahli Dwi Purwanto, S.Stat., M.Stat. menyampaikan briefing pembekalan kepada surveyor dan ALP

Dwi Purwanto mengawali kegiatan dengan menjelaskan tujuan kegiatan ini dan rencana survei lapangan. Kemudian menjelaskan distribusi surveyor dan responden dan target survei harian. Monitoring ALP membutuhkan independesi untuk menjamin kesesuaian data yang diperoleh terhadap kondisi nyata kegiatan pertanian. Validitas survei dan data ini laha yang haru diutamakana. PT Sadhana mempercayakan kepada PDPM-ITS yang telah berpengalaman dan memiliki kredibilitas tinggi dalam proses survei hingga evaluasi.

Materi pembekalan briefing monitoring ALP kepada surveyor

Kegiatan Monitoring Agricultural Labor Practice (ALP) and Risk Assessment sejalan dengan peta jalan riset dan pengabdian masyarakat Pusdi PDPM Direktorat Riset dan Pengabdian kepada Masyarakat (DRPM) ITS Surabaya, khususnya pada bidang pengentasan kemiskinan dan pengembangan ekonomi.  Kegiatan ini juga sesuai dengan tujuan pembangunan berkelanjutan (TPB) / sustainable development goals (SDG’s) yaitu tujuan nomor (1) tanpa kemiskinan, tujuan nomer (2) tanpa kelaparan, tujuan nomer (5) kesetaraan gender, tujuan nomer (8) pekerjaan layak dan pertumbuhan ekonomi. (Har)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *