News

ITS dan Bapperida Kabupaten Tuban Merumuskan Strategi Penaggulangan Pengangguran Struktural

Rab, 01 Jul 2026
10:43 am
Bidang Sosial dan Ekonomi
Share :
Oleh : hsugi28@ext.its.ac.id   |

Kepala Bapperida Tuban Abdul Rakhmat (kiri) dan Kapus PDPM ITS Dr. Sutikno menyampaikan hasil kajian penanggulangan pengangguran struktural Tuban

Pusat Studi Potensi Daerah dan Pemberdayaan Masyarakat (Pusdi PDPM) Institut Teknologi Sepuluh Nopember (ITS) Surabaya bersama Badan Perencanaan Pembangunan Daerah, Riset dan Inovasi Daerah (Bapperida) Kabupaten Tuban melaksanakan presentasi akhir Kajian Strategi Penanggulangan Pengangguran Struktural Kabupaten Tuban. Kegiatan ini dilaksanakan pada hari Senin, 29 Juni 2026 di Kantor Bapperida Tuban. Kegiatan ini dihadiri oleh perwakilan Dinas Penanaman Modal dan TPST, perwakilan Dinas Koperasi, UKM dan Perdagangan, perwakilan Disnakerin, perwakilan BPS Tuban, perwakilan PT. Trans Pacifik Petrochemical Indotama (TPPI), perwakilan UPT Balai Latihan Kerja, dan stakeholder terkait.

Kepala Bapperida Tuban, Abdul Rakhmat, ST., MT. menyampaikan kajian ini diarahkan dalam pengembangan jangka pendek, menengah, dan jangka panjang guna mendukung program intervensi yang dibutuhkan.

Kepala Pusdi PDPM, Dr. Sutikno, M.Si. menyampaikan tujuan kajian strategis ini adalah untuk memahami secara komprehensif kondisi dan penyebab pengangguran struktural di Kabupaten Tuban, menelaah kebijakan serta program ketenagakerjaan yang telah dilaksanakan, serta mengidentifikasi kendala yang dihadapi pemerintah daerah. Berdasarkan hal tersebut, kajian ini bertujuan merumuskan strategi dan rekomendasi kebijakan serta program prioritas yang efektif dalam mengatasi pengangguran struktural.

Presentasi hasil kajian penanggulangan struktural Tuban

Tenaga Ahli ITS Prof. Eko Budi Santoso menyampaikan analisis fishbone untuk mengidentifikasi akar penyebab pengangguran struktural hingga perumusan strategi berdasarkan hasil analisis SWOT. Berdasarkan hasil analisis SWOT, strategi yang dirumuskan kemudian dikelompokkan ke dalam empat strategi utama, yaitu Penguatan Kelembagaan dan Kemitraan Strategis, Peningkatan Kapasitas SDM melalui Upskilling dan Reskilling, Peningkatan Mobilitas dan Fasilitas Pasar Kerja, serta Transformasi Regulasi dan Dukungan Pemerintah. Pengelompokan 24 strategi hasil SWOT ke dalam empat strategi utama tersebut dilakukan berdasarkan beberapa pertimbangan, antara lain kesamaan tujuan dan dampaknya terhadap visi, keterkaitan serta sinergi antarstrategi, skala dampak dan tingkat prioritas berdasarkan potensi hasil, serta kelayakan implementasi yang ditinjau dari aspek sumber daya dan kewenangan.

Kegiatan kajian strategis penanggulangan pengangguran strutural di Kabupaten Tuban selaras dengan peta jalan riset dan pengabdian masyarakat Pusat Studi Potensi Daerah dan Pemberdayaan Masyarakat (PDPM) DRPM ITS, khususnya dalam pengentasan kemiskinan dan bidang pengembangan ekonomi. Kegiatan ini juga mendukung pencapaian Tujuan Pembangunan Berkelanjutan tujuan pembangunan berkelanjutan (TPB)/sustainable development goals (SDG’s) yaitu tujuan nomer (1) tanpa kemiskinan, tujuan nomer (2) tanpa kelaparan, tujuan nomer (8) pekerjaan layak dan pertumbuhan ekonomi, dan tujuan nomer (17) kemitraan dalam mencapai tujuan. (Har).

Latest News