Berita

Kampus ITS, ITS News — Terus berupaya menunjukkan kearifan lokal ke masyarakat dunia, kali ini dosen Departemen Desain Komunikasi Visual (DKV) Institut Teknologi Sepuluh Nopember (ITS) Naufan Noordyanto SSn MSn mengenalkan budaya Madura melalui karya posternya ke kancah internasional, di antaranya di Korea Selatan dan China. Poster bertajuk Cukur Rambut Madura itu juga sukses meraih […]

Berita Terbaru
Sebanyak 420 poster berukuran 80cm x 60cm memenuhi sudut pedestrian Universitas Muslim Indonesia. Kemarin, Kamis (24/8) memang diagendakan untuk penjurian seluruh  poster hingga siang pukul 12.00 WITA. Selanjutnya, agenda beralih pada presentasi di masing-masing kelas pada pukul 13.00 WITA. Esoknya poster ini akan dibuka untuk seluruh tamu UMI. 
Siang itu, Gedung Rektorat diselimuti duka. Kampus perjuangan kembali kehilangan sosok terbaiknya. Disemayamkanya Ir Achmad Ansori DEA membuat civitas akademika ITS diselimuti haru, Jumat (25/8). Lantaran Dosen Departemen Teknik Elektro ini dikenal sebagai sosok humoris dan penyabar.
Menjelang satu jam waktu presentasi, kontingen ITS berkumpul di ruang Teknik Arsitektur UMI. Berkumpulnya para tim dan seluruh dosen pembimbing ini dikarenakan hadirnya Prof Dr Ir Heru Setyawan MEng, Wakil Rektor Bidang Akademik dan Kemahasiswaan yang datang khusus ke Makassar pada hari Kamis (24/8) untuk menyemangati kontingen ITS yang sedang berlaga.
Tahun ini sepertinya tahun yang baik bagi Kota Makassar. Setelah menjadi tuan rumah pada perhelatan Hari Kebangkitan Teknologi Nasional (Hakteknas), kali ini kota dengan julukan Kota Daeng kembali menjadi tuan rumah Pekan Ilmiah Mahasiswa Nasional ke-30. Di kota ini, Tim Institut Teknologi Sepuluh Nopember (ITS) ikut ambil bagian dalam perhelatan bergengsi bagi mahasiswa di seluruh tanah air.
Akhirnya pertarungan sesungguhnya para kontingen ITS dalam Pekan Ilmiah Mahasiswa Nasional (Pimnas) 30 telah dimulai. Kamis (24/8) merupakan hari pertama dari sesi presentasi seluruh peserta Pimnas 30. Wajah tegang dan gugup mewarnai raut muka seluruh peserta  yang mendapat giliran tampil hari ini, tak terkecuali kontingen ITS.
Akhirnya pertarungan sesungguhnya para ksatria emas ITS telah di mulai. Kamis (24/8) , merupakan hari pertama dari sesi presentasi seluruh peserta pimnas 30. Wajah tegang dan gugup mewarnai raut muka seluruh peserta Pimnas yang mendapat giliran tampil hari ini tak terkecuali kontingen ITS .
Berbagai jenis tari tradisional Sulawesi Selatan yang kemudian diikuti tari nusantara berhasil memukau ribuan tamu pada perhelatan Pekan Ilmiah Mahasiswa Nasional (Pimnas) 30. Tak tanggung-tanggung, tuan rumah Universitas Muslim Indonesia (UMI) menyuguhi para tamu dengan tarian kolosal yang diperagakan oleh lebih dari 30 penari pada malam pembukaan, Rabu (23/8).
Wajah dan badan boleh lelah tapi semangat tetap berkobar. Begitulah motivasi yang mengalir dalam nadi para peserta Kontingen ITS menghadapi Pekan Ilmiah Mahasiswa Nasional (Pimnas) 30 yang sudah didepan mata. Meski sudah sangat larut malam, pukul 22.30 WITA, mahasiswa ITS dengan sangat teliti mulai menempelkan poster di pedestrian Universitas Muslim Indonesia. Rabu (23/8)
Indonesia sebagai negara dengan penduduk mayoritas muslim terbesar di dunia sepatutnya mengambil peran dalam pembebasan Masjidil Aqsha. Khususnya mahasiswa ITS yang mewarisi darah juang Sepuluh Nopember. Hal ini disampaikan oleh Prof Dr Abdul al-Fattah el-Awaisi dalam kuliah tamu di Ruang Sidang Rektorat, Rabu (23/8).
1...778779780781782...2574
Sedang Tren

Kampus ITS, Opini — Indonesia patut berbangga dengan statusnya sebagai negara kepulauan. Alih-alih menjadi batasan, selat dan laut bukanlah pemisah antara satu pulau dengan yang lain. Lebih dari itu, dibalik terwujudnya negara kesatuan dengan wilayah laut yang luas ini, ada perjuangan diplomasi yang harus selalu diingat, yaitu Deklarasi Djuanda. Deklarasi Djuanda yang dilaksanakan pada 13 Desember […]

Kampus ITS, Opini – Peristiwa pemberontakan Gerakan 30 September Partai Komunis Indonesia (G30S/PKI) yang telah terjadi 56 tahun silam masih terus menjadi topik hangat di tengah masyarakat. Bagaimana tidak, baru 20 tahun setelah masyarakat Indonesia berjuang mati-matian, DN Aidit dan pengikutnya yang tergabung dalam PKI melakukan pemberontakan. Hal ini dilakukan untuk merubah ideologi Bangsa Indonesia, […]

Insights

Jelajahi perjalanan riset ITS: dari ide awal hingga dampak nyata yang mengubah dunia.

Jelajahi Cerita Inspiratif ITS

Temukan inovasi, penelitian terkini, dan kisah sukses sivitas akademika ITS dalam setiap edisi majalah kami.

Video Terbaru
×