Berita

Kampus ITS, ITS News — Dunia seni pewayangan selama ini identik sebagai warisan budaya tradisional Indonesia, terutama bagi masyarakat Jawa. Namun, hal itu tak menghalangi minat salah satu mahasiswa Institut Teknologi Sepuluh Nopember (ITS) Christopher Jason Santoso yang berdarah keturunan Tionghoa untuk menekuni dunia pewayangan ini sebagai seorang dalang. Bahkan di luar panggungnya sebagai dalang, […]

Berita Terbaru
Sebenarnya tidak ada yang berubah dengan perayaan Idul Adha Tahun ini dengan tahun-tahun sebelumnya. Selalu saja ada kambing, penyembelihan, dan tentu saja bau kuliner kambing di setiap beranda rumah. Hanya saja perayaan Idul Adha yang jatuh di awal tahun ini seakan mengingatkan kita untuk dapat berkaca kembali pada diri kita masing-masing: apakah kita sudah saleh secara sosial?
Hari raya Idul Adha di ITS tahun ini, tak hanya memberikan kegembiraan bagi civitas ITS dan masyarakat sekitar ITS. Empat mahasiswi Fakultas Kedokteran Universitas Airlangga (FKH Unair) kemarin datang di ITS untuk menjalani praktikum anatomi dengan pembedahan hewan kurban kambing. Untuk berhemat dan dalam rangka melengkapi tugas praktikum, empat mahasiswi itu ikut membedah kambing korban di sekretriat Masjid Manarul Ilmi ITS.
Hari raya Idul Adha tahun ini disambut sangat antusias bagi sebagian warga ITS. Terbukti jumlah hewan kurban yang terkumpul bertambah. Untuk kambing, jumlahnya mengalami kenaikan cukup drastis, dari tahun lalu terkumpul 35 ekor sedangkan tahun ini mencapai 58 ekor. Sedangkan kurban sapi jumlahnya tetap, yaitu empat ekor. Berikut penuturan Dr Ali Musyafa, ketua panitia kurban Masjid Manarul Ilmi ITS.
Memperingati hari raya Idul Adha ini rupanya umat Islam tengah diberi peringatan Allah SWT berupa bencana yang datang silih berganti. Peringatan itu tak lain agar umat Islam meningkatkan solidaritas sesama muslim. Dalam ceramah shalat Idul Adha di masjid Manarul Ilmi ITS Selasa kemarin (10/1), Dr Ir Sutardi MEng mengajak kepada para jamaah untuk ikhlas dalam berkurban untuk mewujudkan solidaritas sesama muslim.
Inilah penjelasan ilmiah yang bisa menjelentrehkan mengapa banjir bandang disertai tanah longsor terjadi di Jember. Menurut Ir Amien Widodo, ketua PSB (Pusat Studi Bencana) ITS (Institut Teknologi Sepuluh Nopember) Surabaya, semakin kuat dugaan bahwa penyebab musibah itu adalah terjadinya perubahan peruntukan dari hutan menjadi lahan persawahan dan perkebunan.
1...41714172417341744175...4599
Sedang Tren

Kampus ITS, Opini — Indonesia patut berbangga dengan statusnya sebagai negara kepulauan. Alih-alih menjadi batasan, selat dan laut bukanlah pemisah antara satu pulau dengan yang lain. Lebih dari itu, dibalik terwujudnya negara kesatuan dengan wilayah laut yang luas ini, ada perjuangan diplomasi yang harus selalu diingat, yaitu Deklarasi Djuanda. Deklarasi Djuanda yang dilaksanakan pada 13 Desember […]

Kampus ITS, Opini – Peristiwa pemberontakan Gerakan 30 September Partai Komunis Indonesia (G30S/PKI) yang telah terjadi 56 tahun silam masih terus menjadi topik hangat di tengah masyarakat. Bagaimana tidak, baru 20 tahun setelah masyarakat Indonesia berjuang mati-matian, DN Aidit dan pengikutnya yang tergabung dalam PKI melakukan pemberontakan. Hal ini dilakukan untuk merubah ideologi Bangsa Indonesia, […]

Jelajahi Cerita Inspiratif ITS

Temukan inovasi, penelitian terkini, dan kisah sukses sivitas akademika ITS dalam setiap edisi majalah kami.

Video Terbaru
×