Berita

Berita Terbaru
Kontes Robot Indonesia (KRI) Nasional yang akan dilaksanakan dua hari sejak Sabtu (13/6) rupanya tidak lepas dari peran penting berbagai pihak. Proses pemprograman hingga perakitan yang begitu rumit membuat aktivitas yang dinaungi Unit Kegiatan Mahasiswa (UKM) Robotika ini membutuhkan banyak kontributor. Selain tim inti robot ITS yang sudah biasa bertanding, yakni angkatan 2012 dan 2013, ternyata ada pula bantuan yang datang dari mahasiswa baru dan mahasiswa tingkat akhir yang rela menunda kelulusannya.
Banyaknya peserta Kontes Robot Indonesia (KRI) Nasional yang mencapai 108 tim dari seluruh Indonesia membuat persaingan antar tim semakin ketat. Tidak semata perguruan tinggi yang bereputasi dan terkenal dengan teknologinya saja, seperti Institut Teknologi Bandung (ITB), Universitas Indonesia (UI), ataupun Universitas Gadjah Mada (UGM), tapi banyak pula perguruan tinggi lain yang mulai menunjukkan kecanggihan robotnya di arena pertandingan, Jumat (12/6).
Ada yang berbeda di langit kecamatan Wonosalam, Jombang malam ini. Malam yang biasanya gelap seketika bertabur cahaya warna-warni. Ternyata, cahaya tersebut berasal dari lentera kertas yang diterbangkan oleh para peserta ASEAN Camp Ground (ACG) 2015. Dalam lentera tersebut, tertulis harapan mereka mengenai ASEAN di masa depan, Kamis (11/6).
Gelaran ASEAN Camping Ground (ACG) digelar perdana pada tahun ini. Camp yang digelar di Kampoeng Djawi, Wonosalam ini mengumpulkan mahasiswa se-ASEAN untuk menjalani aktivitas bersama. Salah satu acara yang merupakan bagian gelaran ASEAN Youth Colaboration Festival (AYCF) ini adalah Cultural Festival. Dalam acara ini, mahasiswa dari berbagai negara dan regional saling unjuk gigi dalam menampilkan kebudayaan kebanggaannya, Kamis (11/6).
Dianggap paling realistis dari tim lainnya, maket Oil Rig karya empat mahasiswa ITS ini berhasil menjadi juara Trisakti Oil Expo 2015, Jumat (12/6). Katangkasan mereka dalam menjawab pertanyaan juri pun menjadi tiket emas dalam menerima penghargaan Oil Rig Design Competition ini. Uniknya, maket yang dinamai Narayana ini tergolong jenis yang sederhana namun mampu memikat hati para juri.
123...4603
Sedang Tren

Kampus ITS, Opini — Indonesia patut berbangga dengan statusnya sebagai negara kepulauan. Alih-alih menjadi batasan, selat dan laut bukanlah pemisah antara satu pulau dengan yang lain. Lebih dari itu, dibalik terwujudnya negara kesatuan dengan wilayah laut yang luas ini, ada perjuangan diplomasi yang harus selalu diingat, yaitu Deklarasi Djuanda. Deklarasi Djuanda yang dilaksanakan pada 13 Desember […]

Kampus ITS, Opini – Peristiwa pemberontakan Gerakan 30 September Partai Komunis Indonesia (G30S/PKI) yang telah terjadi 56 tahun silam masih terus menjadi topik hangat di tengah masyarakat. Bagaimana tidak, baru 20 tahun setelah masyarakat Indonesia berjuang mati-matian, DN Aidit dan pengikutnya yang tergabung dalam PKI melakukan pemberontakan. Hal ini dilakukan untuk merubah ideologi Bangsa Indonesia, […]

Insights

Jelajahi perjalanan riset ITS: dari ide awal hingga dampak nyata yang mengubah dunia.

Jelajahi Cerita Inspiratif ITS

Temukan inovasi, penelitian terkini, dan kisah sukses sivitas akademika ITS dalam setiap edisi majalah kami.

Video Terbaru
×