Berita

Kampus ITS, ITS News — Institut Teknologi Sepuluh Nopember (ITS) terus mengukuhkan perannya di kancah global dengan memimpin forum ASEAN University Network/Southeast Asia Engineering Education Development Network (AUN/SEED-Net) Steering Committee Meeting 2026, pekan lalu. Digelar di Bangkok, Thailand, acara ini menandai posisi ITS sebagai salah satu perguruan tinggi terdepan di ASEAN. Wakil Rektor IV ITS […]

Berita Terbaru
Pemilihan jenis lampu ternyata sangat mempengaruhi biaya pengeluaran suatu bangunan. Salah pilih dapat berakibat kerugian. Tata letaknya yang sembarangan dan asal terang pun kini sepertinya harus dipertimbangkan ulang. Semua itu dilakukan agar Intensitas Konsumsi Energi (IKE) yang digunakan tidak melebihi standar. Peluang penghematan energi pun harus segera diupayakan. Hal ini disampaikan kepada puluhan peserta Pelatihan Audit Energi yang diselenggarakan oleh jurusan Teknik Fisika ITS, PT PLN (persero) distribusi Jawa Timur dan PT Terminal Peti Kemas Surabaya, Rabu (10/8).
Audit energi ini diperkenalkan oleh ITS dalam acara Pelatihan Audit Energi pada Bangunan Komersial (Perkantoran, Rumah Sakit, Hotel dan Mal), kemarin. Dalam acara yang digelar di Aula Perpustakaan ITS itu diungkapkan, energi yang tersisa saat ini diperkirakan hanya mampu bertahan 18 hingga 20 tahun ke depan.
Sudah menjadi rahasia umum kiranya bahwa kawasan Kenjeran menyimpan segudang masalah. Mulai pengolahan hasil penangkapan ikan yang tidak tertata dan kurang higienis hingga reklamasi liar yang marak terjadi. Untuk itulah, Program Studi Perencanaan Wilayah Kota ITS Rabu (10/8) kemarin mengundang berbagai lapisan masyarakat dan lembaga di Kota Surabaya mendiskusikan proyek apa yang dapat mereka lakukan demi perbaikan berkelanjutan di kawasan pesisir Surabaya timur ini.
Diam-diam negeri jiran Malaysia, telah menyiapkan seperangkat lembaga untuk warganya, agar bisa memenangkan Hadiah Nobel di bidang ilmu pengetahuan. Ini terungkap dari pernyataan Prof Dr Halimaton Hamdan FASc, yang diundang jurusan kimia ITS dalam acara Seminar Nasional Kimia VII (Senaki) di Kampus ITS, Selasa (9/8) kemarin.
Langka memang jika ada dosen yang punya predikat serba pertama. Menjadi anak pertama, angkatan pertama semasa kuliah, pertama ikut mendirikan jurusan, dan pertama pula memasuki purna tugas. Siapa dia? Dia adalah Dra Narkanti Wijadi, yang Selasa (9/8) kemarin, bersamaan dengan diselenggarakannya Seminar Nasional Kimia (Senaki VII) oleh Jurusan Kimia FMIPA ITS, dilepas memasuki masa purna tugas.
1...42294230423142324233...4599
Sedang Tren

Kampus ITS, Opini — Indonesia patut berbangga dengan statusnya sebagai negara kepulauan. Alih-alih menjadi batasan, selat dan laut bukanlah pemisah antara satu pulau dengan yang lain. Lebih dari itu, dibalik terwujudnya negara kesatuan dengan wilayah laut yang luas ini, ada perjuangan diplomasi yang harus selalu diingat, yaitu Deklarasi Djuanda. Deklarasi Djuanda yang dilaksanakan pada 13 Desember […]

Kampus ITS, Opini – Peristiwa pemberontakan Gerakan 30 September Partai Komunis Indonesia (G30S/PKI) yang telah terjadi 56 tahun silam masih terus menjadi topik hangat di tengah masyarakat. Bagaimana tidak, baru 20 tahun setelah masyarakat Indonesia berjuang mati-matian, DN Aidit dan pengikutnya yang tergabung dalam PKI melakukan pemberontakan. Hal ini dilakukan untuk merubah ideologi Bangsa Indonesia, […]

Jelajahi Cerita Inspiratif ITS

Temukan inovasi, penelitian terkini, dan kisah sukses sivitas akademika ITS dalam setiap edisi majalah kami.

Video Terbaru
×