ITS Perkuat Kiprah Globalnya Melalui Forum Pendidikan Tinggi JWG Indonesia-Perancis - ITS News

ITS Perkuat Kiprah Globalnya Melalui Forum Pendidikan Tinggi JWG Indonesia-Perancis

Published on
By
Gambar Rektor ITS Prof. Bambang Pramujati (kanan) bersama Atdikbud KBRI Paris Dr. Syarifa Hanoum (tengah) berdiskusi dengan perwakilan mitra Prancis dalam sesi jejaring (networking), di sela pelaksanaan JWG ke-14, Angers
Rektor ITS Prof. Bambang Pramujati (kanan) bersama Atdikbud KBRI Paris Dr. Syarifa Hanoum (tengah) berdiskusi dengan perwakilan mitra Prancis dalam sesi jejaring (networking), di sela pelaksanaan JWG ke-14, Angers

Kampus ITS, ITS News — Konsisten menunjukkan kiprahnya di panggung global, Institut Teknologi Sepuluh Nopember (ITS) menjadi delegasi Indonesia dalam forum internasional. Forum bertajuk The 14th Franco-Indonesian Joint Working Group (JWG) on Higher Education, Research, Innovation, and Enterpreneurship tersebut dihelat di Angers, Perancis selama tiga hari sejak 1 Juli lalu. 

Delegasi ITS dipimpin langsung oleh Rektor ITS Prof Dr (HC) Ir Bambang Pramujati ST MSc Eng PhD dengan didampingi oleh dosen Departemen Teknik Informatika ITS Dr Agus Budi Raharjo. Kehadiran ITS pada forum ini tak lepas dari peran Kedutaan Besar Republik Indonesia (KBRI) Paris, salah satunya Atase Pendidikan KBRI Paris DroecHSG Syarifa Hanoum ST MT yang merupakan dosen Departemen Manajemen Bisnis ITS

Gambar Delegasi Indonesia, termasuk Rektor ITS, mengikuti pertemuan tingkat tinggi kerja sama Indonesia–Prancis dalam rangkaian JWG ke-14 di Université d'Angers.
Delegasi Indonesia, termasuk Rektor ITS, mengikuti pertemuan tingkat tinggi kerja sama Indonesia–Prancis dalam rangkaian JWG ke-14 di Université d’Angers.

Bambang menjelaskan bahwa kegiatan ini merupakan forum internasional kerja sama akademik, ilmiah, dan kelembagaan yang dijalin antara Perancis dengan Indonesia selama lebih dari satu dekade. Forum yang menghubungkan berbagai stakeholder dari dua negara ini menjadi ruang untuk memperdalam kerja sama di berbagai bidang, mulai dari pendidikan tinggi, riset, inovasi, hingga mobilitas akademik. 

Pada tahun ini, imbuh Bambang, JWG mengangkat sejumlah prioritas bersama yang menjadi fokus utama dari kedua negara. Pembahasan tersebut berfokus pada upaya memperkuat peran perguruan tinggi sebagai mitra strategis dalam mendukung program prioritas masing-masing negara. “Pembahasannya antara lain pembangunan berkelanjutan, ekosistem inovasi, dan kerja sama universitas dengan dunia usaha,” ungkapnya. 

Gambar Rektor ITS Prof. Bambang Pramujati (kanan) dan Agus Budi Raharjo (kiri) di lokasi The 14th Franco-Indonesian Joint Working Group 2026, Angers, Prancis.
Rektor ITS Prof. Bambang Pramujati (kanan) dan Agus Budi Raharjo (kiri) di lokasi The 14th Franco-Indonesian Joint Working Group 2026, Angers, Prancis.

Selain berfokus pada agenda utama, delegasi ITS turut menggelar pertemuan bilateral khusus bersama perwakilan Université Savoie Mont Blanc. Diskusi berlangsung untuk membahas inisiasi program kerja sama strategis yang lebih spesifik antara kedua belah pihak. “Forum ini menjadi jembatan emas bagi ITS untuk membuka peluang kolaborasi mutakhir dengan institusi terkemuka di Prancis,” ujar orang nomor satu ITS tersebut. 

Tidak hanya itu, ITS juga berpartisipasi melalui stan pameran yang mempromosikan lima bidang unggulan Kampus Pahlawan. Lima di antaranya ialah, ilmu komputer, bisnis manajemen, teknologi kelautan, energi, dan manufaktur berkelanjutan. Melalui stan pameran tersebut, sejumlah perwakilan universitas dan lembaga riset Prancis menunjukkan ketertarikan tinggi untuk menjalin kolaborasi lebih lanjut dengan ITS. 

Gambar Delegasi Indonesia dan Prancis, termasuk Rektor ITS, berfoto bersama pada gala dinner di Greniers Saint-Jean, Angers, 2 Juli 2026
Delegasi Indonesia dan Prancis, termasuk Rektor ITS, berfoto bersama pada gala dinner di Greniers Saint-Jean, Angers, 2 Juli 2026

Keikutsertaan ITS dalam JWG ke-14 adalah langkah nyata dalam transformasi kampus menuju World Class University. Hal ini turut sejalan dengan visi ITS untuk menjadi institusi yang tangguh, berdampak, dan mendunia. “Sehingga kita ingin tidak hanya unggul di ranah domestik, tetapi juga memberikan kontribusi nyata dalam ekosistem global,” ujar Bambang.

Upaya internasionalisasi ini juga merupakan kontribusi nyata ITS dalam mencapai tujuan Sustainable Development Goals (SDGS). Terutama SDGs poin ke-4 guna meningkatkan pendidikan yang berkualitas, melalui SDGs poin ke-17 tentang kemitraan untuk mencapai tujuan. (*)

 

Reporter: Syifa Rahmadina
Redaktur: Mohammad Febryan Khamim

×