ITS Perkuat Anyaman Kemitraan Internasional lewat Budaya Indonesia

Published on
By
Gambar peserta ISM dari berbagai perguruan tinggi lintas negara ketika sesi games mengenal Bahasa Indonesia
Peserta ISM dari berbagai perguruan tinggi lintas negara ketika sesi games mengenal Bahasa Indonesia

Kampus ITS, ITS News — Dalam rangka menjalin hubungan yang berkelanjutan dengan mitra perguruan tinggi luar negeri, Institut Teknologi Sepuluh Nopember (ITS) kembali menggelar International Staff Mobility (ISM). Kegiatan dari Direktorat Kemitraan Global (DKG) ITS ini berlangsung di Unit Pusat Bahasa Global (UPBG) ITS selama lima hari mulai Senin (4/5).

Kepala UPBG ITS Cahyani Satiya Pratiwi SS menjelaskan, dalam kegiatan ini ITS memperkenalkan budaya Indonesia kepada 30 staf perguruan tinggi mitra dari delapan negara. Beberapa perguruan tinggi luar negeri terlibat langsung dalam kegiatan ini, antara lain Shibaura Institute of Technology, Thuyloi University, dan University Malaysia of Computer Science & Engineering.

Gambar kepala Unit Pusat Bahasa Global ITS Cahyani Satiya Pratiwi SS dalam menyambut peserta ISM di UPBG ITS
Kepala Unit Pusat Bahasa Global ITS Cahyani Satiya Pratiwi SS dalam menyambut peserta ISM di UPBG ITS

Lebih lanjut, perempuan yang akrab disapa Yani ini menjelaskan bahwa ISM menjadi bentuk dukungan dalam meningkatkan daya tarik program internasionalisasi ITS. Melalui kesan baik yang diberikan, diharapkan staf perguruan tinggi mitra dapat memperkenalkan ITS kepada mahasiswa perguruan tinggi asalnya. “Maka dari itu, kolaborasi seperti pertukaran mahasiswa dapat lahir dari rangkaian kegiatan ISM,” tambahnya.

Selain memperkenalkan ITS, kegiatan ini juga diramaikan dengan beberapa rangkaian kegiatan, seperti sesi games serta pengenalan budaya, bahasa, dan kuliner khas Indonesia. Lewat aktivitas tersebut, para peserta dapat saling bertukar pengalaman dan pandangan lewat interaksi yang dilakukan. “Kami juga memperkenalkan Kota Surabaya dan destinasi wisata di Jawa Timur,” bebernya.

Gambar tim dari peserta ISM ketika sesi games dalam mengenal budaya Indonesia berupa makanan khas Indonesia
Keseruan peserta ISM dalam sesi games mengenal makanan khas Indonesia

Sementara itu, perwakilan Universiti Malaysia Pahang Al-Sultan Abdullah Ts Dr Yasmin Abdul Wahab memberikan apresiasinya untuk rangkaian kegiatan ISM. Menurutnya, adanya program berskala global seperti ini dapat meningkatkan potensi mahasiswa masing-masing perguruan tinggi. “Saya harap kegiatan yang menyatukan mitra dengan penuh keseruan dan makna ini dapat dilakukan kembali di masa depan,” ungkapnya menikmati acara.

Kegiatan yang melibatkan kerja sama antara UPBG ITS dengan DKG ITS ini secara tidak langsung akan meningkatkan eksistensi ITS di kancah internasional. Keterlibatan sejumlah perguruan tinggi dalam kegiatan ISM juga sejalan dengan komitmen ITS dalam mewujudkan Sustainable Development Goals (SDGs). Poin yang didukung yakni poin ke-4 tentang pendidikan berkualitas serta poin ke-17 tentang kemitraan untuk mencapai tujuan. (*)

 

Reporter: Bella Ramadhani
Redaktur: Ahmad Naufal Ilham

×