Berita

Kampus ITS, ITS News – Menjadi juara satu dalam sebuah kompetisi bukanlah hal baru, namun menyisakan hanya satu juara dalam sebuah kompetisi adalah prestasi menarik, bahkan bagi Institut Teknologi Sepuluh Nopember (ITS) Surabaya. Adalah mahasiswa Departemen Desain Produk (Despro) ITS, yang sukses merebut lima dari enam trofi dalam ajang Lomba Desain Perhiasan yang diadakan oleh […]

Berita Terbaru
Setelah melalui serangkaian kompetisi Mahasiswa Berprestasi (Mawapres) mulai dari tingkat jurusan hingga institut, telah terpilih satu mahasiswa yang terbaik dari lima kandidat. Adalah Aditya Brahmana, mahasiswa Jurusan Teknik Informatika yang telah berhasil meraih mahkota kemenangan Mawapres ITS untuk selanjutnya berkompetisi di skala nasional.
Kemenangan memang menjadi motivator terbaik untuk dapat secara aktif menggeluti suatu bidang tertentu. Hal itulah yang juga dialami peraih Juara III Silaturahim dan Musyawarah Nasional (SNMPDN) 2015, Roni Vayayang yang diselenggarakan di kota Bugis, Makassar selama empat hari sejak Rabu (8/4). Bahkan, sebelum meraih kemenangan di kompetisi esai mengenai kewirausahaan itu pun ia telah meraih prestasi lain yakni Juara I National Student Conference yang digelar Universitas Airlangga, Surabaya.
Terpacu untuk mengharumkan nama ITS dalam bidang keprofesian Jurusan Teknik Industri (JTI), Muchtarul Faisol dan tim berhasil menjadi jawara dalam ajang Industrial Engineering on Action (IDEA), Senin (27/4). Ajang yang diadakan oleh JTI Universitas Andalas (Unand) itu mengundang puluhan peserta dari berbagai universitas dalam tingkat nasional.
Satu lagi prestasi yang ditorehkan ITS di kancah internasional. Putra-putra terbaik asal Teknik Kelautan berhasil menyabet gelar First Runner Up pada ajang kompetisi Petrolium Integrated Day (Petrolida) 2015 kategori Oil Rig Design. Tak disangka perjuangan mereka selama lebih dari satu bulan membuahkan hasil. Pengumuman pada Sabtu (25/4) lalu menjadi momen yang sangat menggembirakan. 
Melimpahnya jenis buah di Indonesia kurang sebanding dengan sistem distribusinya sedangkan waktu telah menjadi harga mati dalam hal pendistribusian buah ke tempat tujuan agar tidak busuk. Namun, di tangan tiga mahasiswa ITS ini, tantangan itu berhasil dipecahkan melalui alat ciptaan mereka. Ialah Lutfi Andre Yahya, Novicha Imaninsa, dan Fitria Wahyu yang mempresentasi cara kerja alat tersebut ketika mengikuti Gajah Mada Agro Expo (GMA) 2015 selama dua hari sejak Sabtu (11/4).
123...226
Sedang Tren

Kampus ITS, Opini — Indonesia patut berbangga dengan statusnya sebagai negara kepulauan. Alih-alih menjadi batasan, selat dan laut bukanlah pemisah antara satu pulau dengan yang lain. Lebih dari itu, dibalik terwujudnya negara kesatuan dengan wilayah laut yang luas ini, ada perjuangan diplomasi yang harus selalu diingat, yaitu Deklarasi Djuanda. Deklarasi Djuanda yang dilaksanakan pada 13 Desember […]

Kampus ITS, Opini – Peristiwa pemberontakan Gerakan 30 September Partai Komunis Indonesia (G30S/PKI) yang telah terjadi 56 tahun silam masih terus menjadi topik hangat di tengah masyarakat. Bagaimana tidak, baru 20 tahun setelah masyarakat Indonesia berjuang mati-matian, DN Aidit dan pengikutnya yang tergabung dalam PKI melakukan pemberontakan. Hal ini dilakukan untuk merubah ideologi Bangsa Indonesia, […]

Insights

Jelajahi perjalanan riset ITS: dari ide awal hingga dampak nyata yang mengubah dunia.

Jelajahi Cerita Inspiratif ITS

Temukan inovasi, penelitian terkini, dan kisah sukses sivitas akademika ITS dalam setiap edisi majalah kami.

Video Terbaru
×