News

Singapore, ITS News — Institut Teknologi Sepuluh Nopember (ITS) has strengthened its global standing through a series of strategic engagements in Singapore and Batam, uniting alumni, industry leaders, and international partners to advance its 2021–2045 World Class University vision and foster impactful collaborations in innovation, talent development, and global competitiveness In pursuit of its 2021–2045 […]

Latest News
Melimpahnya jenis buah di Indonesia kurang sebanding dengan sistem distribusinya sedangkan waktu telah menjadi harga mati dalam hal pendistribusian buah ke tempat tujuan agar tidak busuk. Namun, di tangan tiga mahasiswa ITS ini, tantangan itu berhasil dipecahkan melalui alat ciptaan mereka. Ialah Lutfi Andre Yahya, Novicha Imaninsa, dan Fitria Wahyu yang mempresentasi cara kerja alat tersebut ketika mengikuti Gajah Mada Agro Expo (GMA) 2015 selama dua hari sejak Sabtu (11/4).
Satu lagi mahasiswa ITS yang berhasil menorehkan tinta emas di kancah dunia. Adalah Andika Dwiparana Suherman Natawiria, mahasiswa Jurusan Teknik Fisika (JTF) ITS yang berhasil meraih juara pertama Social Venture Challenge (SVC). Pada kompetisi proyek sosial yang merupakan bagian dari ajang bergengsi Harvard World National Model United Nations (HWMUN) ini, Andika membawa angklung sebagai tema proyeknya.
Sebutan kampus para jawara layak disematkan kepada ITS. Hal ini terlihat dari banyaknya prestasi yang diraih oleh mahasiswanya. Kali ini, giliran tim dari Jurusan Teknik Industri  (JTI) ITS yang berhasil membawa piala kemenangan. Tak tanggung-tanggung, tim Pandai Besi JTI ini berhasil merebut posisi pertama dan mengalahkan tuan rumah pada ajang Lomba Keilmuan Teknik Industri (LKTI) di Universitas Indonesia, Jum'at (13/3).
Tidak hanya melahirkan engineer ataupun scientist, wirausahawan pun turut lahir dari kampus perjuangan ini. Dia adalah Muhammad Rizky Habibi, mahasiswa Jurusan Teknik Informatika (JTC) ITS. Pria yang baru saja mendapat gelar sarjana ini, berhasil memenangi kompetisi Wirausaha Muda Mandiri (WMM) di Jakarta, Rabu (11/3).
Keseharian mahasiswa di kampus dengan berbagai urusan akademik dan organisasi, tak lepas dari fenomena kehilangan barang. Seperti halnya Badrut Tamam Hikmawan, dari pengalamannya kehilangan barang berharga yang sulit ditemukan, sehingga mahasiswa Jurusan Sistem Informasi (JSI) ini berinisiatif membuat aplikasi. Sistem Informasi (SIM) Barang Hilang ini berhasil menarik perhatian para juri di lomba Discovery yang diadakan oleh program studi Sistem Informasi Universitas Jember, awal bulan Maret lalu.
1...4950515253...226
Trending

Kampus ITS, Opini — Indonesia patut berbangga dengan statusnya sebagai negara kepulauan. Alih-alih menjadi batasan, selat dan laut bukanlah pemisah antara satu pulau dengan yang lain. Lebih dari itu, dibalik terwujudnya negara kesatuan dengan wilayah laut yang luas ini, ada perjuangan diplomasi yang harus selalu diingat, yaitu Deklarasi Djuanda. Deklarasi Djuanda yang dilaksanakan pada 13 Desember […]

Kampus ITS, Opini – Peristiwa pemberontakan Gerakan 30 September Partai Komunis Indonesia (G30S/PKI) yang telah terjadi 56 tahun silam masih terus menjadi topik hangat di tengah masyarakat. Bagaimana tidak, baru 20 tahun setelah masyarakat Indonesia berjuang mati-matian, DN Aidit dan pengikutnya yang tergabung dalam PKI melakukan pemberontakan. Hal ini dilakukan untuk merubah ideologi Bangsa Indonesia, […]

Latest Videos
×