News

Singapore, ITS News — Institut Teknologi Sepuluh Nopember (ITS) has strengthened its global standing through a series of strategic engagements in Singapore and Batam, uniting alumni, industry leaders, and international partners to advance its 2021–2045 World Class University vision and foster impactful collaborations in innovation, talent development, and global competitiveness In pursuit of its 2021–2045 […]

Latest News
Sungguh takjub, ketika seorang yang peduli masa depan bangsa ini berkata, ”Orang Indonesia sudah terlalu terbiasa menggunakan oral untuk memenuhi hasrat”. Padahal sebenarnya ada organ tangan yang memiliki sepuluh jari untuk berkreasi. Tak usah semua jari lah!, cukup dua jari saja kita bisa melampiaskan keinginan itu. Tapi jarang orang melakukannya, kenapa?.
Namanya Marion King Hubbert, seorang ilmuan geologi yang bekerja pada laboratorium penelitian Perusahaan Shell di Houston, Texas. Dialah yang mengungkapkan akan habisnya sumber daya energi dari minyak bumi karena eksplorasi secara terus menerus, dalam jurnal ilmiahnya di tahun 1956. inilah yang kita kenal dengan Teori Peak Oil. Hubbert mengatakan, eksploitasi besar-besaran akan terjadi sekitar tahun 2000, setelah itu produksi akan menurun dan tahun 2200 minyak bumi tinggal kenangan.
Sering kali kita melupakan keberadaannya, karena kita beranggapan bahwa mereka adalah sekumpulan orang yang selalu dianggap kotor bahkan menjijikkan. Hingga mereka pun dianggap sebagai sampah masyarakat. Tak peduli terik panas matahari yang terus menyengat mereka tetap berjuang untuk tetap bertahan hidup. Apakah mereka harus tetap berjuang sendiri hingga menghempaskan mereka ke jalanan???

“Bukan kami yang berkeinginan seperti ini”     Suara hati, dari salah satu anggota masyarakat     Sepenggal kalimat diatas, merupakan sepengggal suara hati acap kali terlontar dari salah satu anggota masyrakat, yang sering kali kita lupakan keberadaannya. Karena selama ini mereka selalu dipandang sebelah mata. Selain karena penampilan mereka yang menjijikkan ataupun kotor bahkan wajah mereka […]

Bagi para penggila olahraga sepak bola, pasti mengenal sosok Arsene Wenger. Pelatih berjuluk le proffesseur ini sukses merubah wajah Arsenal. Dari sebuah klub kecil di pinggiran utara London menjadi rakasasa Eropa dengan gudang peluru yang tak pernah habis. Ketika klub besar Eropa sekelas Real Madrid atau Chelsea senang menggelontorkan uang untuk mencari bintang. Ia malah jalan-jalan mencari “anak kecil” yang bisa main bola untuk ia didik.
1...164165166167168...211
Trending

Kampus ITS, Opini — Indonesia patut berbangga dengan statusnya sebagai negara kepulauan. Alih-alih menjadi batasan, selat dan laut bukanlah pemisah antara satu pulau dengan yang lain. Lebih dari itu, dibalik terwujudnya negara kesatuan dengan wilayah laut yang luas ini, ada perjuangan diplomasi yang harus selalu diingat, yaitu Deklarasi Djuanda. Deklarasi Djuanda yang dilaksanakan pada 13 Desember […]

Kampus ITS, Opini – Peristiwa pemberontakan Gerakan 30 September Partai Komunis Indonesia (G30S/PKI) yang telah terjadi 56 tahun silam masih terus menjadi topik hangat di tengah masyarakat. Bagaimana tidak, baru 20 tahun setelah masyarakat Indonesia berjuang mati-matian, DN Aidit dan pengikutnya yang tergabung dalam PKI melakukan pemberontakan. Hal ini dilakukan untuk merubah ideologi Bangsa Indonesia, […]

Jelajahi Cerita Inspiratif ITS

Temukan inovasi, penelitian terkini, dan kisah sukses sivitas akademika ITS dalam setiap edisi majalah kami.

Latest Videos
×