News

Singapore, ITS News — Institut Teknologi Sepuluh Nopember (ITS) has strengthened its global standing through a series of strategic engagements in Singapore and Batam, uniting alumni, industry leaders, and international partners to advance its 2021–2045 World Class University vision and foster impactful collaborations in innovation, talent development, and global competitiveness In pursuit of its 2021–2045 […]

Latest News
Salah seorang wartawan bertanya pada Ahmadinejad, ”Saat anda bercermin di pagi hari, apa yang anda katakan pada diri anda?” Ahmadinejad menjawab, ”Saya melihat seseorang di cermin dan berkata padanya , ”Ingatlah, anda tidak lebih dari seorang pelayan kecil. Di depanmu hari ini ada tanggungjawab besar dan itu adalah melayani bangsa”.
Apa sebenarnya tujuan mahasiswa bertahan di Organisasi Kemahasiswaan (Ormawa). Pertanyaan itu sejak dulu selalu bergelayut di pikiran saya. Meski tugas kuliah menumpuk, asistensi terus menunggu toh masih ada saja mereka yang mau membagi waktu studinya untuk kepentingan ormawa. Bodoh, mungkin menurut sebagian teman-teman yang mencoba tenang hanya berkawan dengan buku diktat kuliahnya saja.
Bangkit itu malu, Malu jadi benalu, Malu karena minta melulu. Itulah sepotong kata yang pernah diucapkan Dedy Mizwar beberapa waktu lalu dalam rangka Kebangkitan Nasional. Namun sepertinya kita belum juga bangkit. Pasalnya malu sudah lama berlalu. Malu tidaklah lagi menjadi kepribadian kita. Tidak ada malu untuk melanggar aturan. Tidak malu menipu bangsa. Tidak malu mencuri. Tidak malu untuk korupsi.
Dua malam menjelang hari bersejarah itu tiba dan ketika jarum jam tepat menunjukkan pukul 22.00, terjadi perdebatan sengit antara pemuda dan Bung Karno. Syahrir-lah yang pertama kali tahu tentang berita kekalahan Jepang melalui siaran radio bawah tanahnya. Rumah sederhana di Jalan Pegangsaan Timur no 56 itu menjadi saksi ketika darah-darah muda bergelora untuk segera menuntaskan perjuangan panjang.
Dirgahayu Republik Indonesia tahun ini sungguh istimewa. Selain jatuh pada hari Minggu, peringatan kemerdekaan tahun ini juga bertepatan dengan seratus tahun kebangkitan nasional. Namun alangkah belum sreg seandainya berbicara kebangkitan nasional namun tidak meyinggung masalah budaya bahari. Karena bagaimana pun juga bangsa ini lahir dan besar dari laut.
1...166167168169170...211
Trending

Kampus ITS, Opini — Indonesia patut berbangga dengan statusnya sebagai negara kepulauan. Alih-alih menjadi batasan, selat dan laut bukanlah pemisah antara satu pulau dengan yang lain. Lebih dari itu, dibalik terwujudnya negara kesatuan dengan wilayah laut yang luas ini, ada perjuangan diplomasi yang harus selalu diingat, yaitu Deklarasi Djuanda. Deklarasi Djuanda yang dilaksanakan pada 13 Desember […]

Kampus ITS, Opini – Peristiwa pemberontakan Gerakan 30 September Partai Komunis Indonesia (G30S/PKI) yang telah terjadi 56 tahun silam masih terus menjadi topik hangat di tengah masyarakat. Bagaimana tidak, baru 20 tahun setelah masyarakat Indonesia berjuang mati-matian, DN Aidit dan pengikutnya yang tergabung dalam PKI melakukan pemberontakan. Hal ini dilakukan untuk merubah ideologi Bangsa Indonesia, […]

Jelajahi Cerita Inspiratif ITS

Temukan inovasi, penelitian terkini, dan kisah sukses sivitas akademika ITS dalam setiap edisi majalah kami.

Latest Videos
×