Berita

Lorem ipsum dolor sit amet, consectetur adipiscing elit, sed do eiusmod tempor incididunt ut labore et dolore magna aliqua. Ut enim ad minim veniam, quis nostrud exercitation ullamco laboris nisi ut aliquip ex ea commodo consequat. Duis aute irure dolor in reprehenderit in voluptate velit esse cillum dolore eu fugiat nulla pariatur. Excepteur sint occaecat […]

Berita Terbaru
Sejak beredar rumor tentang kemunduran Wali Kota Surabaya Ir Tri Risma Harini MT, berbagai aksi dan dukungan masyarakat pun terus bergulir. Tak terkecuali dari Mahasiswa ITS. Ingin menunjukkan solidaritasnya, Keluarga Mahasiswa (KM) ITS menggelar aksi long march bertajuk Risma Kerja, Jangan Ganggu, Jumat (21/2). Tak tanggung-tanggung, Risma sendiri turun untuk mengapresiasi dukungan yang ditunjukkan Mahasiswa ITS kepadanya.
Tak hanya membekali peserta dengan beberapa syarat untuk masuk kedunia kerja bertaraf internasional, dalam acara Career Interview Program (CIS) turut dijabarkan pula terkait fenomena generasi Y dan kaitannya dalam dunia kerja, Sabtu (22/2).
Akibat letusan Gunung Kelud pada Kamis (13/2), Keluarga Mahasiswa (KM) ITS segera melakukan forum kajian guna membahas persiapan mereka terkait bantuan yang akan diberikan. Hal ini akhirnya dilanjutkan dengan aksi penggalangan dana dan pengiriman 16 relawan ke Posko Pusat PMI di Kediri pada Senin (17/1). Tak sendiri, KM ITS pun berkoordinasi dengan KM Politeknik Elektro Negeri Surabaya (PENS) Surabaya untuk melancarkan aksi ini.
Menanggapi ASEAN Economic Community (AEC) yang akan diberlakukan tahun 2015 mendatang, Himpunan Mahasiswa Teknik Material dan Metalurgi (HMMT) menggelar Career Interview Program (CIS) Sabtu, (22/2). Acara bertajuk Indonesian Standart Competence and Performance is they Key to Adress Asean Economic Community  ini membahas cara untuk menjadi tenaga kerja bertaraf Internasional. 
''Ibu mau janji kalau Ibu tidak akan mundur?'' tanya Najwa. Risma menjawab, ''Tidak mau.'' Seketika ribuan masyarakat berkomentar mengenai paparan Risma dalam dialog bertema Blak-blakan dengan Risma di Mata Najwa Rabu (12/02) tersebut. Tak ayal mahasiswa pun ikut berkomentar. Diskusi terbuka KM ITS pada Rabu malam (19/02) di Plasa dr. Angka pun menjadi ruang dialog para mahasiswa.
1...887888889890891...3240
Sedang Tren

Kampus ITS, Opini — Indonesia patut berbangga dengan statusnya sebagai negara kepulauan. Alih-alih menjadi batasan, selat dan laut bukanlah pemisah antara satu pulau dengan yang lain. Lebih dari itu, dibalik terwujudnya negara kesatuan dengan wilayah laut yang luas ini, ada perjuangan diplomasi yang harus selalu diingat, yaitu Deklarasi Djuanda. Deklarasi Djuanda yang dilaksanakan pada 13 Desember […]

Kampus ITS, Opini – Peristiwa pemberontakan Gerakan 30 September Partai Komunis Indonesia (G30S/PKI) yang telah terjadi 56 tahun silam masih terus menjadi topik hangat di tengah masyarakat. Bagaimana tidak, baru 20 tahun setelah masyarakat Indonesia berjuang mati-matian, DN Aidit dan pengikutnya yang tergabung dalam PKI melakukan pemberontakan. Hal ini dilakukan untuk merubah ideologi Bangsa Indonesia, […]

Insights

Jelajahi perjalanan riset ITS: dari ide awal hingga dampak nyata yang mengubah dunia.

Jelajahi Cerita Inspiratif ITS

Temukan inovasi, penelitian terkini, dan kisah sukses sivitas akademika ITS dalam setiap edisi majalah kami.

Video Terbaru
×