Berita

Lorem ipsum dolor sit amet, consectetur adipiscing elit, sed do eiusmod tempor incididunt ut labore et dolore magna aliqua. Ut enim ad minim veniam, quis nostrud exercitation ullamco laboris nisi ut aliquip ex ea commodo consequat. Duis aute irure dolor in reprehenderit in voluptate velit esse cillum dolore eu fugiat nulla pariatur. Excepteur sint occaecat […]

Berita Terbaru
Belakangan ini, Smart City menjadi topik hangat yang dibicarakan masyarakat Indonesia. Banyak kota-kota di Indonesia ingin menjadi Smart City. Namun, untuk menjadi Smart City bukanlah perkara mudah, sebuah kota harus memenuhi syarat dalam berbagai aspek. Hal serupa turut disampaikan Calon Walikota Surabaya, Dr (HC) Ir Tri Rismaharini MT ketika mengenalkan kotanya sebagai Smart City dalam gelaran CITIES 2015, Selasa (3/11).
Sebagai penunjang proses belajar-mengajar, banyak tenaga ahli dari luar yang kerap didapuk Institut Teknologi Sepuluh Nopember (ITS) sebagai pembicara dalam kegiatan kuliah tamu di beberapa Jurusan. Kali ini giliran mahasiswa jurusan Desain Produk Industri (Despro) yang mendapat kesempatan itu. Bersama komikus saal Perancis, Simon Hureau, mereka berguru mengenai Ilustrasi Konseptual, Selasa (3/11).
Setelah sukses mengadakan pemilihan umum calon ketua jurusan (Kajur) Institut Teknologi Sepuluh Nopember (ITS) Oktober lalu, akhirnya kajur beserta sekretarisnya resmi dilantik, Senin (2/11). Bertempat di Gedung Robotika, pelantikan ini pun dipimpin langsung oleh Rektor ITS, Prof Ir Joni Hermana MScES PhD. Kajur dan sekretaris jurusan (Sekjur) tersebut akan mengemban amanah hingga 2019 mendatang.
Mengusung tema Intelligent Planning Towards Smart Cities, gelaran bertajuk CITIES pun berhasil mendatangkan lebih dari 400 peserta seminar dari berbagai nnegara. Tak pelak, gelaran yang bertempat di Novotel Hotel Surabaya ini pun menjadi salah satu program internasional milik Jurusan Perencanaan Wilayah dan Kota (PWK) ITS, Rabu (3/11).
Seringkali, perguruan tinggi (PT) luar negeri terkesan dan dianggap lebih baik dibandingkan yang ada di negeri sendiri. Akhirnya, banyak pelajar berbondong-bondong melanjutkan studinya ke luar negeri dengan alasan kualitas pendidikan yang lebih baik. Namun, tahukah anda bahwasanya tidak sedikit akademisi pribumi yang disegani karena ikut ambil bagian dalam perkembangan kelimuan disana? Seperti halnya yang dilakukan Prof Ir Renanto Handogo MSc PhD, Dosen Teknik Kimia ITS ini kerap menjadi pembicara di National Taiwan University of Science and Technology (NTUST) setiap kunjungannya ke Taiwan.
1...475476477478479...3240
Sedang Tren

Kampus ITS, Opini — Indonesia patut berbangga dengan statusnya sebagai negara kepulauan. Alih-alih menjadi batasan, selat dan laut bukanlah pemisah antara satu pulau dengan yang lain. Lebih dari itu, dibalik terwujudnya negara kesatuan dengan wilayah laut yang luas ini, ada perjuangan diplomasi yang harus selalu diingat, yaitu Deklarasi Djuanda. Deklarasi Djuanda yang dilaksanakan pada 13 Desember […]

Kampus ITS, Opini – Peristiwa pemberontakan Gerakan 30 September Partai Komunis Indonesia (G30S/PKI) yang telah terjadi 56 tahun silam masih terus menjadi topik hangat di tengah masyarakat. Bagaimana tidak, baru 20 tahun setelah masyarakat Indonesia berjuang mati-matian, DN Aidit dan pengikutnya yang tergabung dalam PKI melakukan pemberontakan. Hal ini dilakukan untuk merubah ideologi Bangsa Indonesia, […]

Insights

Jelajahi perjalanan riset ITS: dari ide awal hingga dampak nyata yang mengubah dunia.

Jelajahi Cerita Inspiratif ITS

Temukan inovasi, penelitian terkini, dan kisah sukses sivitas akademika ITS dalam setiap edisi majalah kami.

Video Terbaru
×