Abmas ITS Evaluasi Kenyamanan Akustik dan Cahaya Ruang Kelas - ITS News

Abmas ITS Evaluasi Kenyamanan Akustik dan Cahaya Ruang Kelas

Published on
By
Tim abmas ITS saat melakukan pengukuran tingkat kebisingan pada simulasi kegiatan belajar-mengajar di SMA Wachid Hasyim 2, Sidoarjo
Tim abmas ITS saat melakukan pengukuran tingkat kebisingan pada simulasi kegiatan belajar-mengajar di SMA Wachid Hasyim 2, Sidoarjo

Sidoarjo, ITS News — Tingginya tingkat kebisingan dan intensitas cahaya berisiko menurunkan efektifitas kegiatan belajar mengajar di ruang kelas. Merespon masalah ini, tim Pengabdian kepada Masyarakat (Abmas) Departemen Teknik Fisika (DTF) Institut Teknologi Sepuluh Nopember (ITS) mengevaluasi kenyamanan akustik dan intensitas pencahayaan ruang kelas, Sabtu (12/9).

Dosen DTF ITS Devita Rachmat ST MT menyampaikan bahwa kegiatan abmas ini dijalankan atas keluhan kebisingan di lingkungan sekolah mitra, yakni SMA Wachid Hasyim 2. Deru kereta yang melintas sepanjang hari di samping gedung sekolah membuat suara guru terkadang tidak terdengar. “Kondisi ini menyebabkan konsentrasi belajar siswa terpecah,” jelasnya.

Tim abmas ITS sedang membaca data hasil pengukuran tingkat kebisingan pada instrumen Sound Level Meter (SLM)
Tim abmas ITS sedang membaca data hasil pengukuran tingkat kebisingan pada instrumen Sound Level Meter (SLM)

Menanggapi persoalan tersebut, tim Abmas ITS melakukan pengukuran tingkat kebisingan menggunakan instrumen Sound Level Meter (SLM) melalui tiga skenario pengujian. Devita menerangkan, pengujian tersebut mencakup kondisi kebisingan kereta saat kegiatan belajar di kelas berlangsung, saat tidak ada pembelajaran, serta pengukuran background noise.

Sementara itu, pengukuran intensitas pencahayaan dilakukan menggunakan instrumen lux meter pada 25 titik kisi yang ditentukan berdasarkan standar perhitungan teknis. Hasilnya kemudian dievaluasi berdasarkan SNI 6197:2020 yang mengatur terkait standar pencahayaan. “Kedua pengukuran dilaksanakan dalam waktu berbeda menyesuaikan jadwal belajar,” jelas anggota tim Laboratorium Akustik dan Fisika Bangunan DTF ITS ini

Tim abmas ITS saat melakukan pengukuran intensitas pencahayaan dengan instrumen lux meter
Tim abmas ITS saat melakukan pengukuran intensitas pencahayaan dengan instrumen lux meter

Berdasarkan hasil pengujian, intensitas pencahayaan alami di ruang kelas dinilai telah memenuhi batas aman. Sebaliknya, tingkat polusi suara tergolong tinggi melampaui 70 desibel saat kereta melintas. Perempuan berkacamata tersebut menjelaskan, temuan ini menjadi dasar evaluasi untuk memperbaiki desain bukaan ventilasi dengan menambahkan panel peredam suara.

Dengan demikian, inisiatif tersebut kian mengokohkan kontribusi ITS dalam mendukung pencapaian Sustainable Development Goals (SDGs). Poin yang didukung meliputi poin ke-4 tentang Pendidikan Bermutu dan poin ke-17 tentang Kemitraan untuk Mencapai Tujuan. Kegiatan abmas ini diharapkan dapat terus menyalakan semangat riset dan kolaborasi untuk menjawab berbagai tantangan di masyarakat. (*)

 

Reporter: Jecklin Chintya Galle Djami
Redaktur: Khaila Bening Amanda Putri

×