
Kampus ITS, ITS News — Sebagai perwujudan konkret dukungan terhadap perkembangan iklim riset, Institut Teknologi Sepuluh Nopember (ITS) meluncurkan MyITS ProLab. MyITS ProLab akan berfungsi sebagai sistem informasi pengelolaan laboratorium layanan terpadu ITS dengan memanfaatkan laboratorium untuk pengujian.
Rektor ITS Prof Ir Bambang Pramujati ST MSc Eng PhD menyebut, MyITS ProLab merupakan sarana terkemuka yang akan memberikan kebermanfaatan dalam memfasilitasi aset laboratorium ITS. Melalui MyITS ProLab, ITS juga menghadirkan sistem transparansi proses pelaporan keuangan yang dapat terakomodasi dengan baik. “Sistem ini bertujuan untuk mengoptimalisasi sistem pelayanan dalam pengujian laboratorium ITS,” papar Bambang.
Guru besar Teknik Mesin ITS tersebut pun menyampaikan, dengan MyITS ProLab ini, akses pengguna layanan terhadap laboratorium dapat dipermudah. Dengan kemudahan tersebut, kolaborasi ITS bersama industri beserta pemerintah dapat ditingkatkan. Hal ini juga sekaligus mendukung realisasi Sustainable Development Goals (SDGs) terkait pendidikan berkualitas dan peningkatan pertumbuhan ekonomi. “Maka ITS dapat terus berkembang sebagai entrepreneurial university,” ujarnya.

Lebih lanjut, Kepala Direktorat Kerjasama Dan Pengelolaan Usaha (DPKU) ITS Tri Joko Wahyu Adi ST MT PhD menerangkan, MyITS ProLab nantinya akan beroperasi layaknya marketplace untuk layanan pengujian dan kalibrasi. Marketplace MyITS ProLab akan menunjukkan beberapa opsi pengujian yang dapat dilakukan beserta harganya. “Tentunya fitur ini dapat diakses oleh berbagai pihak, mulai dari internal hingga eksternal,” jelasnya menambahkan.
Lebih lanjut, Tri menjelaskan penggunaan MyITS ProLab diawali dengan klien yang mem-booking sistem, kemudian dilanjutkan dengan penentuan kesanggupan departemen. Apabila departemen menerima, klien akan mendapatkan virtual account dan perlu membayar dalam jangka waktu 1×24 jam. Hasil pendapatan dari MyITS ProLab akan dibagikan dengan proporsi bagi ITS 20 persen, departemen 10 persen, serta proporsi laboratorium 70 persen.

Dalam proses kerjanya, MyITS ProLab ini memanfaatkan masa idle dari laboratorium pendidikan dan laboratorium riset ITS untuk dijadikan sarana pengujian. Dalam ProLab sendiri akan menunjukkan laboratorium-laboratorium mana saja yang dapat digunakan. “Masa idle ini dimana laboratorium tidak digunakan selain untuk praktikum mahasiswa dan keperluan riset ini harus dimanfaatkan seoptimal mungkin,” jelasnya.
Alumnus program doktoral National Taiwan University of Science ini pun membagikan terdapat berbagai manfaat yang dapat diperoleh oleh departemen, khususnya pendanaan bagi laboratorium. Tri berharap, MyITS ProLab ini dapat dimanfaatkan baik oleh berbagai pihak, mulai dari laboratorium hingga para pengguna layanan. “Sehingga kebermanfaatan yang diberikan akan semakin meluas dan meningkatkan asa kemajuan Kampus Pahlawan,” pungkasnya mengakhiri. (*)
Reporter: Nailah Rifdah Zakiyah
Redaktur: Shafa Annisa Ramadhani