
Kampus ITS, ITS News — Tim pengabdian masyarakat (abmas) Departemen Sistem Informasi Institut Teknologi Sepuluh Nopember (ITS) menerapkan aplikasi manajemen persediaan SI Stock. Menyasar UMKM Toko Pratama Berkah di Surabaya, kegiatan ini membantu mengelola stok sandal dan sepatu secara digital guna mengurangi risiko kehilangan penjualan (lost sales).
Ketua tim Abmas Prof Mahendrawathi ErST MSc PhD menuturkan bahwa kegiatan ini berangkat dari permasalahan pencatatan persediaan yang masih dilakukan secara manual. Kondisi tersebut mengakibatkan pelaku usaha kesulitan untuk memantau stok secara real-time,mengetahui produk terlaris, ataupun menentukan kebutuhan restok secara akurat. Selain itu, pencatatan manual berisiko terjadinya kekosongan stok produk dengan tingkat penjualan tinggi.
Sebagai solusi, imbuhnya, tim abmas menerapkan aplikasi SI Stock yang dilengkapi fitur mulai dari pencatatan produk, pengelolaan stok yang masuk dan keluar, hingga pencatatan transaksi penjualan. Tidak hanya itu, sistem ini juga tersedia fitur pemantauan stok yang menipis sehingga pelaku usaha dapat memperoleh informasi persediaan secara akurat dan komperehensif.

Sebagai solusi, tim pengabdi menerapkan aplikasi SI Stock yang dilengkapi fitur pencatatan produk, pengelolaan stok masuk dan keluar, pencatatan transaksi penjualan, hingga pemantauan stok menipis. Sistem ini dirancang untuk membantu pelaku usaha memperoleh informasi persediaan secara lebih cepat dan akurat. Dengan data yang tersimpan secara digital, proses pengambilan keputusan restock dapat dilakukan secara lebih terarah.
Selain itu, Guru Besar ke-160 ITS ini menambahkan bahwa SI Stock juga menyediakan fitur laporan penjualan, grafik pendapatan, dan pemantauan tingkat perputaran produk. Fitur tersebut memungkinkan pelaku usaha untuk memahami pola permintaan pelanggan dan mengelola inventarisnya. Melalui informasi yang tersaji secara real-time, pemilik usaha dapat memantau kondisi stok dengan lebih mudah.
Dalam pelaksanaannya, tim mahasiswa tidak hanya memperkenalkan aplikasi, tetapi juga memberikan pelatihan dan pendampingan penggunaan sistem secara langsung kepada mitra. Pendekatan tersebut dilakukan agar pelaku usaha mampu memahami penggunaan aplikasi secara bertahap serta dapat mengoperasikannya secara mandiri setelah program berakhir.

Pemilik Toko Pratama Berkah Umi menyambut positif penerapan SI Stock pada usahanya karena sistem ini mempermudah proses pengelolaan persediaan. Sistem ini pun membantu Umi untuk melakukan transformasi pencatatan bisnis yang semula dilakukannya secara manual. “Kami dapat memantau stok barang secara real-time dan membuat pengelolaan usaha menjadi lebih tertata,” tuturnya.
Melalui kegiatan ini, ITS berharap dapat mendorong transformasi digital UMKM yang lebih inklusif dan berkelanjutan. Program tersebut sejalan dengan Sustainable Development Goals (SDGs), khususnya poin 8 tentang Pekerjaan Layak dan Pertumbuhan Ekonomi serta poin 9 tentang Industri, Inovasi, dan Infrastruktur melalui pemanfaatan teknologi untuk meningkatkan produktivitas dan daya saing UMKM. (*)
Reporter: Nabila Rahadatul Aisy Koestriyaningrum
Redaktur: Mohammad Febryan Khamim