Berita

Kampus ITS, ITS News — Sulitnya menghadapi tantangan kritis terhadap pemantauan industri tekstil menyebabkan dampak negatif pada biaya produksi. Menanggapi permasalahan tersebut, lulusan program doktoral Departemen Teknik Sistem dan Industri (DTSI) Institut Teknologi Sepuluh Nopember (ITS) Dr Fajar Pitarsi Dharma SST MT membangun sistem pengontrolan kualitas tekstil melalui integrasi machine learning. Melalui Sidang Terbuka Promosi […]

Berita Terbaru
Jumat malam (13/3), enam orang mahasiswa ITS mendapat suatu musibah dan terdampar di sebuah pulau. Mereka mulai bangkit sambil membawa luka dan rasa sakit yang teramat sangat akibat kecelakaan tersebut. Dengan susah payah, mereka pun mencari sesuatu untuk mengganjal perutnya di pulau terpencil tak berpenghuni tersebut. Perkelahian pun tak terelakkan, bahkan saling bunuh demi ego dan urusan perut juga mewarnai hari kelabu itu.
Bulan Februari kemarin, ITS baru saja menyelesaikan program kerjasama dengan Direktorat Pendidikan Menengah dan Kejuruan (Dikmenjur). Program ini melibatkan 90 orang mahasiswa ITS yang menjadi sukarelawan dalam pendampingan sekolah menengah kejuruan di daerah-daerah terpencil di Jawa Tengah dan Jawa Timur selama enam bulan. Banyak kisah menarik selama mereka mengabdi ke SMK-SMK yang kebanyakan masih baru berdiri ini.
Derasnya arus informasi saat ini membuat banyak media-media semakin berlomba-lomba memberikan yang terbaik untuk masyarakat. Berawal dari sini pula Community of Santri Scholar of Ministry of Religion Affairs (CSSMORA) ITS mengadakan Pelatihan Jurnalistik (PETIK) 2009 selama dua hari mulai Sabtu (14/3) kemarin. Acara yang dihelat di Teater C tersebut menghadirkan pemateri dari sejumlah media cetak terkemuka serta mengundang mahasiswa dari berbagai kampus.
Ada yang bilang bahwa belajar sambil bekerja tidak akan membuahkan hasil maksimal. Tapi, tampaknya hal itu tak berlaku pada diri Khoirul Mukhlis. Di tengah rutinitas kerjanya sebagai konsultan IT di PT Digital Sistem Semesta, Khoirul mampu menyelesaikan studinya di program pascasarjana Teknik Elektro ITS. Istimewanya lagi, ia lulus dengan predikat cumlaude dengan IPK 3.96.
Lengkap sudah kebahagiaan Aprilia Ekawati Utami. Bagaimana tidak, Lia begitu ia akrab dipanggil, berhasil lulus program S2 Teknik Industri ITS dengan predikat cumlaude dengan IPK 3,89. Kerja keras dan komitmen menjadi kunci kesuksesannya.Prestasi akademis dan pengalaman hidup membuatnya makin mantap menapaki masa depannya.
1...36903691369236933694...4611
Sedang Tren

Kampus ITS, Opini — Indonesia patut berbangga dengan statusnya sebagai negara kepulauan. Alih-alih menjadi batasan, selat dan laut bukanlah pemisah antara satu pulau dengan yang lain. Lebih dari itu, dibalik terwujudnya negara kesatuan dengan wilayah laut yang luas ini, ada perjuangan diplomasi yang harus selalu diingat, yaitu Deklarasi Djuanda. Deklarasi Djuanda yang dilaksanakan pada 13 Desember […]

Kampus ITS, Opini – Peristiwa pemberontakan Gerakan 30 September Partai Komunis Indonesia (G30S/PKI) yang telah terjadi 56 tahun silam masih terus menjadi topik hangat di tengah masyarakat. Bagaimana tidak, baru 20 tahun setelah masyarakat Indonesia berjuang mati-matian, DN Aidit dan pengikutnya yang tergabung dalam PKI melakukan pemberontakan. Hal ini dilakukan untuk merubah ideologi Bangsa Indonesia, […]

Insights

Jelajahi perjalanan riset ITS: dari ide awal hingga dampak nyata yang mengubah dunia.

Jelajahi Cerita Inspiratif ITS

Temukan inovasi, penelitian terkini, dan kisah sukses sivitas akademika ITS dalam setiap edisi majalah kami.

Video Terbaru
×