News

Mahasiswa MMT mendominasi perolehan Best Presenter Awards pada ISCRBM 2 2018

Rab, 01 Agu 2018
2:22 am
Berita Terbaru
Share :
Oleh : Admin-Manajemen Teknologi   |

International Seminar of Contemporary Research on Business and Management (ISCRBM) 2 2018 merupakan seminar internasional yang dilaksanakan di Bali pada 30-31 Juli 2018. Seminar ini diikuti oleh ratusan peserta dari berbagai universitas untuk mendiseminasikan hasil penelitiannya, terutama di bidang manajemen. Belasan Mahasiswa MMT juga turut berpartisipasi pada perhelatan Ilmiah ini.

MMT patut berbangga karena ketiga mahasiswanya meraih Best Presenter Awards pada ISCRBM 2 2018 dari total keseluruhan lima penghargaan. Ketiga Mahasiswa tersebut adalah Anggoro Sudjatmiko, Mahasiswa Kelas Kerjasama PT. Total Indonesie bidang keahlian Manajemen Industri, yang meraih penghargaan Best Presenter Awards in Operational Subject. Mahasiswa kedua adalah Ony Prabowo, Mahasiswa Manajemen Teknologi Informasi Angkatan 2016, yang berhasil menyabet Best Presenter Awards in Marketing Subject. Mahasiswa ketiga adalah Djoko Cahyo Utomo Lieharyani. Mahasiswa bidang keahlian Manajemen Teknologi Informasi angkatan 2016. Djoko meraih Best Presenter Awards di bidang Human Resource.

Djoko, salah satu peraih penghargaan, mengangkat penelitiannya sebagai bahan presentasi terkait dengan Good University Governance (GUG) pada suatu perguruan tinggi di Bali. Latar belakang Djoko mengambil topik ini adalah karena perguruan tinggi tersebut memerlukan implementasi GUG berdasarkan hasil evaluasi diri. Menurut Djoko, tata kelola (governance) di perguruan tinggi tersebut sudah mulai diperkuat. Oleh sebab itu Djoko melakukan audit yang berfokus pada penyelarasan strategi bisnis dengan teknologi informasi menggunakan COBIT 5. Penelitiannya dilakukan bersama dengan kedua teman sekelasnya, yaitu Pande Gede Angga Priardhi Putra (Angga) dan Ida Bagus Gde Kresna Adi Jaya (Gusde). Mereka melakukan penelitian bersama dengan pada obyek penelitian yang sama tetapi topik penelitiannya berbeda. Angga meneliti audit aset, sumber daya, adan kapabilitas teknologi informasi, sedangkan Gusde meneliti manajemen resiko terkait teknologi informasi.

Ada beberapa tahapan yang dilakukan Djoko untuk menyelesaikan penelitiannya. Pertama adalah melakukan assessment dan audit dengan wawancara dengan pihak perguruan tinggi mengacu pada framework COBIT 5. Selain itu, Djoko juga melakukan diskusi dengan expert. Tahap kedua adalah melakukan uji validitas dan reliabilitas hasil kuesioner dengan aplikasi statistika. Tahap terakhir adalah proses Penentuan prioritas dari rekomendasi dengan Fuzzy Analytical Hierarchy Process. Hasil dari penelitiannya adalah pengelolaan portofolio yang diperbaiki. Portofolio aplikasi strategis pada perguruan tinggi tersebut sebenarnya sudah ada, tetapi belum mempertimbangkan investasi, keterbatasan sumber daya, prioritas program, dan layanan berdasarkan resiko yang ada. (dcu/gwb)

Latest News

  • The 3rd International Conference on Management of Technology, Innovation, and Project 2021

    Kami dengan hormat mengundang semua peneliti, akademisi, mahasiswa, praktisi, dan pengamat untuk bergabung dalam The 3rd International Conference on

    25 Jun 2021
  • ITS Lantik Pimpinan Pertama Sekolah Pascasarjana Interdisiplin

      Setelah dilakukannya soft launching Sekolah Interdisiplin Manajemen dan Teknologi (SIMT), beberapa waktu lalu, Institut Teknologi Sepuluh Nopember (ITS) melantik Dekan dan Wakil

    08 Apr 2021
  • Kuliah Perdana Departemen Manajemen Teknologi 2021: Digitisasi dengan Teknologi Artificial Intelligence/Advanced Analytics

    ITS Bidik Generasi Siap Digitisasi dengan Teknologi AI Post Views: 174

    13 Mar 2021