Untuk mendorong kolaborasi internasional, Ditjen Diktiristek terus mendukung riset dan inovasi. Dukungan ini dilakukan melalui Direktorat Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat (DPPM). Salah satu bentuknya adalah Program International Science Partnerships Fund (ISPF) 2025. Program ini merupakan skema pendanaan global yang didanai oleh British Council.
Menindaklanjuti surat edaran Direktur DPPM nomor 0286/C3/DT.05.00/2025 tertanggal 7 Juli 2025. DPPM menyampaikan hasil verifikasi pernyataan minat ISPF 2025. Berikut beberapa informasi penting yang perlu diperhatikan:
Daftar Peneliti ITS Lolos Pernyataan Minat
Program ISPF 2025 merupakan peluang penting untuk memperluas jejaring akademik global dan memperkuat daya saing riset Indonesia di kancah internasional. Oleh karena itu, diharapkan para dosen peneliti yang telah lolos verifikasi dapat memanfaatkan kesempatan ini dengan sebaik-baiknya dan segera menuntaskan proses pengunggahan proposal sesuai ketentuan yang berlaku.
Lampiran:
Institut Teknologi Sepuluh Nopember (ITS) bersama dengan Badan Riset dan Inovasi Nasional (BRIN) mengundang pengusul untuk mengikuti Call for
Sehubungan dengan pelaksanaan Program Post Doctoral dan Frontiers Dana HETI ADB ITS Tahun 2026, Direktorat Riset dan Pengabdian kepada
🎯 Batas Waktu Pengunggahan Proposal: Kamis, 5 Februari 2026, Pukul 16.00 WIB Sehubungan dengan berakhirnya batas waktu awal pendaftaran
💡 Kesempatan Pendanaan Riset Kolaboratif Internasional!📅 Batas Waktu: 31 Maret 2026, Pukul 17.00 WIB (UTC+7) 🚀 Tentang Programe-ASIA Joint