Dalam upaya memperkuat tata kelola laut global berbasis data, Global Fishing Watch membuka Open Ocean Research Grant Program yang ditujukan bagi para peneliti di seluruh dunia. Program ini memberikan pendanaan untuk riset inovatif yang memanfaatkan data aktivitas manusia di laut, khususnya yang mendukung pengembangan teknologi serta perluasan pemanfaatan data Global Fishing Watch.
Program ini menjadi peluang strategis bagi sivitas akademika ITS untuk berkontribusi dalam penelitian global, khususnya dalam bidang kelautan dan perikanan yang berkelanjutan.
Terdapat tujuh fokus utama yang didanai dalam program ini:
Program ini menawarkan dua skema pendanaan:
Durasi proyek berkisar antara 12 hingga 24 bulan, dengan target pendanaan sekitar 10 proyek riset terpilih.
Pendaftaran terbuka bagi:
Batas akhir pengusulan proposal adalah 17 Juni 2025. Pengajuan dilakukan melalui tautan:🔗 https://forms.gle/w6eFEt7DcC2W2YHRA
Diharapkan sivitas akademika ITS dapat memanfaatkan kesempatan ini untuk mendukung riset berdaya guna di bidang kelautan yang berkelanjutan dan berbasis data.
Lampiran:
Menindaklanjuti Surat dari Kementerian Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi Nomor 0006/C4/AL.04/2026 tanggal 7 Januari 2026, mengenai Mekanisme Pengembalian Sisa
Menindaklanjuti surat Direktur Jenderal Riset dan Pengembangan Nomor 0535/C/HM.00.03/2025 tanggal 31 Desember 2025 perihal Informasi Honorarium Peneliti, serta merujuk
Menindaklanjuti surat Direktur Hilirisasi dan Kemitraan Nomor 1208/C4/AL.04/2025 tanggal 30 Desember 2025 perihal Pengumuman Perpanjangan Waktu Penerimaan Proposal Program
YCAB Asia bersama PLUS (Platform Usaha Sosial) membuka program Dana Hibah Generasi Berkarya 2026 untuk organisasi atau yayasan yang