DKPU

Direktorat Kerjasama dan Pengelolaan Usaha

Profil Singkat

Dasar Pendirian DKPU-ITS

Direktorat Kerjasama dan Pengelolaan Usaha (DKPU) ITS didirikan berdasarkan Peraturan Rektor Institut Teknologi Sepuluh Nopember No. 26 Tahun 2019 tentang Organisasi dan Tata Kerja Sekretaris Institut, Direktorat, Biro, Kantor, Perpustakaan, dan Unit di lingkungan Intitut Teknologi Sepuluh Nopember. DKPU ITS merupakan unsur pengelola satuan usaha yang meliputi pengelolaan kerjasama profesional, Aset dan usaha mandiri.

 

DKPU-ITS sebagai Revenue Generator

Sebagai badan layanan yang langsung dibawah kendali Wakil Rektor IV ITS, DKPU memiliki posisi yang strategis di ITS karena fungsi yang diembannya, yakni sebagai revenue generator bagi ITS.

Pada dasarnya, fungsi revenue generator ITS selama ini telah berjalan melalui berbagai kegiatan dalam lingkup kerjasama di bidang pendidikan, penelitian, pengabdian masyarakat, kerjasama profesional, dan kerjasama pemanfatan aset. Namun, dengan perubahan ITS menjadi Perguruan Tinggi Berbadan Hukum (ITS PTN-BH), maka lingkup penggalangan dan pengelolaan dana secara institusional menjadi lebih luas lagi, yang diharapkan dapat lebih meningkatkan konfribusi sumber-sumber pendapatan Non-APBN dan Non-PNBP dalam mendukung penyelenggaraan Tri Dharma Perguruan Tinggi.

Walaupun sangat disadari bahwa tugas dari DKPU sangat berat, namun DKPU ITS bertekad untuk bekerja sebaik mungkin melayani dan bekerjasama secara optimal dengan seluruh stakeholder yang ada, baik di internal ITS maupun dengan pihak-pihak eksternal yang selama ini telah dan akan bekerjasama dengan ITS. Harapannya kedepan, kontribusi ITS yang bersumber dari usaha-usaha komersial dan penunjang akan semakin meningkat.

 

Fungsi yang dijalankan DKPU-ITS

Dalam melaksanakan tugas-tugas utama yang diberikan tersebut, DKPU ITS menyelenggarakan beberapa fungsi, antara lain:

  1. Penggalangan dana secara institusional, baik hasil dari kegiatan usaha komersial, kerjasama profesional, kerjasama pemanfaatan aset, dan hasil donasi.
  2. Pengelolaan dana abadi ITS secara profesional.
  3. Pengembangan kegiatan usaha ITS melalui pemanfaatan penemuan dalam bidang ilmu pengetahuan dan teknologi secara profesional.