BURB

BIRO UMUM DAN REFORMASI BIROKRASI
04 Juni 2020, 13:06

STAF BURB PANEN DANA HIBAH PENELITIAN ITS

Oleh : itsedo | | Source : -

Seperti di tahun-tahun sebelumnya, ITS mengalokasikan dana khusus untuk mewadahi ide-ide kreatif dan inovatif seputar kegiatan penelitian dan pengabdian masyarakat. Melaui Direktorat Riset dan Pengabdian Masyarakat (DRPM), ITS di tahun 2020 menyediakan beberapa skema untuk menampung berbagai judul proposal dari para sivitas. Tak hanya dosen dan mahasiswa, tenaga kependidikan juga diberikan peluang apik untuk ikut serta mengembangkan diri di ranah penelitian ini.

Di tahun 2020, sebagai awal terbentuknya Biro Umum dan Reformasi Birokrasi (BURB) telah berhasil menorehkan capaian dalam hal penelitian. Tiap subbagian dan bagian yang ada di BURB ikut berpartisipasi aktif dalam seleksi hibah penelitian ini. Judul proposal penelitian yang diusungpun sesuai dengan kekhasan tupoksi masing-masing. Dari beberapa judul yang didaftarkan, ada dua judul yang berhasil memperoleh dana hibah penelitian ITS.

Susi Agustina W, ST.,MT. (Kepala Unit Pengembangan Smart Eco Campus) bersama tim yang terdiri dari IDAA Warmadewanthi ST.,MT.,Ph.D (Departemen Teknik Lingkungan), Arseto Yekti Bagastyo, ST.,MT.,M.Phil.,Ph.D. (Departemen Teknik Lingkungan), dan Mohammad Setyo (Staf K3L) berhasil lolos seleksi melalui skema Penelitian Kajian Kebijakan. Judul yang diusung sesuai dengan kekhasan unit K3L “Kajian Sistem Pengelolaan Limbah Bahan Berbahaya dan Beracun (B3) Kegiatan Pendidikan di Kampus ITS”. Sinergi antara BURB dengan Unit Smart Eco Campus dan beberapa unit lainnya memang menjadi suatu keharusan untuk menghasilkan kinerja unggulan yang bermanfaat bagi ITS. Menurut Ibu Susi, selaku ketua tim penelitian, secara umum penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi jenis  dan timbulan (jumlah) limbah B3 yang dihasilkan dari semua aktifitas di kampus ITS, yaitu dari kegiatan laboratorium serta aktifitas akademik lainnya dan administrasi dari  civitas akademika. Selanjutnya direncanakan pengelolaan limbah B3 tersebut yang dimulai dengan bagaimana pewadahan, pengumpulan serta penyimpanan yang sesuai dengan peraturan perundangan yang berlaku di Indonesia. Harapan dari penelitian ini adalah suatu desain awal tempat penyimpanan sementara limbah B3 kampus ITS yang baik dan sesuai kaidah yang benar, untuk selanjutnya diangkut dan diolah oleh pihak ketiga yang mempunyai ijin mengolah limbah B3.

Tak mau ketinggalan momen bagus, Agus Santoso dari Subbagian Kearsipan dan Dokumentasi Multimedia BURB juga berhasil lolos dalam penelitian bertajuk “Tingkat Media Literacy Pengelola Arsip di Lingkungan ITS”. Dalam kesempatan ini Agus berkolaborasi dengan Isminarti,ST (Pengelola Arsip dari Departemen Fisika) yang juga finalis arsiparis berprestasi tingkat Nasional untuk mewarnai penelitian seputar kondisi arsiparis di ITS. Penelitian ini berhasil mendapatkan dana Rp. 20 juta. Menurut Agus, selaku ketua tim, penelitian ini diharapkan mampu menggambarkan bagaimana kompetensi yang dimiliki oleh para pengelola arsip di lingkungan ITS. Pengelola arsip adalah profesi penting yang sangat erat kaitannya dengan pengelolaan informasi di setiap unit kerja di ITS. Pelaksanaan tupoksi tersebut tidak akan berjalan dengan baik jika tidak dibarengi dengan kompetensi unggulan. Media literacy adalah salah satu kompetensi yang menggambarkan bagaimana pengelola arsip mampu mengakses, menganalisa, dan mengkomunikasikan informasi, baik yang berupa informasi konvensional berbasis kertas maupun informasi berbasis digital. Pengelola arsip yang memiliki tingkat media literacy yang tinggi dianggap mampu mengelola informasi dengan baik. Harapannya hasil penelitian ini bisa memberikan masukan terhadap berbagai kebijakan peningkatan kompetensi SDM di ITS khususnya bagia para pengelola arsip.

Kepala Biro Umum dan Reformasi Birokrasi, Drs. Ec. Murtriyono, M.Si, menyampaikan harapannya semoga dua staf BURB yang berhasil mendapatkan dana hibah penelitian ITS ini mampu membakar semangat dan motivasi para staf di lingkungan BURB. Ini adalah awal di tahun pertama, akan ada tahun-tahun selanjutnya yang bisa dimanfaatkan oleh para tenaga kependidikan untuk menyalurkan ide dan inovasi dalam bekerja. (agsan)

Berita Terkait