Instruktur UPBG ITS, Ibu Meilisa Sindy Astika Ariyanto SPd MPd, memberikan umpan balik secara langsung kepada mahasiswa internasional penerima beasiswa KNB saat sesi One-on-One Consultation di Self Access Room (SAR) UPBG ITS (Sumber: Dokumentasi UPBG ITS)
Kampus ITS, GLC News — Institut Teknologi Sepuluh Nopember (ITS) terus memperkuat komitmennya dalam mendukung pemerataan akses pendidikan berkualitas melalui layanan One-on-One Consultation di Academic Writing Center (AWC) ITS bagi mahasiswa internasional penerima beasiswa Kemitraan Negara Berkembang (KNB) dan Indonesian AID Scholarship (TIAS). Kegiatan ini merupakan bentuk kerja sama dari Direktorat Kemitraan Global (DKG) ITS dan Unit Pusat Bahasa Global (UPBG) ITS.
Sebanyak 25 mahasiswa KNB dan 17 mahasiswa TIAS dari berbagai jenjang (sarjana s.d. doktor) mengikuti program yang berlangsung selama semester genap tahun ajaran 2025/2026. Melalui program One-on-One Consultation, mahasiswa internasional ini memperoleh pendampingan penulisan akademik secara personal untuk kebutuhan penulisan proposal atau publikasi penelitian. Kegiatan konsultasi dilaksanakan setiap hari secara luring di UPBG ITS maupun daring melalui Zoom Meeting. Program ini menjadi salah satu bentuk dukungan ITS dalam membantu mahasiswa internasional meningkatkan kualitas penulisan akademik mereka.
Berbeda dengan layanan penyuntingan atau penerjemahan, konsultasi yang diberikan AWC ITS berfokus pada pengembangan kemampuan berpikir kritis dan penulisan akademik peserta. Dalam setiap sesi, tutor mendampingi mahasiswa untuk mendiskusikan berbagai aspek penulisan ilmiah, seperti pengembangan argumen, struktur manuskrip, alur logika, hingga penggunaan bahasa akademik yang tepat.
Salah satu instruktur UPBG ITS, Ibu Nafilaturif’ah SHum MHum, menyampaikan bahwa layanan One-on-One Consultation penting bagi mahasiswa KNB dan TIAS karena membantu mereka memahami struktur penulisan ilmiah secara lebih sistematis. Menurutnya, mahasiswa juga dapat mendiskusikan penyusunan argumen akademik secara kritis dan logis melalui sesi konsultasi personal tersebut.
“Layanan ini sangat bermanfaat untuk mendukung penulisan tesis, disertasi, maupun artikel ilmiah yang akan dipublikasikan. Bahkan ketika mahasiswa masih belum memiliki ide penelitian yang matang, mereka tetap dapat mengembangkan gagasan melalui diskusi bersama tutor sehingga memperoleh gambaran penelitian yang lebih jelas,” jelasnya.
Beliau juga menambahkan bahwa sistem konsultasi personal membuat proses pendampingan menjadi lebih efektif karena dilakukan langsung berdasarkan manuskrip mahasiswa. “Mahasiswa dapat memperoleh umpan balik yang lebih spesifik terkait organisasi ide, struktur tulisan, hingga cara membangun argumen akademik yang kuat,” tuturnya.
Instruktur UPBG ITS, Bapak M. Teguh Prasetiyo SPd MPd, memberikan komentar dan masukan terhadap manuskrip mahasiswa TIAS melalui sesi konsultasi daring via Zoom Meeting (Sumber: Dokumentasi UPBG ITS)
Salah satu mahasiswa KNB yang berasal dari Uganda, Shaban Lubanga, mengaku memperoleh banyak wawasan baru selama mengikuti sesi One-on-One Consultation. Menurutnya, konsultasi tersebut membantu dirinya memahami cara memperbaiki penggunaan sitasi sekaligus menyusun bahasa dan penulisan akademik dengan lebih baik.
Ia juga menambahkan bahwa sesi konsultasi turut membantu dirinya dalam mempersiapkan presentasi proposal penelitian dan memahami gambaran proses akademik yang akan dihadapi. “Pertanyaan-pertanyaan yang diberikan sebelumnya sangat membantu saya untuk mengetahui apa saja yang perlu dipersiapkan sehingga saya bisa lebih siap menghadapi presentasi proposal,” ungkapnya.
Hadirnya layanan One-on-One Consultation ini sekaligus mencerminkan upaya ITS dalam menciptakan lingkungan akademik yang inklusif dan suportif bagi seluruh mahasiswa tanpa memandang latar belakang negara asal. Melalui pendampingan yang berkelanjutan, program ini juga mendukung Sustainable Development Goals (SDGs), khususnya poin ke-4 tentang Pendidikan Bermutu melalui penguatan kualitas pembelajaran dan pendampingan akademik yang inklusif dan berkelanjutan. (*)
Disusun oleh: Alzena Mayla ShabrinaRedaktur: Unit Pusat Bahasa Global, ITS
Kampus ITS, GLC News — Institut Teknologi Sepuluh Nopember (ITS) terus memperkuat komitmennya dalam mendukung pemerataan akses pendidikan berkualitas
Kampus ITS, GLC News — Academic Writing Center (AWC) ITS menggelar kegiatan Drop-in Workshop tahunan bertajuk Understanding IMRaD Structure
Kampus ITS, GLC News — Institut Teknologi Sepuluh Nopember (ITS) kembali memperkuat semangat internasionalisasi melalui kegiatan Fun BIPA (Bahasa
Kampus ITS, GLC News — Institut Teknologi Sepuluh Nopember (ITS) kembali menunjukkan komitmen dalam peningkatan kompetensi tenaga pengajar melalui