UNIT PUSAT BAHASA GLOBAL

UPBG ITS
07 Mei 2026, 20:05

ISM Pererat Kemitraan Internasional ITS dengan Pembelajaran Bahasa Lintas Budaya

Oleh : meilisa@its.ac.id | | Source : -

Peserta International Staff Mobility (ISM) 2026 dari tujuh negara berfoto bersama di teras UPBG ITS sebelum mengikuti kegiatan Fun BIPA (Bahasa Indonesia bagi Penutur Asing) serta pengenalan jajanan dan minuman tradisional Indonesia, Rabu (6/5) (Sumber: Dokumentasi UPBG ITS)

Kampus ITS, GLC News — Institut Teknologi Sepuluh Nopember (ITS) kembali memperkuat semangat internasionalisasi melalui kegiatan Fun BIPA (Bahasa Indonesia bagi Penutur Asing) dalam rangkaian International Staff Mobility (ISM) 2026 di Unit Pusat Bahasa Global (UPBG) ITS, Rabu (6/5). Kegiatan ini menjadi momentum berharga bagi peserta internasional untuk mengenal bahasa dan budaya Indonesia secara interaktif sekaligus mempererat komunikasi lintas budaya antarnegara.

Sebanyak 30 peserta dari tujuh negara turut mengikuti kegiatan tersebut, yakni Malaysia, Vietnam, Filipina, Thailand, India, Jepang, dan Republik Ceko. Peserta mulai hadir sejak pukul 09.30 WIB dengan melakukan registrasi di lobi lantai satu UPBG ITS, sebelum melaksanakan sesi foto bersama di teras UPBG pada pukul 10.00 WIB.

Kegiatan kemudian dilanjutkan di Ruang Bhineka Tunggal Ika dengan pembukaan dan sambutan dari Kepala UPBG ITS, Ibu Cahyani Satiya Pratiwi. Dalam sambutannya, beliau menyampaikan bahwa pembelajaran bahasa menjadi salah satu jembatan penting dalam membangun pemahaman lintas budaya di lingkungan internasional. “Melalui kegiatan ini, kami ingin menghadirkan pengalaman belajar bahasa Indonesia yang menyenangkan sekaligus mempererat hubungan antar peserta dari berbagai negara,” ujar beliau.

Usai pembukaan, peserta mengikuti sesi Fun BIPA yang dipandu oleh instruktur UPBG ITS, Bapak Teguh dan Ibu Meilisa. Dalam sesi tersebut, peserta mempelajari dasar-dasar bahasa Indonesia seperti perkenalan diri, memperkenalkan orang lain, pengenalan angka, dan mendeskripsikan makanan khas Indonesia.

Instruktur UPBG ITS, Bapak Teguh, memandu sesi Fun BIPA (kiri), peserta ISM 2026 saling berinteraksi dalam praktik percakapan sederhana di Ruang Bhineka Tunggal Ika UPBG ITS (kanan), Rabu (6/5) (Sumber: Dokumentasi UPBG ITS)

Tak hanya penyampaian materi, suasana kelas juga berlangsung interaktif melalui praktik percakapan antar peserta dan sesi presentasi berkelompok. Mereka saling bertanya mengenai nama, asal negara, hingga makanan favorit untuk melatih kemampuan komunikasi sederhana dalam bahasa Indonesia. Berbagai kegiatan edukatif secara berkelompok pun turut memeriahkan suasana belajar sehingga kegiatan terasa lebih santai dan menyenangkan.

Peserta program ISM 2026 mengabadikan momen kebersamaan setelah mengikuti kelas Fun BIPA di UPBG ITS, Rabu (6/5) (Sumber: Dokumentasi UPBG ITS)

Setelah sesi pembelajaran berakhir pada pukul 12.00 WIB, peserta diajak menikmati sajian kuliner tradisional Indonesia yang disiapkan khusus sebagai bagian dari kegiatan Fun BIPA. Beragam hidangan khas seperti rujak buah, polo pendem, serta aneka kerupuk disajikan bersama minuman tradisional berupa wedang uwuh, kunyit asam, dan beras kencur. Momen tersebut sekaligus menjadi ajang interaksi santai antar peserta dalam suasana penuh keakraban.

Tidak sekadar mencicipi makanan, para peserta juga diajak mengenal cerita di balik setiap sajian, mulai dari bahan rempah alami yang digunakan hingga nilai budaya yang melekat dalam tradisi kuliner Indonesia. Beberapa peserta tampak antusias bertanya mengenai cita rasa, cara penyajian, hingga manfaat kesehatan dari minuman tradisional tersebut. Gelak tawa dan percakapan lintas bahasa pun mewarnai kegiatan, menciptakan ruang interaksi yang cair sekaligus mempererat hubungan antar peserta dari tujuh negara berbeda. 

Momen kebersamaan ini menjadi bukti bahwa pembelajaran bahasa tidak hanya berlangsung di ruang kelas, tetapi juga melalui pengalaman budaya yang autentik dan humanis. Dengan menghadirkan interaksi lintas budaya dalam suasana informal, ITS mendorong terciptanya pemahaman global, toleransi, dan jejaring internasional yang lebih erat di kalangan sivitas akademik dunia.

Peserta ISM 2026 menikmati sajian kuliner tradisional Indonesia di Ruang 5–6 UPBG ITS sebagai bagian dari pengenalan budaya Indonesia, Rabu (6/5) (Sumber: Dokumentasi UPBG ITS)

Melalui kegiatan ini, ITS turut mendukung Sustainable Development Goals (SDGs) poin ke-17, yakni Partnerships for the Goals, melalui penguatan komunikasi lintas budaya dan kolaborasi global antar perguruan tinggi. Semarak kegiatan ini diharapkan dapat menjadi wujud sinergi internasional ITS dalam membangun jejaring kemitraan yang berkelanjutan. (*)



Disusun oleh: Alzena Mayla Shabrina
Redaktur: Unit Pusat Bahasa Global, ITS

Berita Terkait