UNIT PUSAT BAHASA GLOBAL

UPBG ITS
07 Mei 2026, 20:05

ITS Perkuat Kompetensi Pengajar BIPA di Tingkat Madya melalui Program BBP Jatim

Oleh : meilisa@its.ac.id | | Source : -

Peserta Peningkatan Kompetensi Pengajar BIPA Tingkat Madya berfoto bersama pada hari pertama kegiatan di Aula Cut Nyak Dien BBP Jatim, Surabaya, Senin (9/2/2026) (Sumber: Dokumentasi BBP Jatim)

Kampus ITS, GLC News — Institut Teknologi Sepuluh Nopember (ITS) kembali menunjukkan komitmen dalam peningkatan kompetensi tenaga pengajar melalui keikutsertaan sivitasnya dalam program pengembangan profesional. Salah satu instruktur Unit Pusat Bahasa Global (UPBG) ITS, Bapak Mirfat MPd, terpilih mengikuti program Peningkatan Kompetensi Pengajar Bahasa Indonesia bagi Penutur Asing (BIPA) Tingkat Madya yang diselenggarakan Balai Bahasa Provinsi Jawa Timur (BBP Jatim).

Program yang berlangsung selama tiga hari pada Senin–Rabu (9–11/2/2026) di Aula Cut Nyak Dien BBP Jatim, Surabaya ini diikuti oleh perwakilan dari 15 lembaga penyelenggara BIPA di sekolah Satuan Pendidikan Kerja Sama (SPK). Kegiatan ini bertujuan untuk memperkuat kompetensi pengajar dalam mengembangkan silabus, materi ajar, serta sistem evaluasi pembelajaran yang adaptif dan kontekstual.

Dalam kegiatan tersebut, peserta mendapatkan pembekalan dari para ahli, di antaranya Guru Besar Universitas Negeri Malang, Prof Dr Gatut Susanto MM MPd yang menyampaikan materi pengembangan silabus BIPA berbasis kebutuhan pembelajar. Tidak hanya itu, materi evaluasi pembelajaran juga menjadi fokus utama pada hari terakhir. Narasumber dari Asosiasi Pengajar dan Pegiat BIPA (APPBIPA) Jawa Timur, Ibu Nissa Rahma Nur Aprilia MA MPd, menekankan pentingnya penyusunan instrumen penilaian yang komprehensif.

Instruktur UPBG ITS, Bapak Mirfat MPd (berbatik kuning), mengikuti Peningkatan Kompetensi Pengajar BIPA Tingkat Madya di BBP Jatim, Surabaya, Senin (9/2/2026) (Sumber: Dokumentasi BBP Jatim)

Sebagai instruktur di UPBG ITS sekaligus pengajar Bahasa Jerman, Bapak Mirfat mengungkapkan bahwa program ini memberikan berbagai pembelajaran penting, mulai dari pembaruan pengetahuan terkait penyusunan silabus BIPA tingkat Madya, pemanfaatan media digital dalam pembelajaran, hingga metode evaluasi pembelajaran.

“Pemanfaatan media digital menjadi salah satu hal yang dapat langsung saya terapkan dalam pembelajaran BIPA di UPBG,” ujarnya. Beliau menjelaskan bahwa penggunaan media digital mampu menambah variasi metode pembelajaran sehingga proses belajar menjadi lebih menyenangkan dan tepat sasaran.

Selain itu, beliau menambahkan bahwa penyusunan silabus serta asesmen pembelajaran perlu disesuaikan terlebih dahulu dengan kebutuhan dan standar pelaksanaan BIPA di UPBG agar dapat diimplementasikan secara optimal. Bapak Mirfat juga menyampaikan bahwa program ini juga memberikan pengakuan profesional berupa sertifikasi bagi peserta, baik pegiat maupun pengajar BIPA, sebagai kelanjutan dari pelatihan sebelumnya. 

Partisipasi Bapak Mirfat dalam program ini sekaligus menegaskan komitmen ITS dalam memberikan akses pengembangan kompetensi tidak hanya bagi dosen, tetapi juga bagi instruktur di unit kerja seperti UPBG. “Dosen dan instruktur didorong untuk terus mengembangkan diri, dan capaian ini juga menjadi bagian dari capaian unit dalam menjaga kualitas pembelajaran,” ungkapnya. Hal ini menunjukkan bahwa peningkatan kualitas pengajar di ITS dilakukan secara menyeluruh untuk mendukung internasionalisasi pendidikan. 

Sejalan dengan Sustainable Development Goals (SDGs), capaian ini berkontribusi pada SDG 4 tentang pendidikan berkualitas melalui peningkatan kompetensi pengajar, serta SDG 8 terkait pekerjaan layak dan pertumbuhan ekonomi melalui penguatan profesionalisme tenaga pendidik. Melalui upaya berkelanjutan ini, ITS diharapkan terus melahirkan tenaga pengajar yang unggul dan berdaya saing global. (*)


Disusun oleh: Alzena Mayla Shabrina
Redaktur: Unit Pusat Bahasa Global, ITS

Berita Terkait