
Kampus ITS, ITS News — Fakultas Teknologi Industri dan Rekayasa Sistem (FTIRS) Institut Teknologi Sepuluh Nopember (ITS) menggelar Sharing Session Adjunct Professor bagi dosen muda FTIRS di Ruang Rapat Omah IE lantai 6 Gedung Departemen Teknik Industri ITS, Jumat (8/5). Kegiatan ini menjadi sarana penguatan kapasitas dan kompetensi sekaligus motivasi bagi dosen muda untuk berkembang menjadi dosen berprestasi dan berintegritas.
Kegiatan tersebut menghadirkan narasumber adjunct professor Universiti Teknologi Malaysia (UTM) : Dr. Suresh Sagadevan, CChem., FRCS dan Universiti Sains Malaysia (USM) : Prof. Ir. Dr. Zainal Ahmad. Dalam sesi yg dimoderatori oleh Dekan FTIRS Prof. Ir. Juwari, ST,. M.Eng., Ph.D, dengan berbagi pengalaman selama berkarir dosen hingga menjadi dekan, dan selanjutnya sharing dari kedua narasumber menyampaikan perjalanan karier mereka sejak menempuh pendidikan hingga berhasil menjadi profesor dan pemimpin akademik di perguruan tinggi masing-masing.
Acara ini diikuti oleh dosen muda di lingkungan FTIRS, kepala departemen, koordinator bidang studi, serta jajaran pengelola dekanat FTIRS. Melalui diskusi interaktif, peserta mendapatkan wawasan mengenai strategi pengembangan karier akademik, peningkatan kompetensi penelitian, hingga pentingnya menjaga integritas dalam dunia pendidikan tinggi.
Para narasumber juga membagikan berbagai pengalaman dan tantangan selama berkarier sebagai dosen. Mereka menekankan pentingnya konsistensi dalam pengembangan diri serta semangat untuk terus belajar. Selain itu, para peserta turut memperoleh berbagai tips dan strategi untuk mencapai jenjang akademik tertinggi sekaligus membangun kepemimpinan yang berdampak di lingkungan kampus.
Kegiatan ini diharapkan mampu meningkatkan kapasitas dan kompetensi dosen muda FTIRS dalam mendukung pelaksanaan Zona Integritas di lingkungan fakultas. Upaya tersebut sejalan dengan komitmen ITS dalam mewujudkan kampus unggul, berdampak, dan mendunia melalui penguatan kualitas sumber daya manusia.
Melalui kegiatan ini pula, FTIRS ITS turut mendukung Sustainable Development Goals (SDGs) poin ke-4 tentang pendidikan berkualitas. Pengembangan kompetensi dosen muda menjadi langkah penting dalam menciptakan ekosistem pendidikan tinggi yang berkualitas, inklusif, dan berkelanjutan. Selain itu, kolaborasi dengan akademisi internasional juga mendukung SDGs poin ke-17 mengenai kemitraan untuk mencapai tujuan melalui penguatan jejaring global antarinstitusi pendidikan.
Reporter: atikah, Redaktur: Muchus