Sejarah

Sejarah Departemen Teknik Kelautan

Program Studi Sarjana Teknik Kelautan (PSSTK) Institut Teknologi Sepuluh Nopember (ITS) berdiri pada tanggal 14 Maret 1983 berdasarkan SK Mendikbud Nomor 0174/0/1983 sebagai upaya untuk memenuhi SDM di bidang perancangan, konstruksi dan inspeksi bangunan laut seiring dengan kebijakan pemerintah dalam bidang pengelolaan tata kelola migas di daerah pantai dan lepas pantai, di bawah Fakultas Teknologi Kelautan. Sebagai bentuk pertanggungjawaban program studi pada masyarakat maka penjaminan mutu mesti dilakukan, untuk itu sejak tahun 1999 program studi telah diakui oleh Badan Akreditasi Nasional – Perguruan Tinggi (BAN-PT) dengan predikat A. PSSTK kemudian mendapatkan akreditasi provisional dari IABEE (Indonesian Accreditation Board for Engineering Education) pada tahun 2018. Selanjutnya pada tahun 2019, PSSTK mengajukan general accreditation IABEE sehingga mendapatkan status Accredited dengan status Interim with visit pada tahun 2020. PSSTK berhasil mendapat akreditasi penuh dari IABEE pada tahun 2021 yang berlaku hingga 31 Maret 2024. Selain itu pada tahun 2021, PSSTK mendapatkan status akreditasi unggul dari BAN-PT berdasarkan SK Nomor 12614/SK/BAN-PT/Ak-PPJ/S/XI/2021. Terakhir, PSSTK berhasil terakreditasi unggul dari LAM Teknik berdasarkan SK Nomor 0778/SK/LAM Teknik/AS/XII/2025 yang berlaku mulai tanggal 21 Desember 2025 sampai dengan tanggal 20 Desember 2030. Perkembangan kelembagaan ini sejalan dengan pertumbuhan minat mahasiswa yang terus meningkat dari tahun ke tahun.

Sejak resmi berdiri pada tahun 1983, PSSTK menerima mahasiswa angkatan pertama program studi sejumlah 25 mahasiswa. PSSTK pertama kali meluluskan sarjana pada tahun 1988 sebanyak 6 orang. Perkembangan kebutuhan SDM bidang Teknik Kelautan sedemikian cepat hingga pada tahun 1998-2012 PSSTK menerima 90 mahasiswa setiap tahunnya. Selanjutnya pada akhir tahun 2012 hingga saat ini, PSSTK menerima 120 mahasiswa setiap tahun. Pada saat ini (tahun ajaran Genap 2025/2026) jumlah seluruh mahasiswa PSSTK adalah 543 mahasiswa.

Untuk mendukung perkembangan program studi tersebut, kurikulum pendidikan di PSSTK secara khusus dirancang berdasarkan relevansinya dengan tujuan, cakupan dan kedalaman materi, serta diorganisasikan sedemikian rupa sehingga mampu mendorong terbentuknya hard skills dan keterampilan, kepribadian dan perilaku (soft skills), yang dapat diterapkan dalam berbagai situasi dan kondisi setelah mahasiswa menyelesaikan pendidikan nantinya. Kurikulum 2023–2028 Program Studi Sarjana Departemen Teknik Kelautan (DTK) FTK-ITS merupakan penyesuaian dan penyempurnaan rencana dan pengaturan mengenai isi maupun bahan kajian pembelajaran serta cara penyampaian dan penilaian yang digunakan sebagai pedoman penyelenggaraan kegiatan belajar-mengajar periode 2023–2028. Penyesuaian kurikulum ini dilakukan seiring dengan adanya latar belakang tertentu, seperti pembentukan Program Studi Sarjana Teknik Lepas Pantai (TLP) pada tahun 2020–2021, juga penyesuaian terhadap kebutuhan pemenuhan akreditasi baik LAM Teknik maupun Akreditasi Internasional IABEE. Atas dasar itulah dilakukan evaluasi terhadap body of knowledge yang nantinya akan diterapkan pada kurikulum 2023–2028.