Program Studi
Terbit pada
Kamis, 15 Oktober 2026

DTK NEWS – Departemen Teknik Kelautan, Fakultas Teknologi Kelautan (FTK), Institut Teknologi Sepuluh Nopember (ITS) menyelenggarakan kuliah tamu bertema“Terumbu Karang sebagai Pilar Kehidupan Pesisir dan Lautan” di Aula BG Munaf FTK ITS, Selasa (13/10/2026). Kegiatan ini diikuti 120 mahasiswa baru Program Studi Teknik Kelautan yang mengambil mata kuliah Biologi Kelautan pada semester gasal 2026/2027.
Kuliah tamu tersebut menghadirkan Dr. Anna Fauziah, S.Si., M.Si., dosen pada Program Studi Penanganan Patologi Perikanan, Politeknik Kelautan dan Perikanan Sidoarjo. Ia juga tercatat sebagai anggota Himpunan Ahli Pengelolaan Pesisir Indonesia (HAPPI).

Kegiatan ini dirancang untuk memperluas pemahaman mahasiswa mengenai struktur, fungsi ekologis, dan keanekaragaman hayati dalam ekosistem terumbu karang. Selain menjadi habitat bagi beragam biota laut, terumbu karang memiliki fungsi penting bagi masyarakat pesisir, antara lain sebagai penunjang sumber pangan, objek wisata, dan pelindung alami garis pantai dari abrasi.
Pembahasan dalam kuliah tamu juga mencakup berbagai ancaman terhadap kelestarian terumbu karang, mulai dari perubahan iklim, pencemaran, metode penangkapan ikan yang merusak, hingga aktivitas manusia yang memberikan tekanan terhadap lingkungan laut. Melalui materi tersebut, mahasiswa memperoleh gambaran tentang tantangan konservasi sekaligus strategi rehabilitasi ekosistem terumbu karang.

Pelaksanaan kuliah tamu menjadi bagian dari upaya menghubungkan teori yang dipelajari mahasiswa di kelas dengan pengetahuan aplikatif dalam bidang biologi laut dan pengelolaan wilayah pesisir. Kegiatan ini juga diarahkan untuk meningkatkan kesadaran mahasiswa mengenai pentingnya menjaga keberlanjutan ekosistem perairan.
Rangkaian kegiatan berlangsung mulai pukul 09.30 hingga 12.15 WIB. Setelah registrasi dan pembukaan, agenda dilanjutkan dengan pengenalan narasumber, penyampaian materi, sesi tanya jawab, dan dokumentasi sebagai penutup kegiatan. Melalui penyelenggaraan kuliah tamu ini, mahasiswa diharapkan mampu mengembangkan kemampuan berpikir kritis dalam memahami permasalahan ekosistem laut. Wawasan yang diperoleh juga dapat menjadi bekal bagi mahasiswa untuk terlibat dalam kegiatan akademik, penelitian, maupun pengembangan inovasi yang mendukung pelestarian terumbu karang dan pembangunan pesisir berkelanjutan. (/zed)