Program Studi
Terbit pada
Kamis, 8 Oktober 2026

DTK NEWS – Prof Herman Pratikno, PhD dari Departemen Teknik Kelautan FTK ITS membagikan wawasan mengenai teknologi bangunan laut kepada mahasiswa Program Studi Teknik Produksi Migas PEM Akamigas Cepu melalui kuliah tamu yang digelar secara daring. Dalam kesempatan tersebut, ia mengulas berbagai teknologi offshore, mulai dari fixed platform, floating platform, sistem produksi bawah laut, hingga struktur untuk pemanfaatan energi terbarukan.
Kuliah tamu tersebut menjadi kesempatan bagi mahasiswa Teknik Produksi Migas untuk memperluas pemahaman mengenai infrastruktur yang digunakan dalam kegiatan migas di laut. Dalam pemaparannya, Prof Herman menjelaskan bahwa bangunan laut dirancang dengan mempertimbangkan berbagai kondisi lingkungan, seperti gelombang, angin, arus, dan korosi. Menariknya, kuliah tamu ini tidak hanya membahas pemanfaatan bangunan laut untuk industri minyak dan gas. Prof Herman juga memperkenalkan offshore renewable structures, yakni struktur yang digunakan untuk mendukung pemanfaatan sumber energi terbarukan di lingkungan laut.

Melalui pemaparan berbagai teknologi tersebut, mahasiswa Teknik Produksi Migas PEM Akamigas tidak hanya memperoleh gambaran mengenai fasilitas produksi minyak dan gas di laut, tetapi juga dapat memahami keterkaitan berbagai sistem rekayasa yang mendukung operasinya.Kuliah tamu ini juga memperluas perspektif mahasiswa terhadap perkembangan bidang offshore. Pengetahuan mengenai bangunan laut tidak berhenti pada kebutuhan industri migas, tetapi turut berkembang seiring dengan kebutuhan teknologi untuk mendukung pemanfaatan sumber energi terbarukan di masa mendatang. (/zed)
dokumentasi :


