News

Asosiasi Energi Laut Indonesia (ASELI) Mengadakan Seminar Nasional Energi Laut

Rab, 02 Agu 2023
12:48 PM
Berita
Share :
Oleh : Admin-Teknik Kelautan   |

Prof. Muhtasor dan Dr. Dendy Satrio berfoto dengan peserta seminar

DTK NEWS-Asosiasi Energi Laut Indonesia (ASELI) yang didukung oleh PT. PLN Puslitbang Ketenagalistrikan, menyelenggarakan Seminar Nasional  dengan Tema  Pengembangan Energi Laut dalam rangka mendukung Meningkatkan Ketahanan dan Kemandirian Energi Nasional, yang dilaksanakan pada tanggal 1 Agustus 2023 Di Sheraton Grand Gandaria City Jakarta, Ballroom 1 & 2 Lantai 3.

Seminar ini merupakan sarana sekaligus sebagai forum untuk mempertemukan lembaga riset dan inovasi, regulator, industri serta investor yang diharapkan sebagai katalisator dalam mendorong industri dalam negeri untuk melakukan percepatan komersialisasi energi laut di Indonesia.

Salah satu pembicara pada seminar tersebut adalah Prof. Mukhtasor, ahli energi laut terbarukan yang merupakan dosen Departemen Teknik Kelautan ITS. Beliau pernah mengemukakan pendapatnya pada media nasional mengenai target satu juta barel per hari. Selain Prof Mukhtasor, acara ini juga dihadiri oleh Dr. Dendy Satrio. (/SF)

Latest News

  • Guru Besar Teknik Kelautan ITS Soroti Pentingnya Inovasi Coating dan Painting untuk Ketahanan Bangunan Lepas Pantai

    DTKNEWS – Guru Besar Bidang Korosi Bangunan Laut Departemen Teknik Kelautan Institut Teknologi Sepuluh Nopember (ITS), Prof. Herman Pratikno, S.T.,

    15 Jun 2026
  • Konsisten Pilah Sampah Selama Setahun, Tendik DTK ITS Dukung Terwujudnya ITS Nol Sampah 2029

    Surabaya, DTK News — Komitmen terhadap pengelolaan lingkungan berkelanjutan terus ditunjukkan oleh Tenaga Kependidikan (Tendik) Departemen Teknik Kelautan (DTK)

    11 Jun 2026
  • Departemen Teknik Kelautan ITS Gelar Guest Lecture Pembuatan WPS dan PQR Pengelasan Struktur Bangunan Laut

      DTK NEWS — Departemen Teknik Kelautan  (ITS) terus memperkuat kompetensi akademik dan pemahaman standar industri melalui guest lecture

    12 Mei 2026