Penguatan Kompetensi Industri, DTEO Gelar Pelatihan PLC Bersama Mitra Industri PT ISE dan Internal Laboratorium
DTEO News – Departemen Teknik Elektro Otomasi (DTEO) terus menunjukkan komitmennya dalam menyiapkan mahasiswa yang siap terjun ke dunia industri melalui penyelenggaraan rangkaian Pelatihan Programmable Logic Controller (PLC) pada Januari hingga Februari 2026. Kegiatan ini dilaksanakan melalui kolaborasi dengan mitra industri serta penguatan pelatihan internal laboratorium.
Kegiatan diawali dengan pelatihan PLC yang diselenggarakan, bekerja sama dengan PT Insan Sejahtera Engineering (PT ISE) dan diikuti oleh mahasiswa angkatan 2023 dan angkatan 2024. Pelatihan ini berlangsung selama dua minggu, yaitu pada tanggal 19–30 Januari 2026, bertempat di Ruang Laboratorium PLC-BB 102 Departemen Teknik Elektro Otomasi.
Gambar 1. Peserta pelatihan integrasi PLC foto bersama
Selama pelatihan berlangsung, peserta memperoleh pengalaman pengoperasian berbagai platform PLC industri, antara lain Allen-Bradley, Siemens, dan Schneider Electric. Melalui pendekatan hands-on, mahasiswa tidak hanya memahami konsep di atas kertas, tetapi juga melakukan simulasi dan pengujian sistem secara langsung. Perwakilan PT ISE menekankan bahwa penguasaan multi-platform PLC menjadi nilai tambah penting bagi calon engineer di era industri modern.
Salah satu peserta mengungkapkan bahwa pelatihan ini memberikan gambaran nyata tentang kebutuhan industri, “Kami jadi tahu bagaimana standar sistem kontrol diterapkan di perusahaan. Ternyata banyak detail teknis yang harus benar-benar diperhatikan,” ujarnya.
Gambar 2. Sesi Penyampaian Materi terkait PLC oleh perwakilan dari PT ISE
Sebagai tindak lanjut, DTEO menyelenggarakan Pelatihan Internal Pengoperasian PLC Mitsubishi Q Series pada 11–13 Februari 2026. Kegiatan ini diikuti oleh mahasiswa angkatan 2024 dan 2025 dan bertempat di laboratorium yang sama.
Pelatihan tersebut dirancang sebagai upaya pembekalan kompetensi teknis sekaligus penguatan pemahaman terhadap konsep dasar sistem kontrol industri, yang merupakan salah satu kebutuhan utama dalam mendukung perkembangan sektor manufaktur modern. Melalui kegiatan ini, diharapkan mahasiswa mampu meningkatkan kesiapan akademik dan profesional dalam menghadapi tantangan dunia industri yang semakin berkembang.
Pelatihan PLC Mitsubishi Q Series diawali dengan materi pengenalan otomasi industri yang membahas perkembangan teknologi kontrol, peran sistem otomatis dalam meningkatkan efisiensi produksi, serta implementasi PLC sebagai pusat kendali sistem industri modern. Peserta juga mempelajari integrasi antara sensor, aktuator, dan sistem kontrol dalam suatu proses produksi.
Gambar 3. Pemberian materi pada pelatihan internal PLC
Selanjutnya, peserta mendapatkan materi pengenalan PLC yang meliputi konsep dasar, arsitektur sistem, fungsi input-output, serta prinsip kerja pemrograman PLC dalam pengendalian proses industri. Materi pengenalan otomasi industri dan pengenalan PLC ini disampaikan oleh pak Joko Priambodo,S.ST., M.T.
Setelah memahami konsep dasar, pelatihan dilanjutkan dengan sesi instalasi PLC yang mencakup pemasangan perangkat, konfigurasi modul, pengkabelan input-output, serta prosedur pengujian sistem. Peserta juga mempelajari penerapan safe holding dan interlock sebagai bagian dari sistem pengamanan dalam otomasi industri untuk mencegah kesalahan operasi, melindungi peralatan, dan menjaga keselamatan operator.
Gambar 4. Peserta pelatihan internal PLC melakukan percobaan PLC Mistubishi Q-Series
Untuk memperkuat kemampuan logika kontrol, peserta kemudian mempelajari penggunaan counter dan timer dalam pemrograman PLC, termasuk penghitungan kejadian otomatis, pengaturan waktu proses, serta implementasi fungsi logika berbasis waktu dalam aplikasi industri. Materi instalasi PLC hingga counter dan timer disampaikan oleh pengurus Laboratorium PLC.
Gambar 5. Peserta pelatihan internal pengoperasian PLC Mitsubishi Q-Series foto bersama
Selama kegiatan berlangsung, mahasiswa peserta angkatan 2025 menyampaikan kesannya terhadap pelatihan internal ini: “Bagian yang paling menantang adalah saat membuat logika interlock dan troubleshooting kesalahan wiring. Tapi justru dari situ kami belajar banyak tentang pentingnya ketelitian dalam sistem kontrol industri.”
Melalui rangkaian pelatihan ini, diharapkan peserta tidak hanya memahami konsep teoritis, tetapi juga mampu mengimplementasikan sistem kontrol berbasis PLC secara praktis, sistematis, dan sesuai standar industri. Program pelatihan ini menjadi bagian dari upaya berkelanjutan dalam menyiapkan sumber daya manusia yang kompeten, adaptif, dan siap menghadapi perkembangan teknologi otomasi industri modern.
Penguatan Kompetensi Industri, DTEO Gelar Pelatihan PLC Bersama Mitra Industri PT ISE dan Internal Laboratorium DTEO News – Departemen
Sinergi Hijau: Sivitas Akademika Departemen Teknik Elektro Otomasi Fakultas Vokasi-ITS Dukung Net Zero Emission Lewat GUGUR GUNUNG 8.0 Departemen
Outbound Mobility ITS–UM, Jembatani Kolaborasi dalam Bidang Pendidikan Gambar 1. Foto bersama mahasiswa dan dosen ITS di kampus UM