Manajer logistik sekaligus mahasiswa magister ITS ini membuktikan bahwa tekad, manajemen waktu, dan motivasi yang tepat adalah kunci meraih gelar akademis tanpa meninggalkan tanggung jawab profesional.
APA YANG TERJADI?
Norman Erikson Suli, alumni program Magister Manajemen Teknologi (MMT) Departemen Manajemen Rantai Pasok Institut Teknologi Sepuluh Nopember (ITS) Surabaya, berhasil menyelesaikan studi magisternya hanya dalam tiga semester. Capaian ini terbilang luar biasa mengingat Norman menjalani perkuliahan sambil tetap aktif bekerja sebagai Manajer Pengembangan Bisnis di Niaga Logistics.
SIAPA NORMAN ERIKSON SULI?
Norman adalah seorang profesional di bidang industri transportasi dan logistik yang juga merupakan lulusan Teknik Industri Universitas Indonesia. Pria kelahiran 1988 ini memilih MMT ITS karena keilmuannya sangat relevan dengan pekerjaannya di dunia logistik. Baginya, ilmu manajemen bukan sekadar teori, melainkan alat nyata untuk memberi manfaat lebih bagi manusia dan perusahaan.
DI MANA DAN KAPAN?
Norman menempuh pendidikan di Departemen Manajemen Rantai Pasok MMT ITS, Surabaya. Ia berhasil lulus pada Wisuda ITS ke-125 yang diselenggarakan pada 26–27 Maret 2022. Selama masa studi, ia juga sempat mengikuti program Kemitraan Global ITS berupa joint research bersama King Mongkut’s Institute of Technology Ladkrabang (KMITL), Thailand.
MENGAPA ITS?
“Apalagi ilmu ini sesuai dengan pekerjaan saya di ranah industri transportasi dan logistik,” jelas Norman. Ia memilih ITS karena reputasi kampus yang unggul di bidang teknologi dan manajemen, serta fleksibilitas perkuliahan malam yang memungkinkannya tetap fokus bekerja di pagi hari. Biaya studi yang lebih terjangkau juga menjadi pertimbangan nyata, memungkinkan ia mengalokasikan sumber daya lebih efisien.
BAGAIMANA NORMAN BERHASIL?
Strateginya sederhana namun efektif: Norman mengambil lebih banyak mata kuliah dari yang disarankan sejak semester pertama. Setelah berdiskusi panjang dengan dosen wali, ia mendapatkan persetujuan khusus untuk mempercepat studinya. Hasilnya, tesisnya yang berjudul Skema Dashboard Monitoring Control Tower via LinkedIn berhasil diselesaikan, dan ia lulus sebagai salah satu wisudawan ITS ke-125.
Di luar kampus ITS, Norman juga menorehkan prestasi membanggakan: Juara 2 Business Case Competition yang diselenggarakan Graduate School of University Sains Malaysia pada 2021, serta Juara Harapan 3 di Online Business Case Competition Universitas Indonesia. Pengalaman joint research di Thailand makin mengasah kemampuan adaptasinya terhadap metode riset internasional.
“Carilah kembali motivasi kalian sehingga tidak mudah patah semangat dalam berkuliah. Hambatan yang muncul justru haruslah membuat kita lebih terpacu.” — Norman Erikson Suli, Wisudawan MMT ITS ke-125
Bagi Norman, keberhasilan ini bukan tentang kecepatan semata, melainkan tentang menemukan motivasi yang kuat dan tidak membiarkan hambatan memadamkan semangat belajar. “Keahlian itu tidak dapat dilahirkan, tapi harus dilatih dengan giat,” tegasnya kepada para mahasiswa ITS yang masih berjuang.
Tertarik melanjutkan studi ke ITS? Kunjungi laman pendaftaran resmi di:
https://www.its.ac.id/admission/
Raih mimpimu bersama ITS, Kampus Pahlawan yang terus Advancing Humanity!
SURABAYA, 29 Juni 2026 – Program Doktor Manajemen Teknologi (DMT) ITS resmi meluluskan salah satu pionir terbaiknya pada
SURABAYA, 29 Juni 2026 – Momentum Wisuda ke-127 Institut Teknologi Sepuluh Nopember (ITS) menjadi saksi keberhasilan
SURABAYA, 29 Juni 2026 – Kisah inspiratif datang dari wisudawati Program Magister