Response and Emergency Aid for Disaster Readiness (READY): Penguatan Kesiapsiagaan Kegawatdaruratan dan Bencana di Desa Padusan

Terbit pada

Kamis, 24 September 2026

Oleh
muhammadrifqinurramadani
213

Padusan, Mojokerto — 12 September 2026 — READY (Response and Emergency Aid for Disaster Readiness) merupakan kegiatan pengabdian masyarakat yang berfokus pada peningkatan kesiapsiagaan dan kemampuan masyarakat dalam menghadapi kondisi kegawatdaruratan dan bencana. Melalui kegiatan pengabdian masyarakat yang diketuai oleh dr. Ivor Wiguna Hartanto Wilopo Sp.B. ini, peserta diberikan pengetahuan dan keterampilan dasar dalam memberikan pertolongan awal pada kondisi darurat, sehingga diharapkan dapat memberikan respons yang cepat dan tepat sebelum mendapatkan penanganan medis lebih lanjut. Kegiatan ini diikuti oleh dosen dan mahasiswa Fakultas Kedokteran dan Kesehatan ITS, tenaga kesehatan, perangkat desa dan Masyarakat di desa Padusan. READY dilaksanakan di Kantor Kepala Desa Padusan (Balai Desa Padusan), Jl. Air Panas No. 31, Padusan, Kecamatan Pacet, Kabupaten Mojokerto, pada Sabtu (12/9).

Kegiatan ini diawali dengan kata sambutan dari dr. Anwar Djunaidi, Sp.F selaku perwakilan tim pengabdian masyarakat dan sambutan dari Ibu Iryani Muarifah, Kepala Desa Padusan, Pacet, Mojokerto. Kegiatan dilanjutkan dengan pemaparan materi Basic Life Support (BLS) yang disampaikan oleh dr. Rizka Nurul Hidayah, M.Biomed serta materi tatalaksana awal luka dan trauma yang disampaikan oleh dr. Ivor Wiguna Hartanto Wilopo Sp.B.yang dilanjutkan dengan sesi diskusi dan tanya jawab. Kedua materi tersebut dipilih untuk membekali peserta dengan kemampuan dasar yang dapat diterapkan ketika menghadapi kondisi kegawatdaruratan, termasuk dalam situasi bencana.

Tidak hanya mendapatkan materi secara teoritis, peserta juga mengikuti pelatihan Basic Life Support dan penanganan awal luka serta trauma dalam kelompok kecil sehingga semua peserta dapat mencoba secara langsung. Dalam sesi ini, peserta mendapatkan kesempatan untuk mempraktikkan keterampilan yang telah dipelajari dengan didampingi oleh pemateri dan tim pengabdian masyarakat.

Khusus bagi peserta dari kalangan tenaga medis, kegiatan juga dilengkapi dengan sesi pelatihan teknik penjahitan luka. Sesi ini bertujuan untuk meningkatkan kembali keterampilan praktis tenaga medis dalam melakukan penanganan awal pada kasus luka yang dapat ditemukan dalam situasi kegawatdaruratan maupun bencana.

Sebelum acara ditutup, para peserta diberikan kesempatan untuk secara langsung melakukan simulasi penanganan kasus dengan pengawasan dari pemateri. Melalui simulasi tersebut, peserta tidak hanya dituntut untuk memahami materi, tetapi juga mampu menentukan langkah pertolongan dan melakukan tindakan secara sistematis. Setelah simulasi, pemateri dan tim memberikan tanggapan serta umpan balik terhadap respons dan tindakan yang dilakukan peserta. Pada akhir kegiatan, peserta mengisi post-test sebagai bagian dari evaluasi untuk melihat pemahaman peserta setelah mengikuti seluruh rangkaian kegiatan dan acara ditutup dengan penyerahan souvenir, foto dan makan siang bersama.

Melalui kegiatan READY, diharapkan masyarakat Desa Padusan, khususnya peserta yang mengikuti kegiatan, memiliki kesiapan yang lebih baik dalam menghadapi kondisi kegawatdaruratan dan bencana. Pembekalan melalui materi, praktik langsung, dan simulasi diharapkan dapat membangun kemampuan masyarakat untuk merespons kondisi darurat secara cepat, tepat, dan terarah, sekaligus memperkuat kesiapsiagaan masyarakat dalam menghadapi berbagai situasi bencana. (*)

×