0-0x0-1-0-{}-0-0#
[Surabaya, 26 Juli 2025] – ITS bekerjasama dengan Bank Indonesia Jawa Timur, Dinas kesehatan Surabaya, KDEKS Jawa Timur, UNAIR, dan UINSA menyelenggarakan training peningkatan kapasitas pengetahuan higiene sanitasi makanan bagi pengelola dan penjamah makanan, pada tanggal 24-25 Juli 2025 mendatang di Auditorium Gedung Pusat Riset ITS Surabaya. Kegiatan ini mendukung program prioritas ITS, yaitu Gerakan 1000 Penyelia Halal dan ekosistem halal nasional.
Kegiatan ini dibuka oleh drg. Bisukma Kurniawati, M.Kes, staf ahli wali kota Surabaya dan dihadiri Deputi Kepala Perwakilan BI Jatim, M. Noor Nugroho; Rektor ITS, Prof. Ir. Bambang Pramujati, S.T., M.Sc.Eng., Ph.D; Wakil Direktur Eksekutif KDEKS Jatim, Prof. Drs. Ec. Abdul Mongid, MA., Ph.D; serta Kepala Dinas terkait.
Mengkonsumsi makanan yang Halal, Aman dan Sehat merupakan hak konsumen, tanpa memandang suku, ras, agama maupun ekonomi. Dengan adanya zona KHAS, diharapkan dapat memberikan pelayanan yang mampu menjamin makanan dan minuman yang dikonsumsi memenuhi kehalalan, kesehatan dan kenyamanan bagi pengunjung.
Untuk mewujudkannya, para pelaku UMKM di kawasan Zona KHAS harus memenuhi dua (2) syarat sertifikasi, yakni sertifikasi halal dari BPJPH dan sertifikasi aman dan sehat dari Dinas Kesehatan kota Surabaya, jelas Kepala Pusat Studi Halal ITS, Prof Setiyo Gunawan, yang juga sebagai ketua panitia penyelenggara.
Dalam rangka mendukung implementasi program Wajib Halal Oktober (WHO) 2026, Institut Teknologi Sepuluh Nopember (ITS) melalui Tekno Sains Academy
– Upaya memperkuat ekosistem halal daerah terus didorong melalui Seminar Halal dalam rangka Festival Halal
– Persatuan Perusahaan Air Minum Seluruh Indonesia (PERPAMSI) menyelenggarakan kegiatan diskusi dan pemaparan materi bertema