
FT-IRS News — Institut Teknologi Sepuluh Nopember (ITS) kembali menggelar Upacara Pengukuhan Profesor yang disiarkan melalui ITS TV pada Kamis (11/6/2026) di Ruang Auditorium Research Center lantai 11 Kampus ITS Surabaya. Pada kesempatan tersebut, Prof. Dr.-Ing. Ir. Doty Dewi Risanti, S.T., M.T. dari Departemen Teknik Fisika, Fakultas Teknologi Industri dan Rekayasa Sistem (FTIRS) ITS resmi dikukuhkan sebagai profesor dalam bidang kepakaran Metalurgi Fisika.
Dalam pidato ilmiahnya, Prof Doty memaparkan berbagai hasil penelitian terkait pengembangan teknologi berbasis reaksi aluminium–air sebagai solusi energi alternatif ramah lingkungan. Menurutnya, aluminium memiliki potensi besar sebagai sumber energi masa depan karena memiliki kepadatan energi tinggi serta mampu menghasilkan hidrogen melalui reaksi dengan air.
Penelitian tersebut berfokus pada peningkatan efisiensi reaksi aluminium–air melalui berbagai pendekatan, seperti penggunaan katalis, modifikasi permukaan material, hingga pengendalian korosi. Selain itu, dikembangkan pula teknologi lapisan pelindung material untuk meningkatkan ketahanan dan efektivitas reaksi dalam berbagai kondisi lingkungan.
Tidak hanya berkontribusi pada bidang energi alternatif, riset yang dilakukan juga menghadirkan inovasi dalam rekayasa material tahan korosi dengan pendekatan biomimetik atau meniru mekanisme alami pada makhluk hidup. Pendekatan tersebut diharapkan mampu menghasilkan teknologi material yang lebih efisien dan berkelanjutan.
Dalam pemaparannya, Prof Doty menjelaskan bahwa teknologi aluminium–air memiliki potensi penerapan luas, mulai dari sistem energi portabel, sektor transportasi, hingga kebutuhan logistik di masa mendatang. Pengembangan teknologi ini diharapkan dapat mendukung terciptanya sistem energi yang lebih bersih sekaligus memperkuat pengembangan energi berkelanjutan di Indonesia.
Upacara pengukuhan berlangsung khidmat dan dihadiri oleh sivitas akademika ITS serta berbagai mitra penelitian nasional maupun internasional. Pada akhir acara, Prof Doty turut menyampaikan apresiasi kepada seluruh pihak yang telah mendukung perjalanan riset dan pengembangan inovasi di bidang Metalurgi Fisika tersebut.
Pengembangan teknologi energi alternatif berbasis aluminium–air ini selaras dengan Sustainable Development Goals (SDGs) poin ke-7 tentang energi bersih dan terjangkau melalui pengembangan sumber energi ramah lingkungan dan berkelanjutan. Selain itu, inovasi material yang dikembangkan juga mendukung SDGs poin ke-9 tentang industri, inovasi, dan infrastruktur dalam mendorong kemajuan teknologi berbasis riset di Indonesia.
Reporter: Atikah, Redaktur: Muchus