Kampus ITS, ITS News — Memperkuat integrasi ekosistem akademik, Institut Teknologi Sepuluh Nopember (ITS) secara resmi menerima kunci Gedung CWI-01, Rabu (22/4). Prosesi serah terima gedung yang disebut Tower 3 ITS ini menandai babak baru dalam menciptakan ekosistem pendidikan yang lebih integratif bagi sivitas akademika ITS.
Mengawali sambutannya, Rektor ITS Prof Dr (HC) Ir Bambang Pramujati ST MSc PhD mengungkapkan bahwa gedung yang didanai oleh Asian Development Bank (ADB) ini akan difungsikan sebagai pusat belajar dan inovasi. Lebih lanjut, tak ingin menciptakan sekat lintas ilmu, Gedung CWI-01 ITS tersebut direncanakan untuk menyentralisasi berbagai kegiatan akademik dari beberapa fakultas di ITS.
Dalam hal ini, Bambang menuturkan, pemusatan mahasiswa antar jurusan dalam satu gedung yang merupakan hasil proyek Higher Education for Technology and Innovation (HETI) ini ditujukan untuk meningkatkan interaksi dan kolaborasi antar mahasiswa. “Karenanya, mahasiswa dapat membangun jejaring profesional sejak dini,” tegasnya.
Hadir lengkap dengan area start up dan creative co-working space, gedung yang terletak di area Fakultas Vokasi (FV) ITS tersebut diharapkan dapat meningkatkan potensi bisnis rintisan mahasiswa. Tidak berhenti di situ, dengan dukungan dan fasilitas yang mumpuni, beragam bisnis rintisan hasil kolaborasi sivitas akademika ITS tersebut diproyeksikan dapat berkembang menjadi perusahaan mandiri.
Sejalan dengan hal tersebut, Senior Project Officer ADB Theresia Sembiring turut mengapresiasi upaya ITS dalam menyediakan layanan pendidikan yang mendukung pengembangan inovasi, riset, dan kapasitas generasi di masa depan. Pihaknya pun menyatakan bangga telah menjadi bagian dalam pemajuan ekosistem dunia pendidikan. “Ekosistem yang sudah ada ini harus semakin terhubung dengan industri dan masyarakat luas, agar lebih terasa manfaatnya,” pesan Theresia.
Sebagai langkah lanjutan, ITS akan bersiap dalam pengadaan peralatan dan fasilitas penunjang untuk kegiatan akademik dan riset baik oleh mahasiswa maupun dosen. Perguruan tinggi yang acapkali disebut Kampus Pahlawan ini pun bersiap untuk melakukan pengadaan peralatan manufaktur semikonduktor senilai Rp50 miliar rupiah yang didukung oleh Bappenas RI. “Fasilitas riset ini nantinya akan ditempatkan di area ICT Robotics untuk mendukung pengembangan industri robotika nasional,” terang Bambang.
Meski pembangunan fisik gedung tersebut telah rampung, gedung yang dibangun dengan dana sebesar Rp112,98 miliar ini direncanakan mulai dioperasikan secara penuh pada September mendatang. Adapun, kelengkapan fasilitas akademis dan riset akan menjadi fokus utama ITS saat ini untuk menciptakan lingkungan belajar yang aman dan nyaman.
Seremoni serah terima ini menjadi langkah strategis ITS dalam memusatkan aktivitas akademik dan memperkuat ekosistem inovasi. Demikian merupakan salah satu upaya ITS dalam mendukung capaian SDGs poin ke-4, 9, dan 17 dengan mengintegrasikan pendidikan yang berkualitas, infrastruktur riset yang modern, serta kemitraan global yang berkelanjutan. (*)
Reporter: Syifa Rahmadina Redaktur: Mifda Khoirotul Azma
Potret simbolis serah terima kunci Gedung CWI-01 oleh Manajer Proyek PIU HETI ITS Bambang Picesa ST MT PhD (kiri) kepada Rektor
Prosesi penyerahan mock-up kunci Gedung CWI-02 antara Rektor ITS Prof Ir Bambang Pramujati ST MScEng PhD (kiri) dengan Manager
🎓 Celebrating Global Achievement: Congratulations to Our ADB-ROK Scholarship Awardees! 🌏✨ We are delighted to share that two outstanding