Astutik Nur Qomariyah, M.Hum (kiri) bersama dengan Eva Mursidah, S.I.Pust. (kanan) dalam podcast “Strategi Mengakses Jurnal yang Berkualitas untuk Penulisan Ilmiah” pada Kamis (27/8/2026).
SURABAYA – Menemukan referensi untuk penelitian tidak cukup hanya dengan mencari jurnal yang memiliki topik serupa. Kredibilitas penerbit, relevansi artikel, serta kualitas proses publikasi menjadi hal penting yang perlu diperhatikan untuk mendukung penelitian yang dapat dipertanggungjawabkan. Hal tersebut dibahas dalam podcast Perpustakaan ITS bertajuk “Strategi Mengakses Jurnal yang Berkualitas untuk Penulisan Ilmiah” yang tayang melalui kanal YouTube Perpustakaan ITS pada Kamis (27/8/2026). Podcast menghadirkan Astutik Nur Qomariyah, M.Hum., sebagai narasumber dan Eva Mursidah, S.I.Pust., sebagai host, yang keduanya merupakan pustakawan ITS.
Dalam podcast tersebut, Astutik menjelaskan bahwa jurnal berkualitas setidaknya memiliki dua aspek penting, yaitu kredibilitas dan relevansi. Kredibilitas dapat dilihat dari penerbit yang terpercaya, proses peer review yang memenuhi standar, serta keterindeksan pada database kredibel seperti Scopus dan Web of Science. Pengguna juga perlu berhati-hati terhadap jurnal predator yang tidak memiliki proses penelaahan yang transparan dan dapat memengaruhi kredibilitas karya ilmiah.
Perpustakaan ITS sendiri telah menyediakan akses ke berbagai database jurnal untuk mendukung kebutuhan penelitian sivitas akademika, di antaranya ScienceDirect, IEEE, SpringerLink, Nature, Taylor & Francis, dan Emerald. Dalam pemanfaatannya, sivitas akademika yang mengakses dari luar kampus dapat menggunakan VPN ITS. Apabila mengalami kendala dalam memperoleh artikel yang dibutuhkan, pustakawan juga dapat membantu melakukan penelusuran dan mencari alternatif sumber informasi sesuai dengan ketentuan yang berlaku.
Lebih lanjut, Astutik membagikan strategi memilih jurnal yang tepat, dimulai dengan menentukan kata kunci yang spesifik, memanfaatkan fitur filter pada database berdasarkan tahun maupun subjek, serta mengevaluasi relevansi artikel melalui abstraknya. Pengguna juga disarankan melakukan verifikasi terhadap informasi yang ditemukan melalui mesin pencari maupun AI dan memastikan sumber berasal dari penerbit yang kredibel. Artikel yang relevan selanjutnya dapat menjadi pintu masuk untuk menemukan referensi lain yang saling terhubung.
Menutup perbincangan, Astutik berpesan kepada mahasiswa dan peneliti agar tidak terlalu berfokus mencari artikel yang sempurna, melainkan mencari artikel yang relevan dengan topik penelitian. Artikel yang relevan dapat menjadi jalan untuk menemukan sumber-sumber lainnya. Melalui podcast ini, Perpustakaan ITS terus mendorong sivitas akademika untuk lebih cermat dalam menemukan, mengevaluasi, dan memanfaatkan sumber informasi ilmiah guna mendukung penelitian yang berkualitas.
Surabaya – Sebanyak 34 peserta dari berbagai negara yang mengikuti CommTECH Camp Highlight 2026 Stream 2: Engineering Innovations berkunjung
SURABAYA – Menemukan referensi untuk penelitian tidak cukup hanya dengan mencari jurnal yang memiliki topik serupa. Kredibilitas penerbit, relevansi
Surabaya, 26 Agustus 2026 – Dalam rangka menyambut kehadiran para mahasiswa internasional sekaligus mengenalkan ekosistem akademik di lingkungan Institut
SURABAYA – Perkembangan kecerdasan buatan (Artificial Intelligence/AI) kian pesat dan menyentuh berbagai lini kehidupan, tidak terkecuali ruang-ruang akademik. Guna