Setiap Peran Punya Cerita: Perjalanan Mochammad Farid di ITS

Terbit pada

Kamis, 15 Oktober 2026

Oleh
tondo@its.ac.id
52

Perjalanan Mochammad Farid di ITS
Mochammad Farid (kiri) bersama Asri Fatihatus Syafira (kanan) dalam sesi podcast “Dari Security ke Perpustakaan: Sebuah Perjalanan Menghadapi Tantangan, Mempelajari Hal Baru, dan Menjalani Tanggung Jawab yang Berbeda”

Surabaya — Setiap perjalanan karier memiliki cerita dan tantangannya sendiri. Perubahan peran bukan sekadar tentang menjalani pekerjaan yang berbeda, tetapi juga tentang keberanian untuk belajar, beradaptasi, dan terus berkembang. Kisah inilah yang diangkat dalam podcast Perpustakaan Institut Teknologi Sepuluh Nopember (ITS) bertajuk “Dari Security ke Perpustakaan: Sebuah Perjalanan Menghadapi Tantangan, Mempelajari Hal Baru, dan Menjalani Tanggung Jawab yang Berbeda” yang disiarkan secara langsung melalui kanal YouTube Perpustakaan ITS pada Kamis (15/10).

Podcast ini menghadirkan Mochammad Farid, staf Administrasi Umum Perpustakaan ITS, sebagai narasumber, dengan Asri Fatihatus Syafira, S.I.Pust., pustakawan ITS, sebagai pembawa acara. Melalui perbincangan ini, Farid membagikan pengalaman perjalanan kariernya, mulai dari bertugas sebagai petugas satuan keamanan kampus (SKK) hingga beralih menjalankan tugas di lingkungan perpustakaan dengan mengemban tanggung jawab di bidang administrasi umum.

Perjalanan tersebut menjadi gambaran bahwa pengalaman kerja di satu bidang dapat menjadi bekal berharga ketika seseorang menghadapi tanggung jawab yang baru. Saat bertugas sebagai petugas keamanan, Farid berperan dalam menjaga ketertiban, keamanan, dan kenyamanan lingkungan kampus. Pengalaman tersebut turut membentuk kedisiplinan, rasa tanggung jawab, serta sikap melayani yang tetap relevan dalam menjalankan peran berikutnya.

Perubahan penugasan tentu menghadirkan tantangan tersendiri. Beralih dari tugas lapangan ke pekerjaan administrasi membutuhkan proses adaptasi, kemauan untuk mempelajari hal-hal baru, serta keberanian untuk bertanya ketika menghadapi kesulitan. Farid perlu menyesuaikan diri dengan ritme kerja yang berbeda sekaligus mempelajari berbagai tugas administratif, seperti pengelolaan administrasi perkantoran, penyusunan surat usulan, dan dukungan terhadap operasional layanan Perpustakaan ITS.

Dalam proses tersebut, sikap terbuka terhadap pembelajaran menjadi salah satu bekal penting. Kemampuan untuk terus belajar dan tidak ragu meminta arahan membantu seseorang memahami tanggung jawab baru secara bertahap. Pengalaman ini juga memperlihatkan bahwa proses berkembang tidak selalu berlangsung dalam situasi yang mudah, tetapi dapat dimulai dari kesediaan untuk mencoba dan memperbaiki diri.

Di sisi lain, perjalanan Farid turut menggambarkan pentingnya lingkungan kerja yang mendukung pertumbuhan setiap individu. Dukungan, kepercayaan, dan bimbingan dari rekan kerja menjadi bagian dari proses adaptasi yang membantunya menjalani peran baru. Suasana kerja yang kolaboratif memberikan ruang bagi setiap anggota untuk saling belajar dan berkontribusi sesuai dengan tanggung jawab masing-masing.

Melalui podcast ini, Perpustakaan ITS mengajak pendengar untuk melihat perjalanan karier dari sudut pandang yang lebih luas. Setiap pekerjaan memiliki nilai dan kontribusinya sendiri, sementara kesempatan untuk berkembang dapat hadir melalui berbagai pengalaman yang tidak selalu terduga. Latar belakang pekerjaan bukanlah batas bagi seseorang untuk mempelajari keterampilan baru dan mengambil tanggung jawab yang berbeda.

Kisah Mochammad Farid menjadi pengingat bahwa dedikasi tidak hanya ditunjukkan melalui lamanya seseorang bekerja, tetapi juga melalui kesediaannya untuk terus belajar, beradaptasi, dan memberikan yang terbaik dalam setiap peran. Sebab, perjalanan profesional bukan semata-mata tentang perubahan posisi, melainkan juga tentang proses bertumbuh sebagai individu yang siap menghadapi tantangan baru.

Melalui program podcast ini, Perpustakaan ITS terus menghadirkan cerita-cerita inspiratif dari orang-orang di balik layanan perpustakaan. Harapannya, kisah yang dibagikan dapat menjadi sumber inspirasi sekaligus pengingat bahwa setiap peran memiliki arti, setiap proses memberikan pelajaran, dan setiap orang memiliki kesempatan untuk terus berkembang.