Berliterasi di Ruang Baca Fakultas, Perpustakaan ITS Soroti Peran Pustakawan sebagai Navigator Informasi

Terbit pada

Kamis, 24 September 2026

Oleh
tondo@its.ac.id
81

Berliterasi di Ruang Baca Fakultas

Surabaya – Perpustakaan Institut Teknologi Sepuluh Nopember (ITS) kembali menghadirkan Podcast dengan tema “Berliterasi di Ruang Baca Fakultas”. Episode yang tayang melalui akun YouTube Perpustakaan ITS pada Kamis (24/9) menghadirkan Yeni Anita Gonti, S.Sos., pustakawan ITS yang bertugas di Ruang Baca Fakultas Teknik Kelautan (FTK), dengan Maulidina Tri Andini, S.IP., sebagai host.

Dalam perbincangan tersebut, Yeni menjelaskan bahwa ruang baca fakultas hadir untuk mendekatkan sumber informasi yang lebih spesifik dengan mahasiswa sesuai bidang keilmuan masing-masing. Ruang Baca FTK menyediakan beragam koleksi, mulai dari koleksi umum, tugas akhir, disertasi, hingga textbook yang berkaitan dengan bidang perkapalan, teknik kelautan, transportasi laut, dan teknik lepas pantai. Selain menyediakan koleksi, ruang baca juga menjadi tempat mahasiswa untuk belajar mandiri, mengerjakan tugas akhir, dan berdiskusi.

Salah satu pembahasan utama podcast adalah peran pustakawan dalam membantu mahasiswa menemukan informasi yang relevan dan berkualitas. Di tengah kemudahan memperoleh informasi melalui internet dan AI, pustakawan berperan sebagai navigator yang membantu mahasiswa menentukan kata kunci, menelusuri sumber asli, mengevaluasi informasi, serta mengarahkan mereka pada jurnal dan e-book yang sesuai dengan kebutuhan akademik.

Menurut Yeni, literasi tidak hanya berkaitan dengan aktivitas membaca, tetapi juga kemampuan memahami, mengevaluasi, dan memilih informasi yang dapat dipertanggungjawabkan. Karena itu, ruang baca dan pustakawan menjadi jembatan bagi mahasiswa dalam menemukan informasi yang relevan hingga mendukung munculnya ide dalam penulisan akademik. Peran tersebut tetap penting meskipun akses informasi semakin mudah melalui teknologi.

Menutup podcast, Yeni mengajak mahasiswa, khususnya di Fakultas Teknologi Kelautan, untuk memanfaatkan ruang baca secara rutin, tidak hanya ketika memiliki tugas. Ia mendorong mahasiswa membangun kebiasaan membaca dengan meluangkan waktu sekitar 10–15 menit setiap hari. Melalui pemanfaatan ruang baca dan pendampingan pustakawan, kegiatan berliterasi diharapkan dapat menjadi bagian dari keseharian mahasiswa sekaligus mendukung proses akademik mereka.