Wirausahawan Muda Butuh Angel Investor Lokal

Published on
By

Tidak tanggung-tanggung, ITS pun menggandeng Kementerian Pemuda dan Olahraga Republik Indonesia (Kemenpora). Diwakili Asisten Deputi Kewirausahaan Pemuda Rathoyo Rasdan, Kemenpora menjelaskan berbagai program besutan pemerintah terkait wirausaha di kalangan generasi muda.

”Program kewirausahaan di kalangan pemuda sekarang merupakan hal yang penting dan mendesak. Bukan hanya karena tren global yang sedang menyebar, tetapi juga karena kebutuhan untuk menciptakan lapangan kerja baru bagi masyarakat," kata Rathoyo seperti disitat dari ITS online, Rabu (1/2/2012).

Sadar akan hal tersebut, dalam beberapa tahun terakhir, marak bermunculan program yang mendukung kegiatan wirausaha. Di antaranya, berbagai kompetisi business plan dan program wirausaha lainnya. Tidak hanya itu, saat ini juga tengah marak tren dalam dunia bisnis, yaitu angel investor. Ini merupakan investasi awal oleh seorang pemegang saham untuk membantu berdirinya sebuah bisnis.

Rathoyo menjelaskan, banyak pihak tertarik dengan prospek menjadi angel investor di Indonesia. "Menurut mereka, Indonesia memiliki sumber daya pemuda yang potensial. Sangat disayangkan, pihak-pihak ini banyak berasal dari luar negeri. Menerima mereka sebagai investor, sama dengan membawa lari uang kita (masyarakat Indonesia) ke luar negeri,” ujarnya.

Oleh karena itu, lanjutnya, sangat dibutuhkan adanya angel investor dari dalam negeri yang mampu mendukung bisnis pemuda Indonesia. Dalam agenda pemerintah, model program ini diberi nama Lembaga Permodelan Kewirausahaan Pemuda (LPKP).

Demi mewujudkan hal itu, Rathoyo serta beberapa pihak dari ITS telah bertemu dengan beberapa investor potensial. Di antaranya, PT Penjaminan Kredit Daerah (Jamkrida), Jatim Ventura, serta Bank Nasional Indonesia (BNI).(mrg)(rhs)

×