
Kampus ITS, ITS News – Guna menumbuhkan jiwa kewirausahaan mahasiswa Institut Teknologi Sepuluh Nopember (ITS), Seksi Bimbingan Konseling dan Kewirausahaan Direktorat Kemahasiswaan ITS menggelar kegiatan Digital Marketing Camp (DMC) pada 28 Februari lalu. Dengan menggaet peserta sebanyak 90 orang, kegiatan ini juga turut menghadirkan beberapa pemateri handal yang telah lama berkecimpung di dunia kewirausahaan.
Dalam sambutannya, Rektor ITS Prof Dr Ir Mochamad Ashari M Eng Ashari mengatakan bahwa ITS akan memberikan fasilitas kepada mahasiswa yang memiliki keinginan untuk mengembangkan jiwa kewirausahaan. Bantuan berupa investasi juga akan diberikan ITS apabila mahasiswa berhasil mengembangkan bisnisnya. “Kami juga akan memberikan fasilitas tempat bagi mahasiswa di Science Techno Park (STP) yang ditargetkan selesai tahun depan,” jelasnya.
Sebagai salah satu pemateri utama, Yoyok Rubiantono menjelaskan bahwa prosesnya dalam meraih kesuksesan tidak berjalan mulus begitu saja. Butuh pengorbanan dan kerja keras saat mengembangkan bisnisnya di awal dulu. Dimulai dari mempromosikan produknya melalui iklan di media sosial Facebook, ia berhasil mendapatkan keuntungan dan pelanggan yang berasal dari luar negeri. “Waktu itu modal yang saya miliki hanya sepuluh juta dan saya gunakan semua untuk mengiklankan produk,” ujarnya.

Lebih lanjut, pria yang akrab disapa Yoyok ini juga menjelaskan bahwa untuk menjadi seorang pengusaha yang sukses diperlukan pola pikir yang jelas mengenai tujuan usahanya. Apakah usaha yang dibangun hanya akan dikembangkan di pasar lokal saja atau secara global. “Jika secara global, maka manfaatkan dengan baik teknologi informasi terkini dan infrastruktur yang telah difasilitasi oleh pemerintah,” imbuh Ketua PT Yoshugi Media Group ini.
Selain itu, Kepala Seksi Bimbingan Konseling dan Kewirausahaan ITS, Mochammad Nurif SE M mengatakan bahwa kegiatan DMC ini baru pertama kali diadakan di ITS. Tujuan diadakannya kegiatan ini yaitu untuk menumbuhkan iklim kewirausahaan di lingkungan mahasiswa ITS. Hal ini timbul dari keresahan bersama dimana kegiatan kewirausahaan yang dijalankan selama ini belum menunjukkan hasil secara konkret.
Dosen Departemen Studi Pembangunan ini juga menambahkan bahwa dengan adanya kegiatan DMC diharapkan dapat mencetak mahasiswa yang mempunyai kemampuan dan kemauan untuk menjalankan ide bisnis yang telah mereka buat. “Dengan dukungan para pengusaha digital, ITS memiliki target di akhir tahun ini yaitu menghasilkan 450 mahasiswa yang sudah memiliki bisnis sendiri,” pungkasnya. (sen/lut)
