TM Capres BEM, Tetapkan Nomer Urut Calon

Published on
By

M Dhanar Such Rufi, Ketua Komisi Pemilihan Umum (KPU) 2011 mengatakan jika TM tersebut digelar untuk membahas aturan main selama Pemira. ”Akan dijelaskan aturan-aturan kampanye, sanksi dan larangan kepada para calon,” terangnya.

Pemira hanya diramaikan oleh dua kandidat sebagai calon Presiden BEM ITS. Masing-masing adalah Muchlas Hanif W, mahasiswa Teknik Sipil dan Imron Gozali, mahasiswa Teknik Kimia. Kehadiran Capres BEM ITS pada TM tersebut juga didampingi oleh satu Tim Sukses Kampanye (TSK). Muchlas didampingi oleh Ikang Achmad Mubarok, sedangkan Imron didampingi oleh Bayu Erlangga Pramuddita.

Sedangkan untuk calon anggota LM, tercatat sebanyak delapan belas mahasiswa. Jumlah tersebut diperkirakan masih akan bertambah mengingat batas akhir pendaftaran diundur. Dari jumlah tersebut, hanya tercatat sebanyak lima belas mahasiswa yang menghadiri TM.

Selain dihadiri para Capres BEM dan calon anggota LM, hadir pula perwakilan KPU, Badan Pemeriksa Dana Kampanye (BPDK), Panitia Pengawas Pemilu (Panwaslu) serta Panitia Pemilihan Umum (PPU).

Total terdapat enam Ketetapan KPU yang dibacakan pada TM tersebut. Sebenarnya, untuk Pemira tahun ini KPU memiliki lima belas TAP. Mulai dari ketentuan kampanye lisan, kampanye tulisan, aturan audit BPDK. ”Sisanya, ada yang telah disosialisasikan, ada juga yang masih dalam proses penetapan,” terang Abdul Wahab, juru bicara (Jubir) KPU.

Secara umum, aturan main pemira sama dengan pemilihan lain. Para Capres wajib melakukan kampanye baik secara lisan maupun tulisan. ”Mengenai bentuk dan alat kampanye tulis, harus disahkan dulu oleh KPU, ” lanjut Wahab. Sedangkan untuk kampanye lisan, KPU mewajibkan masing-masing Capres mengikuti minimal tiga kali dari jadwal yang telah ditetapkan.

Rencananya, kampanye akan dimulai hari Senin (12/9) pukul 12.00 WIB hingga hari Jumat (30/9) pukul 23.59 WIB. Apabila terdapat pelanggaran jadwal kampanye, pihak KPU telah menetapkan aturan tegas mulai dari pencabutan hak dipilih hingga pembayaran denda. Sedangkan jadwal pemilihan direncanakan digelar mulai Rabu (5/10) selama dua hari.

Dhanar mengingatkan kepada para Capres untuk menjunjung tinggi sportivitas, ”Kecurangan dalam bentuk apapun tidak akan ditolerir. Sanksi akan berlaku dengan tegas,” terang mahasiswa Teknik Sipil tesrebut.

Pada kesempatan ini, dilakukan pula pengambilan nomer urut Capres BEM. Imron mendapat nomer urut satu sedangkan Muchlas mendapat nomer urut dua.(ran/nrf)

×